
1 bulan kemudian. 13 Oktober 2035.
"Bagaimana Keadaan Perusahaan? Reja" Tanya Irene dalam message..
^^^"terbilang aman. Nona. cabang-cabang JGI masih memiliki peminatnya" Balas Reja sambil mengirim lampiran Laporan bulan kemarin^^^
Irene mengklik File laporan tersebut dan pendapatan JGI kini hampir setara dengan cabang di Eropa
JGI mengawasi setiap cabang dari JL Group. di Indonesia sendiri. JL Group memilih memasarkan Produk makanan dan entertainment
^^^"bagaimana dengan artis-artis korea itu? apakah pihak mereka mau konser di Indonesia?" Kata Irene.^^^
^^^"mereka selalu setuju bagaimanapun perusahaan tempat mereka menjadi artis adalah milik ansa sendiri" Balas Reja^^^
"kamu tetap pantau perkembangan nya. kalau ada dana yang diperlukan sampaikan ke saya. baiklah saya akan pergi" kata Irene menyudahi pembicaraan keduanya dalam message..
Irene saat ini sedang di kontrakan dan melanjutkan game kembali.
Dooor
dooor
door
sebuah pintu digedor oleh seseorang namun bukan pintu Irene yang digedor sehingga Irene cuek bebek saja
"Ajeng! Ajeng! buka pintu! bayar Kontrakkan lu yang belum bayar 2 bulan!" Teriak Pemilik Kontrakan
"Oi Ajeng. kalau lu gak mau keluar. besok gua usir lu dari sini!" Teriak Pemilik Kontrakan yang marah..
Kreeek
__ADS_1
Pintu milik ajeng terbuka
"ada apa sih bu. pagi-pagi gedor-gedor rumah saya" kata Ajeng yang baru bangun
"Rumah lu? Pala lu peang! ini rumah gue. gue cuman ngontrakkin ke lu. jangan ngaku-ngaku! sekarang bayar 7.6 Juta karena lu udah telat 2 bulan atau lu yang gua usir!" kata Pemilik Kontrakan
Ajeng yang mendengar dirinya diancam pun hanya bisa tersenyum kecut
"Bentar. saya ambil uangnya dulu" kata Ajeng dengan nada kesal
Pemilik kontrakkan itu tidak peduli mau bagaimana sikapnya para Kontrakkan kepadanya tetapi yang terpenting adalah ngontrak Harus bayar daripada dirinya yang mengusir mereka
"3.8 dulu bu. saya baru gajian" kata Ajeng sambil menyerahkan segepok uang
Pemilik kontrakkan melihat itu menghitung - hutung uang namun terkejut dalam hitungan nya ada kekurangan
"apa ini maksud lu? Ajeng? lu mau tipu gue? disini baru 3.5 Juta. mana 300ribu sisanya?" kata pemilik kontrakkan itu protes..
"Bu. tolong lah. saya baru ada segitu dulu. nanti sisanya baru saya bayarkan" kata Ajeng memohon belas kasih
"Gak ada. lu udah gue biarin 2 bulan gak bayar nih Kontrakkan. gak ada acara kurang-kurangan! mana sini 300ribu atau lu keluar dari kontrakkan gue. masih ada banyak yang mau ngontrak disini" kata Pemilik kontrakkan dengan memarahi Ajeng
"lu harusnya bersyukur. cuman kontrakkan gua yang di jakarta murah! 3.8 juta per bulan di zaman ini udah gak ada! lo cari aja semua kos-kosan bahkan kontrakkan semua diatas 10 Juta per bulannya!" Kata Pemilik Kontrakkan dengan melanjutkan marah-marahnya
Ajeng mendengar hanya mendengarkan saja
Kreeeek
Sebuah pintu keluar dan ternyata itu berasal dari tempat Irene.
Pemilik kontrakkan yang melihat Irene itu pun langsung mendekat
__ADS_1
"Selamat Pagi. Iren. gue denger lo udah punya pekerjaan kan ya?" kata pemilik Kontrakkan yang kepo
"eh. pagi dan iya saya sudah punya pekerjaan ini saya mau berangkat" kata Irene yang bingung karena tiba-tiba ditodong pertanyaan perihal pekerjaan nya.
"Eh ya. mana suami lo? gue lihat-lihat gak ada lagi nampaknya" kata Pemilik kontrakkan.
"It--Itu kami sudah bercerai" kata Irene sambil menunduk malu.
pemilik kontrakkan itu terkejut dan menatap irene dengan kasihan
"maaf ya gue jadi gak tahu lo kayak gitu" kata pemilik kontrakan
"tidak apa-apa bu. Namanya takdir. mau apa dikata?. kalau gitu saya duluan ya bu" kata Irene yang cepat - cepat pergi dari kontrakkan nya..
Pemilik Kontrakkan mempersilahkan Irene namun Ajeng yang melihat itu kebingungan dan sekaligus merasakan bahwa ada yang tidak adil disini..
"lho-lho bu!. itu sih irene gak ditagih Kontrakkan nya?" Tanya Ajeng ysng protes.
Pemilik Kontrakkan menatap dengan sangar.
"oh bisa protes juga lu ya! asal lu tahu ya. Irene udah bayar kontrakan 2 bulan yang lalu buat 4 bulan kedepan. sehingga lu jangan bacot dan bayar kontrakan lu gak pake acara kurang-kurangan!" kata pemilik kontrakkan
"nih. puas!" kata Ajeng memberikan 300 ribu terakhir dengan emosi yang ngebu-ngebu
"nah gitu dong. jangan lupa Lo bayar tagihan listrik lo. jangan main enak tinggal aja. dimatiin Ama PLN baru nyaho lo!" kata Pemilik Kontrakkan yang memberi peringatan kepada Ajeng..
Pemilik kontrakan itu pergi dan menagih para penghuni kontrakan lainnya
...----------------...
...BYE ...
__ADS_1
...----------------...