Janda Kaya Raya No 1

Janda Kaya Raya No 1
JKRI1 - Lahiran


__ADS_3

keesokkan harinya - 2 Desember 2036


Berita mengenai Hukuman RW yang korupsi sebesar 8 Miliar tersebut kini dihukum mati dan keluarganya tak mendapatkan uang santunan apapun dan diasingkan dalam masyarakat..


"Baru kali ini aku melihat Pemerintah mulai membuka mata.. kemana saja mereka?" salah satu komentar di salah satu Channel berita..


"Tolong dong Pak Presiden Arsen. usut tuntas lahan Kasus Gunung Gido yang di Papua. para korban tidak mendapatkan santunan lebih dari perusahaan tambang" Komentar lainnya..


'dasar netizen. giliran ditindak malah disinisin' gumam Irene ...


Irene menaruh handphone nya lalu menuju keluar kamar..


"Nak.. Mau kemana? kamu jangan bergerak dulu. kasihan nanti anak mu tergoncang gitu" Kata Ibu Ron yang langsung sigap mempegangi menantunya tersebut..


"ini lho bu. Aku laper. aku makan masa aku gak boleh makan nanti gimana cucu Ibu kalau kelaparan? hihihi" Kata Irene dengan tertawa kecil


"Dasar kamu ini gak berubah-ubah walaupun sudah hamidun besar" Kata Ibu Ron dengan geleng-geleng kepala..


"Mas Ron kemana bu?" Tanya Irene yang seharian belum lihat suaminya tersebut


"Tadi Pagi suamimu ke kantor buat ambil cutinya dan mungkin sekarang lagi menuju pulang mungkin dan oh ya kata suamimu kamu dilarang makan yang berminyak.. pedas. atau apapun yang dapat membahaya janin kamu" Kata Ibu Ron


"lalu aku makan apa bu? itu sama aja gak boleh makan" Kata Irene dengan wajah cemberutnya


"Hahaha. tenang aja Nak. Ibu ini tidak baru dalam dunia Ibu hamil. ibu sendiri sudah ngalami kok pas mengandung Suamimu tersebut" Kata Ibu Ron tertawa melihat ekspresi Irene yang cemberut


Ibu Ron mengambil sebuah bungkusan dari laci dan tak lupa menyalakan kompor untuk memanaskan air panas


"saat ini hanya boleh makan bubur bayi aja.. kamu kenyang. anak pun sehat" Kata Ibu Ron sambil membuka bungkus bubur bayi berukur sedang tersebut..


Irene hanya mengangguk setuju karena dirinya sudah kelaparan dan tidak mau menunda-nunda lagi..


Selagi menunggu. Irene berolahraga kecil seperti menjingkrak-krakkan kaki. lalu senam tangan ke seluruh mata arah dengan perlahan-lahan..


5 menit Kemudian


'duh pengen ke toilet lagi. mana Ibu lagi masak.. bakal ngerepotin yang ada' gumam Irene yang memikirkan caranya..


BRAK!!


Irene yang sekuat tenaga bangkit dari tempat duduk akhirnya terjatuh karena kurang seimbang hendak berdiri..


"AAAAWWW" pekik Irene menahan sakitan..


Irene kesakitan hingga mata nya tak salah melihat bahwa ketuban nya pecah..


Ibu Ron yang sebelumnya sedang menyiapkan masakkan untuk menantunya dikejutkan oleh gubrakkan lantai namun mengabaikannya karena perpikir itu adalah kucing liar


namun suara Irene yang mempekik membuat Ibu ron langsung mematikan kompor lalu menuju ruang makan untuk mempersiksanya


"astaghfirullah!!!" Kaget Ibu Ron


"Nak. ketuban kamu pecah kayaknya anak mu mau lahir!" kata Ibu Ron yang melihat situasi itu sepanik-paniknya..


Ibu Ron lalu mengambil ember dan dua bantalan untuk mengangkat bokong milik menantu sedikit lebih tinggi dari badannya..


"Ayo Nak. Kamu bisa!" Kata Ibu Ron


"Aaarrggghhb Aaarrgggh!" Teriak Irene kesakitan


"I-- ib--Ibu saki--sakit!!" Teriak Irene dengan kesakitan


"Ayo nak. ibu yakin kamu pasti bisa" kata Ibu Ron yang tak lupa melihat lubang dibawah sana


Ibu Ron merasakan sebuah kepala telah terasa ditangannya dan dengan itu membuat Irene diminta lebih ekstra lagi mengeluarkan nya..


"ARRGGGGHH!!!" Teriak Irene dengan keras dan kesakitan


" Hoooeeek Hooeeek Hooeeek " Tiba-tiba Suara bayi menangis dengan badan seluruhnya berdarah-darah....


seorang pria dengan pakaian rapih dan gagah itu mendekati rumah Ron. memang pria itu adalah Ron sendiri


"Bayi? apa jangan-jangan sudah melahirkan?" Tanya Ron yang langsung masuk khawatir..


"As-as--" Ingin Ron mengucap salam namun dikejutkan Ibundanya yang telah menggendong seorang bayi yang berlumuran darah..


'Ib--Ib-Ibu apa yang terjadi? apa yang terjadi dengan istriku. bu?" Tanya Ron dengan melihat darah dimana-mana..


"Tenangkan dirimu Nak. Istri mu baru saja melahirkan" kata Ibu Ron dengan suara pelan..


Ibu Ron lalu menjelaskan titik permasalahan hingga menantunya itu melahirkan...


"pada intinya. Istri mu jatuh dari saat hendak berdiri. saat itu juga Ibu lagi di dapur. Ibu mungkin perpikir awalnya kucing liar yang suka kesini namun mendengar suara kesakitan istrimu.. ibu dengan panik mengecek tempat makan dan begini deh tempat kejadian perkara nya(TKP)" Kata Ibu Ron dengan jujur lalu menunjukkan kaki Yang bengkak akibat terjatuh bukan diselding atau apapun ..


Ron Mempercayai sang Ibunda nya.. kalau pun ibunya membenci istrinya.. sudah dari awal Ibu Ron menolaknya dan pasti akan membuang bayi lahiran tersebut..


"kamu temani istrimu dulu. jangan dipindahkan dulu keadaannya lagi gak kondusif apalgi baru melahirkan. ibu mau mencuci bersih dulu anak mu" Kata Ibu Ron lalu bangkit

__ADS_1


4 Jam Kemudian..


Irene membuka mata dengan kunang-kunang dan melihat seorang pria yang ia kenal dengan samar-samar..


"Dek? Dek? Alhamdulillah kamu udah bangun" kata Ron yang masih setia menunggu istrinya bangun..


"M--Ma-mas? itukah kamu?" tanya Irene dengan suara yang penuh kesakitan..


"Ya dek. ini suami mu" Kata Ron dengan wajah tersenyum..


"A--ana--anak kita? apakah aku berhasil?" Tanya Irene dengan rasa sakit dibawah sana karena melahirkan..


"Benar. Kamu berhasil dek. kamu adalah wanita yang kuat hingga bisa melahirkan Malaikat kecil yang cantik dan manis" Kata Ron dengan tersenyum..


"Sy-Syu-Syukurlah" Kata Irene dengan tertatih-tatih..


"N-Nam-Nama anak kita? Mas" Tanya Irene


"Emilia Isabel Ron.. Emilia adalah Ibu mu. Emilia Limea.. Isabel adalah Nama salah satu Ratu Isabella yang memiliki kecantikkan tiada tanding di dunia eropa atau Isabel memiliki artian lain yaitu Allah Adalah Kebahagiaan Ku. dan Ron Tentunya menandakan nama suami sebagai Kepala keluarga kecil kita ini. dan kita panggil dia. isabel" kata ron dengan tersenyum..


tak lama Ibu Ron datang dengan membawa bayi yang kini bernama Isabel dan memperlihatkan bayi lucu itu kepada Irene & Ron..


"B-Be-benar. anak kita lucu dan cantik mas" Kata Irene dengan perlahan kesakitan..


Ron mempegangi Bayi sementara Ibu Ron memberikan pengobatan kecil sebelum ambulans datang..


"M--Maa--maaf Mas. Sep-se-sepertinya. Keluarga ku telah datang" kata Irene dengan sedikit menggelinang air mata..


Ron kaget karena yang ia tahu bahwa Keluarga Irene semuanya sudah meninggal membuat Ron sedikit dilanda kekhawatiran bahwa dirinya akan ditinggalkan


"Maa--maaf kan aku jika aku ada salah kata dan perbuatan selama aku menjadi Istri mu" Kata Irene mulai merasakan sakit diseluruh tubuhnya


"Bertahanlah dek! ambulans segera datang" Kata Ron yang menggenggam tangan seakan tak ingin Istrinya meninggalkan dirinya..


"J--Ji--Jika ak--Ak--Aku telah tiada. T--Tol--Tolong ambil handphone ku dan tekan angka 9. i-itu akan membantu mu. Mas" Kata Irene dengan merasakan sakit hingga mendekati hatinya..


"Ti--Tidak! kamu tidak boleh pergi dek! Tolong pertahan untuk Isabel. anak kita!" Kata Ron dengan berlinang air mata..


"merk-mereka sud--su--sudah menunggu ku. M--Maa--maaf aku" Kata Irene dengan nafas terakhir nya.


"Ireneeeee!!!!" Teriak Ron yang sudah tidak merasakan nadi & nafas Istrinya..


Ron terduduk sambil melihat bayinya yang mungil itu menatap dirinya


"Inalillahiwainailaihi Rojiun" Kata Ibu Ron yang lalu menutupkan mata Irene...


Ibu Ron lalu mendekati anaknya tersebut dengan rasa bersalah


.


Ibu Ron hendak menundukkan kepalanya namun dicegat oleh sang anak. Ron..


"Tak pantas bagi orang tua menundukkan kepalanya kepada anaknya. Aku tak menyalahkan Ibu. bila itu salah Ibu pun yang pasti Allah telah menetapkan takdirnya untuk istri ku meninggal bagaimana pun caranya akan berakhir sama" kata Ron dengan pikiran yang berusaha untuk tetap jernih..


6 Tahun Kemudian..


Telah 6 Tahun berlalu.. kini umur Ron telah menginjak 80 Tahun. dirinya pria tua yang sudah kakek-kakek namun tak pada kakek-kakek pada umumnya. Fisik & Wajah Ron tetap dianugerahi oleh Tuhan. Tampan dan Fisik layaknya pria muda. Ron tetap menjadi kakek tua yang berfisik anak muda selain Berkat Tuhan. tak lepas juga Ron yang setiap hari bekerja dan olahraga sekaligus merawat anaknya


"Assalamualaikum. Dek" Kata Ron


"Ayo Nak. ucapkan salam kepada Ibu" Kata Ayah Ron dengan lembut..


"Assalamualaikum Ibu. Ibu kenapa tidur ditanah? kenapa tidak dengan kami?" tanya Isabel dengan polos..


"Ibu tidak lagi tidur. Nak. Ibu sekarang lagi bermain tempat yang indah bersama Allah disana" Kata Ayah Ron dengan perkataan yang membuat sang anak mengerti..


Isabel hanya mengangguk layaknya anak kecil yang tak mengerti apa yang dimaksudkan ayahnya...


"Sudah-sudah.. ayo doakan ibu biar ibu bahagia disana sekalian tunjukkan hafalan al quran dari yang ayah ajarkan" Kata Ayah Ron sambil memberikan Al quran kecil..


10 Menit Kemudian


Setelah membaca ayat-ayat suci Al Qur'an. Ron menyeriami Air kembang dan kembang 7 rupa lalu menaburkan keduanya ke kuburan istri nya..


"Lihat Ayah. Bunganya cantik. apakah ibu akan mengambilnya?" Tanya Isabel dengan polos...


"Ya dong. bunga itu buat Ibu yang cantik... Yaudah yuk pulang. nanti biar Ibu yang ambil bunga pemberian kamu(kembang 7 Rupa)" Kata Ron dengan menggenggam putrinya tersebut...


Hari semakin Sore. Ron tak ingin berlama-lama apalgi bersama putrinya tersebut..


Ron menuju tempat parkiran motor dan setibanya di pintu gerbang keluar pemakaman.. dirinya dikejutkan oleh pria kekar dengan seorang perempuan cantik..


"apakah anda. Suami dari mendiang Irene?" Tanya ??


"Ya benar. saya adalah suaminya? ada apa ya? apakah Istri ku memiliki hutang piutang selama hidupnya?" Tanya Ron dengan bingung


Ron melindungi putrinya dibelakang punggung nya untuk mencegah sesuatu yang terjadi..

__ADS_1


perempuan yang diikuti pria berjas hitam akhirnya berbaris mengelilingi Ron..


"Terimakasih Telah menghubungi Kami. Tuan Ron. Suami Dari Yang Mulia irene Limea Jonathan.. kedatangan kami untuk anda menandatangani sebagai ahli waris dari Kekayaan Istri anda.


"Kek--Kekayaa-Kekayaan? apa maksudnya ini dan apa maksud semua ini? mengapa kalian begitu menghormati ku? bisakah ada yang menjelaskan?" Tanya Ron dengan bingung


Semuanya kembali tegak berdiri dan kembali ke arisannya..


"Perkenalkan Saya. Tuan. Saya Adalah Liya. Assisten sekaligus Pengacara pribadi Nona Irene.. Saat ini anda adalah suami dari Yang Mulia Irene Limea Jonathan. seorang perempuan keturunan dari keluarga Jonathan yang kaya raya yang menduduki peringkat pertama dalam forbes The Most Richest person in world dan Keluarga Jonathan mempegangi 100% kepemilikan penuh Perusahaan JL Groups dan terutama JIGS Tempat anda berkerja selama anda hidup bersama Nona Irene" Kata Liya..


"A--ap-aapaa!? JL Group? maksud mu? Istri ku adalah perempuan keturunan dari orang kaya raya?? T--Tidak Mungkin!" Kata Ron nada sekptis dan perpikir bahwa ini adalah penipuan..


"Jika anda menganggap penipu maka terkutuk lah kami dalam memberikan pelayanan Keluarga Jonathan!" Kata Liya dengan dirinya menunduk menyesal dan ikuti pria lain dibelakangnya..


"B--Baaa--baiklah. aku mempercayai kalian bukan penipu tapi jelaskan apa yang dimaksud ini semua?" Tanya Ron


"Artinya mudah. anda mendapatkan Kekayaan Sebesar: USD$ 827 Miliar Dollar atau Setara 17.887 Kuadriliun Rupiah jika ditotal dengan aset Seluruhnya menjadi Rp: 31.887 Kuadriliun Rupiah. termasuk aset bergerak dan non bergerak" Kata Liya dengan lancar menyebut Kekayaan Irene tersebut...


Ron syok bukan main mendengar Kekayaan Irene di luar naral..


"Ta--Tapi bagaimana anda mengetahui saya adalah Suami dari Irene maksud saya. Nona Kalian?" tanya Ron dengan dalam keadaan terkejut..


"apakah anda lupa? bahwa sebulan lalu anda menekan nomor 9 pada handphone milik Nona Irene? dan itu yang membuat kami kesini dihadapan anda. sebelum angka 9 tercipta untuk kami menghadap anda. kami sudah mengetahui anda dari latar belakang dan kehidupan anda" Kata Liya..


"Dan sekarang. Mohon Tanda tangan dokumen ahli waris ini dan perintah anda kami tunggu-tunggu! Tuan Ron" Liya


Ron dikejutkan bahwa dirinya lah Ahli waris yang tercantum dalam nama dari dokumen tersebut..


"Dengan menandatangani. Pihak B selaku Ahli waris berikutnya mengikuti/mematuhi/mengingkat janji dengan hukum bahwa


1. Pihak B. Dilarang mengganti Nama Perusahaan Keluarga Jonathan dan Perusahaan yang bernaung JL Groups.


2. Pihak B. Diizinkan menggunakan kekayaan Pihak A selaku pemilik Kekayaan. Pihak B diharapkan dapat menggunakan Kekayaan ini dengan bijak..


3. Pihak B. diperbolehkan menggunakan sumber daya yang dimiliki Pihak A untuk membangun perusahaan namun tidak memiliki ikatan Kerjasama atau tidak diizinkan untuk bernaung nama perusahaan Pihak B ke JL Groups..


dan apabila Pihak B melanggar aturan yang tertulis dalam Hukum. maka sanksi yang diberikan adalah hukuman penjara dan JL Groups akan jatuh ditangan pemerintah dunia sebagai simbol persatuan namun Pihak A menekankan untuk Pihak B tidak pernah melanggar Aturan yang menurutnya merugikan Pihak B itu sendiri


begitu lah isi dokumen tersebut dan Ron? pria berusia 80 tahun itu hanya planga plongo karena terkejut..


Ron hanya bisa menandatangani surat dokumen tersebut untuk melihat apa yang terjadi selanjutnya!!


Trrrinngg!!


Telepon bernomor +1 yaitu Amerika menelponnya


📱??: Halo Tuan Ron. Saya Diji Frankie. President Amerika dan Anak President Sebelumnya. saya bersumpah setia kepada anda dan terimakasih telah mencintai Yang Mulia Nona Irene kami. Pemerintah Amerika Serikat menunggu Perintah anda!


(dengan tegas di akhir percakapan)


Ron terkejut bahwa dirinya barusan ditelepon oleh seorang Presiden dan itu adalah presiden Amerika Serikat..


Telepon dimatikan sepihak karena panggilan lain


Trriinnggg


Ron mengangkat kali ini nomor berasal dari Benua eropa..


📱??: Halo Tuan Ron. Saya Wiliam Derburi. Saya Adalah Presiden dari organisasi NATO dan Wakil Presiden IMF internasional.. saya berterimakasih anda telah mencintai dan menjaga Yang Mulia Nona Irene. Eropa dan IMF siap menunggu perintah anda!


Ron kembali dikejutkan lagi dan lagi..


Ada 70 panggilan telepon itu menerima dan semua panggilan itu berasal dari orang penting dan berkuasa dalam kancah internasional..


Ron kini berhasil menghelas nafas setelah tidak ada telepon yang kembali berbunyi..


"sepertinya anda Lelah. Tuan saya sarankan untuk beristirahat di salah satu mansion yang jaraknya hanya 3 jam dari sini" Kata Liya..


"Mansion ini baru dibeli 3 bulan sebelum Beliau meninggal Dunia" Kata Liya menjelaskan Kepada Ron. agar tidak dicurigai..


"Motor Saya?" Tanya Ron


"Jika anda masih menginginkan nya. ada bawahan saya yang akan membawanya namun jika anda sudah tidak menginginkan nya maka bawahan saya akan membuang ke tempat penghancuran barang bekas" Kata Liya dengan nada hormat..


"Bawa motor ku. bagaimanapun itu adalah kenang-kenangan terakhir aku bersama nona kalian" Kata Ron dengan tersenyum..


"Baiklah Tuan" Kata Liya sambil menunduk..


"dan silahkan Tuan dan Nona muda untuk naik ke mobil" Kata Liya dengan mempersilahkan mereka berdua untuk naik..


Dan!


Secara Resmi Ron telah menjadi orang terkaya di muka bumi hanya dalam waktu 10 menit berkat dari harta warisan Istri yang dirinnya tak duga.


'dengan kekayaan mu dek. mas yakin kamu juga merawat anak kita walaupun kamu jauh' Gumam Ron dengan menatap Isabel dengan penuh cinta dan kasih sayang


...----------------...

__ADS_1


...TAMAT...


...----------------...


__ADS_2