
"2 lampu merah berikutnya. kiri ya bang" kata Irene kepada supir angkot...
Irene menggunakan Angkot. Indonesia adalah negara satu-satunya yang belum menerima kemajuan dunia Ai tetapi dampak positif terlihat dimana Rakyat bisa bekerja dengan tenang tanpa ada nya serobotan dari Robot-robot multi fungsi tersebut.
"kerja sana ya. neng?" Tanya Supir Angkot tersebut
"Ya bang. Anak baru" kata Irene tersenyum
"Wah bagus dong ya neng. kerja yang bener aja ya neng. jaman gini udah sulit cari perempuan yang mau bekerja keras kayak neng. beda ama perempuan pada umumnya. susahnya ditunda tetapi senang-senang harus sampai mati. ckckck" kata supir angkot tersebut.
"Terimakasih pak" kata Irene dengan tersenyum..
Tet
tet
tet(lampu sen menyala)
"Berapa pak?" Tanya Irene mengenai ongkos angkotnya
"ah gauusah neng. sih eneng baru kerja jadi gak perlu tapi bapak hanya ingetin jangan jadi perempuan nakal dan terus jadi perempuan yang terhormat. dah ya neng. semangat!" kata Supir Angkot sambil tancap gas...
sedangkan Irene hanya geleng-geleng kepala.
Irene masuk ke sebuah gedung..
"maaf Nona. ini bukan wilayah umum.. mohon beritahu maksud dan tujuan anda datang. dan apabila anda karyawan tolong keluarkan QR code perusahaan" kata satpam itu menghalangi jalanin Irene.
"sebentar. saya akan panggil seseorang" kata Irene
"silahkan" kata Satpam dengan tatapan tidak percaya..
Satpam itu tidak percaya apa yang dikatakan oleh Irene. mana mungkin seorang yang turun naik angkot punya teman atau kenalan dari perusahaan terbesar di Indonesia..
"Liong York. saya berada di Indonesia dan tepatnya sekarang saya berada di depan pos penjagaan. turunlah" kata Irene ketika telepon itu tersambung dan kembali pula memutuskan sambungan telepon...
Liong York mendengar itu pun terkejut tanpa dirinya mampu menjawab
"Meeting dibatalkan karena saya akan bertemu Pemilik JL Group dibawah" kata Lion York sambil keluar dari pintu..
__ADS_1
Sontak aja para peserta meeting yang mendengar itu hanya terkejut ketika mendengar ada pemilik perusahaan datang secara tiba-tiba.
TING!
Pintu Lift terbuka dan Liong menuju pos penjagaan dan melihat Irene berada diluar tepat didepan pos satpam..
Satpam yang melihat kehadiran Bos besar liong pun tersenyum karena dirinya pasti akan diberi bonus ketika menahan orang yang ngaku-ngaku punya kenalan..
"Bos. saya menangkap perempuan ini kare--" ingin satpam itu melanjutkan perkataannya namun dikejutkan oleh tindakan bos liong yang mengejutkan..
"Nona Irene. senang saya bertemu dengan anda. mohon maaf apabila saya tidak menyambut anda" kata Liong York menundukkan kepala sebagai bentuk penyelesaian..
"Tak apa. Oh ya. pindahkan satpam ini ke ruang OB aja. dia tidak cocok sebagai satpam" kata Irene sambil berjalan masuk
Satpam yang mendengar itu terkejut
"Kamu sudah dengarkan. Yanto? Nona Irene menaikkan jabatan mu ke OB. jadi bersyukur lah. sekarang kemasi barang mu untuk pindah ke jabatan mu yang baru" kata Liong York dengan nada sarkasme nya..
Satpam bernama Yanto itu hanya terdiam menyesal ...
sementara liong York tergopoh-gopoh mengikuti Irene yang sebentar lagi akan menaiki lift..
"Nona ! Nona Irene... mohon tunggu saya" kata York
"Tid--dakk. saya hanya ingin menjelaskan situasi perusahaan" kata liong York nada sedikit ketakutan
Irene yang melihat itu hanya curiga tentang apa maksud nada yang aneh itu..
"baguslah. sekarang lift mu yang itu. lift yang saya gunakan hanya untuk pemilik dan anak pemilik. apakah kamu pemilik perusahaan JL group?" tanya Irene dengan nada sarkasme.
Liong York yang mendengar itu sedikit dejavu tapi padahal dirinya melakukan hal sama kepada mantan satpam tadi..
TING
"Naiklah dengan lift yang sesuai. Liong York" kata Irene sambil masuk ke lift dan memencet tombol lantai paling atas yaitu 30..
JGI - Jonathan Group Indonesia. Perusahan yang mengawasi setiap anak cabang dari JL Group namun khusus di Indonesia saja. disetiap negara memiliki pengawas nya mereka masing-masing..
TING!
__ADS_1
Pintu Lift terbuka dan Irene menuju kantor CEO
kreeekkk
Irene membuka pintu betapa alangkah terkejutnya melihat banyak perempuan yang tak berbusana dan terlihat ada seorang pria disana pula..
"Siapa kalian dan mengapa kalian ada di kantor saya!" kata Irene dengan marah..
pria yang tak berbusana itu mendekati Irene
"hehehe cantik gak boleh bohong. kantor ini diurus oleh saudara ku dan bos besarnya sedang di Amerika. jadi cantik gak boleh bohong atau cantik ini wanita yang dipesan oleh saudara ku yak? jangan malu-malu" kata Pria itu dengan mencoba menggoda Irene..
plak!
"kurang ajar kau dasar pria mesum dan bodoh! kau anggap saya pelacur sama seperti mereka? haha bodoh. keluar kalian atau kalian yang ku penjarakan yang terdalam!" kata Irene dengan kesal
Pria itu marah dan mencoba mengendalikan Tubuh Irene
"kau perempuan sialan! berani-beraninya kau menamparku! apakah kamu tidak paham bahwa saudara ku adalah direktur dari perusahaan JGI ini. bersujud di kaki ku sebelum kamu menghilang!" kata Pria mesum itu marah..
"atau ak--" kata Pria mesum itu namun terhenti dengan teriakkan Liong York..
"berhenti kau brengsek vanca !" kata Liong yang menghentikan Vanca sih pria mesum itu..
seketika vanca berhenti dan Irene kembali berdiri tegak setelah dijatuhkan dan hampir di perkos-kos oleh Vanca..
Irene sedang memikirkan rencana bagaimana memecat Liong di situasi Irene adalah perempuan satu-satunya yang masih waras.
"Bawa semua yang ada disini keluar!" Perintah Irene..
"Bro Liong. siapa wanita ini yang berani-beraninya memberi mu perintah" Tanya Vanca..
Bugggh
"diam kau brengsek. ini dia adalah bos besar sekaligus pemilik JL Group yang baru!" kata Liong York yang langsung memberikan hadiah salam olahraga kepada vanca.
Pergerakkan Liong York terbaca oleh Irene.. Liong York sepertinya ingin memposisikan sebagai korban..
...----------------...
__ADS_1
...BYE ...
...----------------...