
sisi lain - Jakarta Barat
seorang pria tampan menggendong bayi lucu yang sedang minum susu dari dot nya
"ucucuup. Anak ayah yang baik. udah habis ya susunya" kata Pria itu dengan tersenyum
"Hehehehe" Bayi itu tertawa seakan mengerti apa maksud ayahnya itu
"Ron! Ron!" Teriak seorang ibu-ibu.
"Ya Emak!! Ron ada di depan!" kata Ron. Pemuda
tampan itu..
langkah kaki emaknya terdengar menujunya
"eh kmu sibuk ya nak. yaudah biar emak aja yang kewarung" kata Emak Ron yang melihat anaknya itu sedang menggendong cucunya
"Eh gak gapapa emak. emak mau beli apa? kebetulan aku mau ke warung mau beli susu untuk Shelize cucu emak" kata Ron
"bener nih Ron? gak usah deh emak ngerepotin kamu. kamu udah beres-beres rumah dan ngurusin cucu emak yang cantik ini masa ya emak tega nyuruh kamu ke warung" kata Emak
Ron yang mendengar itu hanya menggeleng-gelengkan kepala
__ADS_1
"aduh emakku yang cantik. mana ada aku ngeluh buat itu. yaudah jagain cucu emak ya. aku mau kewarung sebentar" kata Ron sambil menyerahkan sang anak ke neneknya.
Emak menerima ikatan gendongan cucunya dan Ron pun pergi..
Ron berjalan dengan gembira serta melakukan sholawat kecil disetiap langkahnya ke warung..
"Assalamualaikum. Mas Ron" kata seseorang yang melihat Ron menuju tempatnya
"Walaikum Salam. Bagaimana kabarnya Pak Erga? genteng yang kemarin saya benerin itu udah gak bocor lagi kan?" Ron menjawab salam dan menanyakan perihal pekerjaan nya kemarin
"bukan main Mas Ron. Hujan deras kemarin malah ogah mampir ke rumah saya. Hahaha" Kata Pak Erga dengan jawaban yang jenaka
"Syukur Alhamdulillah kalau gitu. yaudah saya kedepan warung dulu yak" kata Ron pamit untuk melanjutkan perjalanan..
"Eh tunggu-tunggu Mas Ron!" kata Pak Erga
"Mas Ron. Ini ada sedikit Rejeki dari Allah melalui saya untuk Nak Shelize. saya harap mas Ron menerimanya ya" kata Pak Erga dengan bersalaman(menyembunyikan amplop cokelat) tersebut
.
"aduh Pak Erga. tolong jangan begini pak. saya gak enak dengan pak Erga kalau begini apalagi saya sebagai ayahnya insyallah mampu" kata Ron dengan enggan menerima uang tersebut
"Tidak Mas Ron. ini memang rejeki untuk Shelize Ron. anak mas Ron yang mungil dan cantik itu. lagipula ini bukan uang saya saja. didalam ada uang istri saya. anak saya. dan saya sendiri. kami sekeluarga berniat membagi rejeki untuk Shelize dalam rangka juga meringankan Mas Ron dalam merawat sih kecil" kata Pak Erga dengan menjelaskan asal usul uang tersebut
__ADS_1
Ron yang mendengar itu hanya tersenyum bahagia. entah mengapa kedatangan Shelize tersendiri membuat tetangga-tetangga nya rajin bersedekah kepada anaknya padahal dulu tetangga nya termasuk orang yang pelit dalam membantu..
"Baiklah Pak Erga. saya terima atas nama Shelize Ron. Anak saya. saya akan pergunakan untuk membeli keperluan Shelize" kata Ron dengan menerima rejeki tersebut
"Alhamdulillah" kata Pak Erga
tak lupa Ron mendoakan Pak Erga dengan hal-hal baik..
.
.
"saya izin ke warung ya pak takutnya elize menangis kalau lama-lama ditinggal ayahnya" kata Ron berpamitan
"Silahkan-silahkan" kata Pak Erga.
Pak Erga kembali ke rumahnya sedangkan Ron kembali melanjutkan rejekinya.
dalam perjalanan Ron. selalu saja dibuat bingung mengapa anaknya itu selalu mendapatkan rejeki bahkan para tetangga yang dulunya pelit minta ampun saat dimintai tolong malah kini menjadi baik ketika kedatangan Shelize.
'semoga kamu selalu diberi keberkahan anakKu' gumam Ron
...----------------...
__ADS_1
...BYE...
...----------------...