
"Akhirnya kita sampai" kata Irene
"Eh bentar nak. ibu bayar dulu" kata Ibu Ron..
Ibu Ron mengeluarkan selembaran uang 10rb namun Irene duluan
"Nih Bang. makasih" kata Irene sambil mengscan lewat handphone
TING!
{Pembayaran Sebesar 20.000- berhasil} Suara mesin
"Makasih Ya neng. Bu" kata sang supir Angkot dan melanjutkan perjalanannya..
"Kamu kenapa yang bayar nak? dan kenapa ngasih 20 rb? uang segitu udah bolak-balik buat berdua" kata Bu Ron
"Tak apa bu. kebetulan uang Irene masih ada lebih tak salahnya kan Irene berbagi?" Kata Irene
Bagi Irene uang 20rb adalah uang paling kecil dan Irene tidak bermasalahkan nya namun untuk tidak dianggap sombong oleh sang mertua maka Irene harus bisa menyesuaikan diri..
"memang Ron tak salah memilih Istri masa depan nya" kata Ibu Ron dengan bangga..
tak terasa obrolan begitu panjang tentang sedekah membuat mereka tidak sadar bahwa mereka telah sampai di pasar..
"Ini dia. pasar Ombak. keren bukan namanya?" kata Ibu Ron
"Kenapa disebut pasar ombak? padahal kita tidak dekat pantai?" Tanya Irene dengan bingung
"Hehehe. Nak. kalau uang kamu kepepet tapi pengen makanan enak dan mewah. pasar ombak solusinya. beerbeda dengan pasar lainnya. pasar ombak ini langsung dijual oleh para petani dan nelayan sehingga ongkos biaya dalam distribusi berkurang sehingga harga juga berkurang" kata Ibu Ron
"bagaimana kalau Ibu tunjukkin salah satunya. ayo" kata Ibu Ron sambil menggenggam menantunya itu..
Ibu Ron bersama Irene mendatangi sebuah kios cabe.
"assalamualaikum. Pak Johar. bagaimana kabar?" Tanya Ibu Ron
Pak Johar yang dimaksud pedagang cabe itu yang tadinya sibuk kini memberhentikan kegiatannya dan menyapa balik mertua Irene..
"walaikumsalam Bu Rosyi. tumben ke pasar bu? biasanya 1 bulan sekali" kata Pak Johar..
"lho Pak Johar gimana sih ini udah ganti bulan dan sekarang tanggal 3 Februari 2036. keasyikan berladang hingga lupa deh" kata Ibu Rosyi
(Ibu mertuanya Irene adalah \= Rosyi. ingat ya!)
"Eh ya kah? waduh udah ganti tahun dan bulan juga ternyata. yaudah. Bu Rosyi mau berapa kilo nih cabe untuk tahun ini?" Kata Pak Johar dengan membalas candaan Ibu Rosyi.
"eh tapi bentar. siapa perempuan cantik muda ini? bu Rosyi. boleh dong kenalin ke saya" kata Pak Johar yang sedikit terpukau akan kecantikkan Irene..
"Hussh. kebiasaan Pak Johar ini. lihat yang bening kayak kucing aja. Hahaha. ini lho Pak. namanya Irene. menantu ku yang baru. cantik kan?" kata Ibu Rosyi memperkenalkan diri
"Irene. Istri dari Ron" kata Irene dengan sedikit menunduk
"Walah-walah. anak mu bu. Gacor sekali dapat perempuan cantik. dimana sih dia dapetinnya" kata Pak Johar yang melihat Irene bagaikan bidadari..
"Haha. minta sana sama Allah" kata Ibu Rosyi dengan tertawa..
Pak Johar ikut tertawa..
"Yaudah daripada tertawa terus kayak orang gila. sekarang Ibu Rosyi yang cantik jelita dan menawan ini mau beli berapa cabenya?" Tanya Pak Johar sedikit menggoda Ibu Ron.
"beli 10 kg(kilo) aja. pak Johar" kata Ibu Rosyi..
Pak Johar langsung mengumpulkan beberapa cabe merah dan cabe keriting
"Khusus untuk Nona cantik yang bersuami bernama Mas Ron. Pak Johar kasih 5 kilo Cabe sebagai bentuk hadiah pak Johar atas pernikahan kalian" kata Pak Johar memberikan Sekantong Cabe yang berat 5 kilo itu
"Eeehh gak usah pak. Aduh kok jadi gini yah" kata Irene dengan tidak enakkan..
__ADS_1
"Bu Rosyi. Hadiah saya tidak dterima. suruh untuk menerimanya atau saya ngambek nih" kata Pak Johar dengan nada guraunya..
Ibu Rosyi menyuruh untuk ambil aja sebagai bentuk awal silahturahmi nantinya
"saya terima ya pak. Terimakasih banyak" kata Irene yang sudah terpojok..
"Hahaha.. Bagus-bagus. oh ya Bu Rosyid. ini 10 kilo. totalnya 800,000- (80ribu) scan atau cash nih?" Kata Pak Johar dan tak lupa menanyakan metode pembayarannya..
"ELPAY aja" Sahut Irene tiba-tiba
Irene langsung menscan QR Barcode milik Pak Johar
TING!
{Pembayaran Sebesar 1.000.000 telah berhasil!}
Pak Johar terkejut
"Neng gak salah input nomor ? itu kelebihan 200k. Bapak balikin ya mana nomor ELPAY mu?" kata Pak Johar sekaligus menanyakan nomor ELPAY milk Irene.
"Tak Perlu pak. 200k ini adalah uang komisi untuk bapak dan pekerja setempat disini setelah menganterkan Cabe 10 KG nya" kata Irene
Pak Johar yang mendengar itu sedikit terharu..
"Ya Allah Nak.. Kamu baik sekali. semoga Allah melipat gandakan uang mu dan Allah merestui pernikahan kalian. Aaamiin" kata pak Johar dengar terharu..
Ibu Rosyi atau mertuanya Irene itu sekali lagi geleng-geleng kepala melihat kelakuan menantu nya yang sangat baik
'semoga pernikahan kedua anakku ini dapat berjalan hingga akhir hayat' tak lupa Ibu Ron Mendoakan pernikahan anaknya dan Irene..
"Yaudah Pak Johar. jangan menangis mulu.. malu ah sama umur" kata Bu Rosyi dengan nada bercanda.
Pak Johar tidak marah namun tertawa mendengar hal tersebut
Bu Rosyi kembali menuju stand lainnya..
"Oh ya Bu. jangan lupa beli bawang merah & bawah putih" kata Irene mengingat kan kepada ibu mertuanya tersebut
"astaghfirullah.. untung kita masih di pasar. makasih lho udah diingatkan" kata Ibu Ron..
"gak apa-apa lho. Hahaha" kata Ibu Ron
BRAK!!
Saat Irene & Ibu Ron bercanda keduanya dikagetkan oleh sebuah piring pecah.
"oooy lo semua sekarang ini pasar sudah diambil alih oleh Bos Meo. kalau gak ada yang bayar jangan salahin kita-kita buat hancurin lu dan buat lu pergi dari sini. Paham lo semua!" teriak salah satu preman..
"Ahh. dia kembali lagi" kata Ibu Ron yang mengenali siapa preman itu..
"Siapa mereka Bu?" kata Irene
'Mereka itu Preman Stasiun dekat sini tapi semenjak dikalahkan oleh suami mu mereka gak berani mendekat dan ini adalah salah satu alasan mengapa jika Ibu atau Ron berbelanja selalu murah" Kata Ibu Ron...
"dan mereka itu bernama Jefkli sama Jaka. duo Preman" kata Ibu Ron memperkenalkan para preman itu..
Jefkli dan Jaka langsung meminta uang setoran kepada penghuni Pasar Ombak dengan parang dan tak juga Pengunjung dipalak oleh preman lainnya..
"Duit duit mana duit! atau lu matiin disini" kata Pria itu mengancam dengan parangnya..
Irene & Ibu Ron terlihat tenang daripada pengunjung lainnya
"Oh mau sok berani lu sama gue. serahin uang lu atau lu besok meninggal paham!?" Kata Preman 1 itu dengan emosi..
Irene maju dan mendekati preman itu dengan tanpa rasa takut sedikitpun
"tadi kamu bilang apa? ingin membuat saya mati disini? coba katakan sekali lagi" kata Irene Dengan nada menantang..
__ADS_1
Preman 1 perlahan mundur..
"Guueee.. bilaaanng kasih duit atau lu yang mati disini! gak paham juga ya lu jadi cewe" kata Preman 1 dengan nada emosi..
Ssswuussshh..
"Nak Awas!" kata Ibu Ron berteriak
Preman 1 mencoba menebas Irene namun Irene menghindari hal tersebut
Irene mengambil pistolnya beserta mereloadnya
Doooor!
Tepat pada bidikkannya itu membuat kepala sang preman 1 meledakk
Suara tembakkan membuat para preman lainnya ketakutan
"kalian hanya sebatas pria mengecut yang berani mengancam orang lain dengan senjata!" kata Irene
Jefkli yang mendengar itu langsung menerjang dengan parangnya
"banyak bacot lu juga lu ya. nih makan parang gua" kata Jefkli dengan marah
Dooooor
BRUK
"Aaarrggghh!" Jefkli teriak kesakitan
Kali ini peluru tepat pada kaki Jefkli sehingga pria dengan parangnya itu tumbang seketika
Kreeek(Reloaded)..
"apakah kamu mau mati dengan preman yang dibelakang ku atau kaki mu selamanya tidak bisa jalan seperti saudara mu? atau kamu sampaikan kepada Bos mu itu untuk tidak menganggu Pasar ombak tetapi jika masih melawan maka timah panas ini akan bersarang otak mu" kata Irene dengan siap menembak Jaka tepat pada otaknya..
Gleek!
Jaka menelan salivanya karena ancaman yang diberikan bisa menjadi kenyataan..
"Maa--maaf.. kami akan pergi" kata Jaka yang langsung menggendong saudara nya itu
"Arrgghhh. sakit oon. yang bener napa lu" kata Jekfli yang kesakitan..
"dan lu cewe. lu dah bunuh teman gue. siap-siap besok lu gua penjara karena gua punya orang kenalan kepolisian daerah sini yang bisa menjarain lu dan disana gua bisa pake lu deh Hahaha" Kata Jekfli yang menatap Irene dengan penuh hawa nafcu..
"Hahaha. Lucu" kata Irene..
Irene mengeluarkan selembaran kertas dari tas rampingnya
"Maaf. tapi aku punya Lisensi senjata untuk hak memiliki Senjata dan dapat digunakan saat darurat tapi kamu bilang kamu punya orang kenalan dengan kepolisian?(Irene mendekati hingga ke kuping pria itu).. tapi aku bisa mengendalikan negara ini jika aku mau" kata Irene dengan tersenyum
sambil tersenyum. Irene memasangkan sebuah alat kecil yang tertempel tanpa Jekfli akan sadari..
'Rena. Perintahkan kepada Raden atau siapapun yang Raden kenal untuk melacak chip yang ku tempelkan kepadanya dan aku minta hari besok ada beritanya' Titah Irene kepada Rena. Ai Asisten nya..
[Perintah diterima!] Kata Rena...
Jefkli yang mendengar itu langsung ketar-ketir dan tidur tak sleeping serta makan pun tidak akan kenyang.
Jaka membawa Jekfli sedangkan preman lainnya membawa mayat rekan premannya..
...----------------...
...BYE ...
...----------------...
__ADS_1