Janda Kaya Raya No 1

Janda Kaya Raya No 1
JKR1 - Izinkan aku berbakti


__ADS_3

Malam Hari -


"apa kamu yakin dengan keputusan mu? Iren" kata Ron


Irene sudah memutuskan akan menjadi Istri sepenuhnya Mas Ron. dia perempuan. sudah seharusnya dirinya mengidamkan pernikahan hingga maut memisahkan. tak ada salahnya mencoba melanjutkan pernikahan ini bagaimanapun Irene ingin melihat seberapa mampu suaminya dalam menafkahi dengan usahanya..


"Mas. apakah ciuman pertama ku belum memuaskan pertanyaan mu?" Tanya Irene Mulai mendekat


Face to Face. semakin dekat kedua wajah itu hingga Ron atau Irene bisa mendengar detak jantung satu sama lain..


"Mmpphh!" Ron tiba-tiba mencium bibir Irene dengan panas


Brak!


irene mendorong Ron ke kasur dan melihat suami barunya dengan tersenyum


"mari kita menyelesaikan ini. Mas" kata Irene


Irene kembali mencium Bibir Ron yang membuat dirinya terpesona itu..


dengan lantunan ciuman itu. Ron perlahan-lahan membuka Pakaian Irene & Ron


(Time Skip. Takut gak lolos)


Esok hari- 4:30


Kamar tidur berukuran 1x2 bagaikan ukuran kamar mandi itu telah menjadi Saksi Bisu tentang permainan panas suami istri yang baru saja memulai hal lebih serius..


"Allahuakbar!" Suara Adzan terdengar


Tok


Tok


Tok


"Ron. Iren. Ayo Bangun! mari sholat subuh!" kata Ibu Ron mengetuk pintu Kamar Ron


Tok


Tok


Tok


"Ron. Iren. cepat bangun! ayo sholat subuh!" kata Ibu Ron teriak diluar kamar..


Sementara Ron Dan Irene kedua kecapean dalam permainan panas nya mereka sehingga suara teriakkan sang Ibunda Ron tak terdengar..


"Aissh. dasar emang Ron" Kata Ibu Ron menggerutu


Ibu Ron kesal karena percuma membangunkan anak laki-laki nya setelah ingat dirinya sudah mendengar permainan panas mereka yang lakukan selama 3 jam.


8:37

__ADS_1


Kreeek!


"Heh kalian! mashallah masih aja tiduran kalian! ayo bangun-bangun!" kata Ibu Ron dengan kesal


"Ron! Bangun kamu. bagaimana mau jadi suami yang sempurna kalau tidur aja kamu kayak kebo!" kata Ibu Ron Teriak-teriak


Segala cara telah dibangunkan pada akhirnya 1 cara yang belum Ibu Ron lakukan


'Ibu Terpaksa ya melakukan ini' gumam Ibu Ron.


Ibu Ron keluar dari kamar milik Anaknya dan menuju kamar mandi dan mengambil ember dengan air penuh..


Byyyuuuuuurr!!


Sontak aja Ron yang tengah tertidur langsung terbangun dan nyawa yang berseliweran kini kembali ketubuhnya


"Ahhammmk. buset dah mak! ngapain nyeram Ron kayak Ron ikan aja" kata Ron yang baru bangun dan mulai marah-marah


"Udah marah-marah nya? Sekarang udah Jam 8. Katanya kamu dapat pekerjaan. bangun dan jangan sampai telat!" Kata Ibu Ron mengomeli anaknya


Irene? dirinya tidak marah karena memang tidurnya itu layak orang mati dan perlu air Sebaskom untuk membangunkan nya


'hmm jadi ingat ayah yang selalu bangunkan ku pakai air sebaskom' gumam Irene


Ibu Ron keluar bersamaan ember yang telah Kosong...


Ron melihat Irene yang basah kuyup bersamaan dengan dirinya.


"Iren. kamu tidak apa-apa kan? maafkan mas ya karena Tidur mas kayak orang mati jadi kamu terkena ketahnya deh" kata Ron


"Tak masalah. Mas. udah jam 8 ini mas mending kamu mandi dan siap-siap kerja" kata Irene


Ron mengangguk dan mengambil handuknya..


'Rena. Ai AsistenKu. apakah kamu tidak eror jika aku terkena air?" Tanya Irene


[Maaf? Eror? apakah anda menyamakan saya seperti Ai pada umumnya? saya berbeda Nona. Saya diciptakan langsung oleh Ayah Anda. Saya tidak dapat eror atau apapun. saya lebih sempurna daripada Ai yang pernah Ayah anda ciptakan sebelumnya] Kata Rena nada kesal karena Rena tak mau disamakan Oleh Ai-Ai lain


'Tunggu. bagaimana kamu bisa kesal seperti manusia umumnya?' Irene bertanya


[Nona Tenang saja. Saya dapat mengevaluasi diri saya sendiri. saya bisa belajar bagaimana manusia dengan sifat nya dan dengan data-data yang saya kumpulkan maka saya jadikan satu sebagai jembatan bahwa saya dapat memiliki emosional layaknya manusia namun emosional yang saya ciptakan tidak akan sesempurna itu. saya memohon kepada anda untuk menciptakan saya sebuah emosional agar saya lebih jauh Sempurna untuk melayani anda] Kata Rena menjelaskan dengan detail


1 jam kemudian - 9:30


Irene baru keluar dari kamar mandi dan kembali menuju kamar Ron


"Mas?" Panggil Irene


"Ya Iren? ada apa?" Tanya Ron


"kamu biasanya pulang jam berapa?" Tanya Irene sambil membenarkan dasi milik Ron


Ron hanya menghelas nafas. dirinya belum mendapatkan pekerjaan apapun setelah dirinya dipecat dari Pihak Restoran dikarenakan Ron yang bekerja sebagai kasir lalai dalam menghitung jumlah penghasilan hari itu sehingga dirinya dipecat tanpa pesangon. tapi ron bersyukur bahwa bosnya itu tidak melaporkannya kepada polisi sehingga Ron dapat leluasa mencari lowongan baru

__ADS_1


"Palingan jam 5 Sore atau jam 8 malam. kamu tunggu aja aku bersama Ibu. kasihan Ibu sekarang sendirian Semenja---" ingin Ron menyelesaikan perkataanya namun Irene mencium bibir Ron


"Tak perlu khawatir. Mas. sebagai Istri mu. akan selalu menunggu dan merawat Ibu mu selagi kamu bekerja diluar sana" kata Irene


"dan Mas. Hati-hati di jalan dan jangan pernah mengkhianati diriku atau Junior mu yang ku potong-potong" Kata Irene sambil meremaskan Junior Ron..


"Arrgghhh. Iya-iya mas janji akan setia kepada mu Iren. emang apa yang mau dilihat oleh perempuan sana dari suami ini? selain kemiskinan dan tak punya harta selain makan sehari-hari aja udah bersyukur bahkan Allah saja memberi ku rejeki lebih dengan adanya kamu disisi" kata Ron dengan sedikit memuji kehadiran Irene bagaikan keberkahan untuknya


Irene melepaskan junior ron dengan malu-malu karena mendengar bahwa kehadiran nya bagaikan sebuah Takdir yang penuh berkah


"Ba--baiklah. dan bisakah kamu tidak memanggil nama ku? kita suda--sudah menikah" Kata Irene malu-malu meong


CUP


Ron mencium kening milik Irene


"kamu milik ku dan aku milik mu. Dek" Kata Ron


selanjutnya. Ron pun pergi dengan membawa bekal yang telah disiapkan oleh ibunya..


setelah kepergian Irene. Irene ke dapur untuk bersih-bersih kamarnya


5 menit kemudian


"Fiuuhh.. pegal sekali. kapan terakhir aku bersih-bersih ya?' gumam Irene selesai dengan membersihkan kamar ..


'Rena. pantau setiap pergerakkan Suamiku. Bernama Ron' Titah Irene


[Memantau Individu bernama Ron]


Kemudian Irene menuju dapur melihat apa saja bahan-bahan makanan yang tersisa


Kreeek


Terkejutnya Irene melihat hanya ada Mie instant saja mengiasi lemari ..


"Nak. kamu lapar ya? sebentar Ibu keluar dulu beli makanan untuk mu" kata Ibu yang tiba-tiba muncul


"Astaga! Ibu. bikin aku jantungan saja. eh gak perlu Bu. biar Irene belikan untuk ibu juga" Kata Irene


"Tak perlu.. kamu menantu Ibu. kamu diam saja dirumah biar Ibu belikan untuk mu dan suami mu nanti pulang" kata Ibu Ron


Irene langsung menahan ibu ron.


perlahan Irene turun hingga duduk di lantai


"Ibu. Izinkan aku sebagai menantu ibu untuk berbakti kepada mu. Aku tak mau menjadi Istri yang durhaka kepada ibu dari suamiku. tak akan bagusnya. izinkan aku merawat mu bu" kata Irene yang hendak Menciumi kaki ibu ron namun ibu ron mundur beberapa langkah


"Ayo bangun lah nak. kamu tak pantas melakukan hal itu. kamu boleh mencium kaki seorang ibu namun untuk ibu kandung mu. aku sudah menganggap kamu anak ku bukan berarti aku menggantikan posisi ibu kandung mu. Maafkan ibu ya nak" kata Ibu Ron dengan membantu Irene bangkit dari duduknya di lantai..


Kedua wanita itu perpelukkan


...----------------...

__ADS_1


...BYE ...


...----------------...


__ADS_2