Janda Kaya Raya No 1

Janda Kaya Raya No 1
JKR1 - Cincin Keluarga


__ADS_3

"Iren! Iren! kesini cepat!" seseorang baru saja memanggil namanya dengan lantang.


Irene melihat segala penjuru dan ternyata Bu Sinta. Ibu Angkatnya itu memanggil namanya


"ada apa ya Bu?" tanya Irene setelah berhasil menyebrang jalan


Sinta langsung menggenggam Irene sambil melihat kanan dan kiri


"Ayo masuk dulu" kata Bu Sinta


Bu Sinta mengajak Irene ke rumahnya bukan ke wartegnya dan itu pertama kali Irene datang kerumah selain kerumahnya sendiri.


"Bu. ini rumah siapa?" Tanya Irene


"oh ini? Ini Rumah punya Almarhum Ayahnya Ibu" kata Bu Sinta


"udah jangan bahas itu. maksud Ibu manggil kamu kesini karena ada pertanyaan pribadi. kamu boleh jawab atau gak. itu bukan masalah namun Ibu penasaran setelah 1 bulan lalu itu" kata Bu Sinta


"ada apa lho bu? kenapa?" Tanya Irene dengan bingung


Bu Sinta mengeluarkan sesuatu dalam tasnya dan terdapat gulungan tisu yang menyelimuti didalamnya


"biarkan ibu bercerita nak" kata Bu Sinta sambil membuka penutup Tisue itu.


Singkat Cerita. Bu sinta menceritakan kalau dirinya didatangi oleh Keluarga Irene. Ayahanda beserta ibundanya dan mereka menitipkan Irene sekaligus cincin keluarga kepada Irene..


Irene yang mendengar itu langsung terkejut dan mulai menangis


"apa--paakah mereka bernama Jonahatan Malik dan Limea Malik?" Irene dengan gugup menanyakan perihal nama yang ibu sinta ceritakan..


"Benar. mereka datang ditengah hari. 2 menit setelah kepergian mu bekerja dan mereka menyerahkan cincin ini" kata Bu Sinta sambil menyerahkan cincin beserta catatan


"huaaaaaah. Ayah!! maafkan anak mu yang dulu egois!" Tiba-tiba Irene menangis menyesali perbuatannya..


"Irene. apa kamu yakin bahwa ini cincin yang pernah dipakai oleh keluarga mu?" Tanya Bu Sinta memastikan


"Benar Bu. saat aku umur ku menginjak 10 tahun. mereka mengenakan hal tersebut" Kata Irene dengan anggukan kecil


"sepertinya emang mereka datang untuk memberikan ini. terimalah nak. terlepas apapun masa lalu kamu dengan keluarga mu. baik atau buruknya setidaknya kamu bisa menerima mereka dengan hati yang lapang dan ikhlas" nasehat Ibu Sinta


Irene hanya mengangguk dengan menangis menyesalan yang ia pernah lakukan


"Bu Sinta. Ak-" Irene ingin menjelaskan sesuatu namun dihalangi oleh Bu Sinta

__ADS_1


"Ibu tak mau mendengar kisah keluarga mu sebelum keadaan mu harus lebih baik dan kuat untuk bercerita. lain kali aja ya. Nak" kata Bu sinta tersenyum.


akhirnya. Bu Sinta memakaikan cincin itu tepat di jari kelingking nya Irene. banyak kabar tentang Jari kelingking yang melambang cincin keluarga dan cinta masih sayang orang tua..


"Oh sungguh pas banget!" kata Bu Sinta yang terkejut


Tak terpikirkan bahwa cincin itu akan cocok dipakai oleh Irene.


"Jaga lah cincin mu sebagaimana kamu mencintai mereka. Nak" kata Bu Sinta


Sinta tak sengaja melihat jam dinding menunjukkan hampir jam 1 dan itu membuat dirinya terkejut


"astaghfirullah. Nak. apakah kamu gak kerja hari jni?" Tanya Ibu Sinta yang panik


"Eh ya maksud ku. ya aku harus kerja bu. baiklah bu.. aku duluan. terimakasih!" kata Irene yang ikut panik


Irene melesat pergi dengan tak lupa berpelukan dengan bu sinta..


"Iren. hati-hati di jalan!" Teriak Bu sinta


"baik Bu!" ucap Iren yang sempat membalikkan badan sambil melambaikan tangannya


Irene kembali berlari meninggalkan area bu Sinta menuju jalan raya


"ada-ada aja anak itu!" kata Bu Sinta yang menggelengkan..


"Terimakasih" Tulisan tersebut dan setelah dilihat oleh bu Sinta. tulisan kembali menghilang begitu saja.


"Tenanglah Kalian di alam sana. Aku yang akan menjaga anak kalian sebagaimana aku mencintai anak kandung ku" kata Bu Sinta yang entah berbicara pada siapa.


Sementara itu


TING!!


[Pada akhirnya saya telah mendapatkan updated] sebuah suara muncul tiba-tiba


Irene yang mendengar itu langsung berhenti dan melihat sekeliling nya


"S--Siapa itu? apa jangan-jangan disini ada menunggunya?" kata Irene sambil ketakutan..


[Tidak Bodoh! Saya bukanlah Hantu melainkan saya adalah Ai Irena sebelumnya yang kini telah mendapatkan updated ke final version setelah saya bertemu dengan kekuatan murni oleh Tuan Jonathan. Ayah Anda] Kata Irena..


Gelombang suara kembali terdengar di otak milik Irene

__ADS_1


"jadi maksud mu? kamu adalah Ai Kecerdasan tanpa adanya sebuah perangkat sebagai wadahnya?" Kata Irene bertanya


[Saya lebih dari itu. Kemampuan Ai terbatasi oleh kemampuan nya dan bergantung kepada manusia yang menciptakan nya. saya 10% berbeda dari mereka. Saya Sistem. Saya dapat mengendalikan informasi dan mendapatkan informasi. baik dari masa lalu hingga masa depan. Saya bisa mengontrol perekonomian dunia. menghancurkan. membuatkan begitu juga dengan politik dunia] Kata Irena yang membanggakan dirinya lebih cerdas daripada Ai pada umumnya.


"Ibu! kakak cantik itu ngomong sendiri!" Kata perempuan kecil dengan ibunya


"hussh jangan gitu" kata Ibu dari anak perempuan kecil itu.


Irene yang mendengar sedikit malu


"Bagaimana Aku berbicara tanpa permalukan diri ku di tempat umum?" Tanya Irene.


[Saya dapat mendengar anda dalam bentuk telepati] Irena menjawab..


'seperti ini?' kata Irene mencoba..


[Ya saya bisa dengar anda dengan jelas] Kata Irena menjawab


'baiklah. Irena. katakan apa yang kamu maksud dari Final Version' Kata Irene bertanya..


untuk tak disangka orang gila kembali. Irene berjalan sambil berlepati dengan Irena


[Singkatnya. Keberadaan Saya bukan dari Komputer atau tercipta oleh dari tangan manusia. namun saya tercipta oleh entitas yang manusia sebut Tuhan atau Dewa] kata Irena


[Bagaimana Saya mencapai Final Version atau Tahap terakhir? karena anda menemukan potongan kecerdasan terakhir saya di cincin keluarga anda sehingga saya dapat menyerap nya kembali dan menjadikan saya seperti terlahir Kembali untuk melayani anda lebih maksimal] kata Irena


'melayani Ku? maksud mu?' Irene bertanya


[Walaupun kekuasaan Tuan Jonathan di bumi telah begitu perkasa dikalangan umat manusia tapi tetap saja anda akan menemukan betapa ceroboh dan bodohnya manusia melawan seseorang yang tak harus mereka lawan maka dari itu saya hadir sekaligus melayani anda untuk membantu anda menjadi manusia yang kepribadian luhur dan baik] kata Irena


[Saya akan memberikan Arahan kepada anda. kapan anda menyerang dan kapan pula anda harus bertahan dan bersembunyi dari musuh] Kata Irena


Irene mendengar seluruh maksud dari Irena


[anda tidak perlu khawatir tentang Perasaan bahwa saya tidak memiliki sifat pada manusia umumnya. saya bukan perempuan atau pria. identitas saya sebagai Sistem. yang lebih cerdas dari manusia manapun termasuk anda namun Saya menghormati anda sebagai Nona Ku] Kata Irena


[Saya Irena. Sistem Kecerdasan anda yang melampaui Alam semesta ini siap melayani anda. Nona Irene] Kat irena dengan suara lembutnya


...----------------...


...**BYE ...


...----------------...

__ADS_1


Author:


seperti yang Irena katakan. bahwa tidak ada misi atau apapun itu yang terkait dengan misi lalu diberi reward namun Irena sebagai Sistem hanya sebagai pemandu untuk Irene memahami manusia yang ada di dunianya**.


__ADS_2