
Baiklah, aku akui, aku memang sudah menyukai Rina sejak lama," ungkap Ricko.
Ayra yang mendengar pengakuan keluar dari mulut Ricko secara langsung tentu saja merasa sangat senang. Dia segera berbalik dan menghadap ke arah kakak sepupunya itu. "Benarkah? Sudah sejak lama? Memangnya sejak kapan Kak Ricko suka padanya?" tanya penasaran.
"2 Tahun lalu," jawab Ricko.
Ricko pun kemudian menceritakan jika dia mulai tertarik pada Rina saat dia baru pertama kali melihat wanita itu. Tepatnya saat dia tanpa sengaja melihat Rina menolong seseorang di dekat lampu merah. Sejak saat itu Ricko menjadi sering melihat Rina di tempat umum. Salah satunya saat mereka sama-sama berbelanja bahan kebutuhan pokok rumah tangga di super market.
Namun sayangnya, saat Ricko menyadari bahwa dirinya sedang jatuh cinta pada wanita yang bahkan belum dia ketahui namanya, Rina malah muncul sebagai salah satu pasiennya di rumah sakit. Hal itu membuatnya cukup terkejut. Setelah menduda selama 5 tahun, Ricko akhirnya bisa jatuh cinta pada seorang wanita, tapi tanpa dia sangka wanita yang dia sukai adalah istri orang. Setelah mengetahui sedikit fakta tentang Rina, Ricko akhirnya merasa galau. Mau melupakan tapi rasanya sangat sulit. Wajah Rina yang baru saja dia lihat dari jarak dekat terus terbayang di pikirannya.
__ADS_1
Waktu itu, setelah tahu bahwa Rina ternyata sudah memiliki suami, Ricko mencoba untuk membuang perasaan sukanya itu jauh-jauh. Dia tidak mungkin menyukai istri orang, apalagi yang sedang dalam kondisi mengandung. Dia masih memiliki akal sehat untuk tidak melakukan hal tidak terpuji tersebut, sesuka dan setertarik apa pun Ricko pada istri orang, dia tetap harus berusaha keras untuk melupakannya.
Namun, hanya berselang beberapa hari setelah Rina datang memeriksakan kandungannya waktu itu, Rina tiba-tiba saja dilarikan ke rumah sakit karena mengalami keguguran. Saat itu Ricko akhirnya mengetahui banyak fakta mengejutkan tentang keadaan rumah tangga Rina yang sebenarnya sangat memprihatinkan. Semua itu dia ketahui dari bu Marwah, bahwa Rina sebenarnya adalah tulang punggung keluarga, dan kerap kali mengalami KDRT dalam rumah tangganya, hingga akhirnya kehilangan calon bayinya.
"Ayra, bisakah kamu membantuku untuk mendekatinya?" Ricko menatap Ayra dengan penuh harap. Berharap adik sepupunya itu tidak akan menolak permintaannya.
"Tapi apa?" tanya Ricko. Dia melihat ada keraguan yang tersirat pada wajah adik sepupunya tersebut.
"Aku tidak begitu yakin bahwa ini akan mudah. Setelah resmi bercerai dengan mantan suaminya, Rina pernah berkata padaku, bahwa dia tidak ingin lagi menjalin hubungan dengan pria mana pun, dia hanya ingin fokus membesarkan dan membahagiakan Erika saja."
__ADS_1
"Apa ini ada kaitannya dengan masa lalunya?"
Ayra mengangguk. "Ya. Dia takut, saat memulainya kembali, dia akan menemukan pria yang sama seperti mantan suaminya."
"Jika hanya seperti itu masalahnya, aku bisa meyakinkan dia bahwa aku berbeda," kata Ricko.
"Tidak semudah itu, Kak. Kak Ricko harus memberikan bukti berupa tindakan, bukan hanya sekedar kata-kata." Ayra menupuk pundak kakak sepupunya. "Berjuanglah, Kak. Aku akan selalu mensupportmu dari belakang. Aku kembali ke mejaku dulu ya. Kita bicarakan ini lagi lain kali," kata Ayra yang mendapat anggukan dari Ricko.
B e r s a m b u n g ...
__ADS_1