
1 Minggu Kemudian..
Rog merasakan bahwa dirinya adalah pria yang paling bahagia. bahagia kalau dirinya masih diberi kepercayaan oleh Allah untuk merawat malaikat kecil yang akan menjadi anaknya..
Irene keluar dari Kamar dan menuju dapur dengan membawa piring ke wastafel..
"Mau ngapain kamu. Nak?" Tanya Ibu Ron.
"Cuci piring bu" Irene dengan singkat..
mengetahui hal tersebut. Ibu Ron langsung mengambil piring yang dibawa oleh menantunya tersebut.
"Kamu tidur aja Nak. Suami mu berpesan untuk tidak membiarkan kamu bekerja dan lebih mengistirahatkan tubuh mu saja. kalau suami mu melihat bekerja. Ibu yang nanti diomelin" Kata Ibu Ron...
Irene yang mendengar itu sedikit merasakan sentuhan hangat dari Ibu mertua & Suaminya tersebut namun Dirinya sudah 1 minggu istirahat dan jika terus-menerus istirahat dirinya sangat bosan..
"Bu. Boleh aku jalan-jalan taman dekat sini?" Tanya Irene..
Ibu Ron gak langsung menjawab karena dirinya fokus dalam mencuci piring..
.
..
__ADS_1
...
.....
"Nanti sama Ibu ya nak. kamu tunggu saja di teras nanti Ibu menyusul" Kata Ibu Ron
Irene hanya bisa patuh pada perintah mertuanya dan menuju teras lalu duduk..
10 menit kemudian..
Irene duduk diteras dengan melihat sosial media. dan terlihat video tentang banyaknya orang demo karena pekerjaan mereka sebagian besar digantikan oleh robot dan diperparah oleh oposisi pemerintah yang memanaskan hal tersebut
"Pemerintah Tidak becus melayani Rakyat! mereka melantarkan Rakyat dengan menggantikan robot dalam lini pekerjaan manusia!" Teriak salah satu pendemo di dalam video..
"Eh Ibu. maaf bu kalau keberisikan tapi ini lho bu. Aku lagi nonton video di Instagram soal demo yang protes soal robot menggantikan pekerjaan mereka" Kata Irene dengan menunjukkan Videonya tersebut..
"kok serem juga ya. nak. apakah nanti pekerja suami mu bakal diganti oleh Robot-robot itu ya?" Tanya Ibu Ron dengan sedikit khawatir..
wajah Ibu ron terlihat khawatir tentang pekerjaan anaknya bisa aja digantikan oleh Robot-robot tersebut
"Maaf ya bu. gara-gara Irene ngasih unjuk video itu malah bikin ibu khawatir tapi tenang aja bu. Mas Ron gak akan digantikan oleh Robot-robot tersebut" Kata Irene dengan nada menyesalannya
"Kamu tahu darimana kalau nanti Suami mu gak digantikan oleh Robot-robot itu?" Tanya Ibu Ron
__ADS_1
"It--Itu maksudnya Iren. kan mas ron bekerja di JL Investment Indonesia. di perusahaan tersebut masih menghargai manusia yang mau bekerja dan rata-rata tidak ada robot didalamnya perusahaan itu. jadi Irene tidak takut akan hal tersebut" Kata Irene sedikit menyakinkan mertuanya
"apa yang kamu ucapkan benar. Nak. tapi kamu tahu sendiri. perusahaan itu sangat lah raksasa bagi Suami mu. dia yang hanya bekerja OB apakah akan berpengaruh dalam jalannya perusahaan? tentu enggak. makanya kamu ingatkan ke suami mu untuk bekerja lebih giat untuk dirinya tidak digantikan oleh Robot-robot itu" kata Ibu Ron yang tetap skeptis akan hal tersebut..
"Baiklah Bu. nanti aku ingatkan ke Mas Ron. Oh ya. ibu udah selesai cuci piringnya?" Kata Irene sekaligus bertanya perihal yang dikerjakan Ibu mertuanya tersebut...
"Udah selesai. Tapi ini kita mau ketaman berapa lama. nak? kasihan lho suami mu kalau pulang nanti gak ada kita. mau makan apa nanti dia?" Kata Ibu Ron
"Ahh Tenang aja Bu. tadi Irene udah ngasih tahu kalau ibu dan aku lagi di taman. aku suruh Mas Ron masak sendiri aja. Hihihi" kata Irene dengan cekikikan..
Ibu Ron hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat menantunya tersebut
"dasar kamu ya menantu nakal.. yaudah ayok kita ke taman" kata Ibu Ron dengan sedikit mencubit gemas..
Ibu Mertua & menantunya Tersebut berjalan kaki sambil berdampingan dengan menghirup udara sore hari..
...----------------...
...BYE ...
...----------------...
"
__ADS_1