
3 hari kemudian..
"Maaf Kami. kami tidak tahu bahwa itu fitnah!" kata seseorang pria tua yang menunduk malu
"Sudah jelaskan ? bahwa saya bukan wanita zina atau seperti yang kalian pikirkan!" kata Irene dengan lantang..
Irene menggunakan kekuasaan nya sebagai Nona dari Keluarga Jonathan. dia mengerahkan Raden untuk mencari bukti atas fitnah yang keji diberikan kepada nya dan sekarang mereka yang menghina bahkan menganggap dirinya adalah perempuan murahan sekarang mereka bisa malu
Wweiiiingg
sebuah mobil kepolisian datang tiba di lokasi dan membuat sebagian masyarakat panik
"Selamat Siang. Bapak & Ibu sekalian. Kami dari Kepolisian Jakarta Barat. kami datang karena ada panggilan dari seorang perempuan bernama Irene Alishe Malik. apa diantara anda semua ada yang bernama Irene?" Kata salah satu polisi yang menghampiri warga..
"Saya!" kata Irene dengan lantang sambil mengangkat tangan..
Irene keluar dari kerumunan dan menuju kepolisian yang mencarinya..
"Selamat Siang. Kami berdua dari Kepolisian Jakarta Barat untuk mengkonfirmasi tentang laporan fitnah tentang diri anda hingga anda dinikah paksakan oleh sekelompok masyarakat. apa itu benar?" kata Polisi 1 memastikan laporan yang mereka terima.
"Benar. nama-nama pelaku telah saya serahkan di kantor polisi dan saya yakin anda berdua sudah menerimanya" kata Irene
seorang polisi mengambil talk tolkie nya
📱Aramdo(Polisi 1): Saya Aramdo melaporkan kepada pusat tentang Laporan tentang fitnah dan pencemaran nama baik atas nama Irene Alishe Malik telah dikonfirmasi. mohon segera mengirimkan truk untuk mengangkut pelaku
📱Pusat: Laporan Terima. mohon menunggu sekitar 10 menit mulai dari sekarang.
Talk tolkie terputus dan Armado pun mengeluarkan sebuah list nama-nama pelaku dari mobil Kepolisian nya..
__ADS_1
"Kami dari Kepolisian Jakarta Barat Akan menangkap sejumlah nama-nama yang ada dikertas ini dan diharapkan nama yang disebut dapat berkoperatif dan jika lari maka hukuman penjara akan bertambah seiringnya kalian tidak kooperatif kepada kami" kata Aramdo
"Irene. tolong maafkan saya. saya punya anak dan istri yang perlu dinafkahi. tolong maafkan kami" ujar salah satu warga
Semua warga yang telah melakukan pencacian dan hinaan itu telah tersungkur dengan niat meminta maaf agar mereka tidak ditangkap. berbagai alasan mereka lakukan untuk menghindari jeruji besi.
"Kalian sekarang meminta maaf kepada saya bahkan kalian tidak pernah memberi waktu saya atau Ron untuk menjelaskan tentang keadaan tersebut. sekarang kalian meminta maaf? apakah kalian pikir dengan mudah saya akan memaafkan kalian begitu saja setelah menganggap saya adalah wanita murahan dan pezina?" Kata Irene
Ron kini hanya terdiam melihat Irene yang bergebu-gebu dan marah kepada masyarakat yang membuat mereka berdua menikah dan nama baik keduanya terkubur hancur-hancuran
"dan kamu. Ron! kalau gak ada kamu dan membekap saya karena rentenir itu. saya gak akan dianggap pezina dan murahan oleh mereka!" kata Irene yang tak lupa memarahi Ron..
"Sabar Sayang. Ibu mohon tenangkan dirimu" Kata Ibu Sinta yang berusaha menenangkan anak angkat perempuan nya itu.
Irene menurut dan emosional telah kembali seperti semula.
"Baiklah Bu" kata Irene dengan patuh
brum
brum
brum(gak tahu gimana suara truk kalau diketik)
"Selamat Siang bripta Aramdo dan Bripta Erang. saya diutus oleh kantor pusat untuk membawa sejumlah pelaku" kata Supir Truk Polisi.
"Selamat Siang Pak Jumawa. saya dan rekan saya akan mengumpulkan para pelaku nya" kata Bripta Aramdo..
beberapa orang ketakutan melihat truk telah tiba terutama Ajeng. yang dimana kemarin malam terlihat vokal menghina Irene dan mengikut sertakan orang tuanya
__ADS_1
"Ajeng" panggil Bripta Aramdo sambil mempegangi berkas
Ajeng maju dan telah dibawa oleh bripta erang ke mobil Kepolisian.
dan sisa-sisa nama pelaku telah dibawa truk
"Baiklah.. Saudari Irene. mohon Ke kantor kepolisian besok hari untuk memutuskan keputusan terakhir anda terhadap pelaku. kami akan memberi waktu 1x24 jam untuk pemberi keputusan yang tepat" kata Bripta Aramdo
"maksudnya 1x24 jam apa ya pak? bukankah mereka harusnya langsung ditangkap dan kemudian dipenjara ?" Tanya Bu Sinta yang tiba-tiba bersuara dan kebingungan
"Oh begini Ibu. Kasus yang dilaporkan oleh Saudari Irene masuk dalam kategori Sosial bermasyarakat. dimana di kategori ini kami sebagai pihak berwajib tidak langsung membawa pelaku ke penjara melainkan adanya langkah-langkah secara kekeluargaan dan mencari adanya kemungkinan kedua belah pihak sama-sama untung yang artinya tidak akan ada pelaku dan korban sehingga kejadian ini bisa didamaikan" kata Bripta Aramdo menjelaskan struktur laporan Irene.
"Baiklah. Pak Polisi. besok saya dan Ron akan datang ke kantor polisi" kata Irene
"baiklah. saudari Irene. Ibu dan pak. kami izin pamit. terimakasih atas waktunya" kata Bripta Aramdo izin pamit undur diri..
Wwweeeiiinggg
Mobil polisi kemudian pergi..
"lalu apa yang kalian akan lakukan setelah ini? pernikahan kalian baru saja dilaksanakan semalam kemarin walaupun itu adanya paksaan dari warga namun Tuhan dan Hukum Agama serta Hukum negara telah menganggap kalian adalah suami istri yang sah dan resmi" kata Ibu Sinta
mendengar maksud dari Ibu Sinta membuat Irene perlu memikirkan matang-matang akan perihal kelanjutan pernikahan konyol ini
"Biar saya perpikir. bu. bagaimanapun saya adalah korban. sebagai perempuan yang telah difitnah dan dhujat membuat saya marah dan saya takut saya akan mengambil keputusan yang salah" kata Irene
...----------------...
...BYE ...
__ADS_1
...----------------...