janda ting-ting, istri dari anak SMA

janda ting-ting, istri dari anak SMA
jebakan Batman


__ADS_3

Ira dan Bowo kini berada direstoran milik crish. keduanya tak ada yang mengetahui hal itu.


mereka sedang makan siang bersama untuk merencanakan sesuatu untuk menghancurkan rumahtangga crish dan Dania.


crish yang sedang memantau cctv restoran dari ponselnya pun tersenyum kala mendengar ucapan keduanya.


"kamu mau balikan sama Dania kan? begitu juga aku yang menginginkan crish kembali. aku membutuhkan banyak biaya untuk anakku kelak. aku pikir crish akan sangat sanggup membiayai hidup kami karena dia sekarang jadi lebih kaya Daris sebelumnya." ucap Ira sembari menikmati makanannya.


"terus apa rencananya? aku juga ingin sekali mendapat modal dari Dania supaya aku bisa membuka bengkel lagi. bengkel lama harus ku jual demi mengikuti gaya hidup Sella yang boros".


"hmm begini saja, aku akan mencoba menulis surat yang intinya meminta crish datang ke sebuah hotel. dengan penulis Dania aja. begitu juga Dania. nanti kalau mereka sudah berada dikamar yang kita pesan. kita sebelumnya harus sudah menyiapkan minuman dengan campuran obat perangsang didalamnya. setelah dirasa mereka bereaksi, baru kita masuk. seolah kan memang kita sama-sama menginginkan itu". Ira yang ahli dalam jebak menjebak sangat lancar dalam merencanakan sesuatu itu.


dulu saat bersama guru yang ketahuan sedang berbuat tak senonoh dengannya pun ia jebak. demi apa? demi mendapat nilai yang bagus. dengan ancaman ia akan memberikan bukti kelakuan mereka pada istri pak guru itu. sangat sangat sangat luar biasa idenya.


...


"kenapa senyum-senyum mas?" tanya Dania kepada crish.


"sini sayang. mas mau tunjukin sesuatu." crish menarik lengan Dania hingga terduduk di pangkuannya.


"lihatlah rencana yang akan dibuat oleh mantan kesayanganmu itu". ucap crish mengejek.


"iyyuuuwww, emang Ira gak tau apa mas itu restoran punya mas! bisa-bisanya temu janji ngebahas jebakan Batman ditempat yang mau dijebak. kan ujungnya nanti kejebak sendiri". ucap Dania yang sedang mengemil merica.


beberapa waktu terakhir ini memnag Dania rasanya sangat menyukai rasa bumbu dapur itu. merica yang bulat kecoklatan itu ia makan hingga habis.


ngidam? ah, ntahlah. author belum mikir kesana. masih fokus ke jebakan Batman dulu, heheh.

__ADS_1


"ide bagus sayang. nanti kita masuk kedalam kamar hotel yang telah mereka sediakan. terus berpura-pura meminum minumannya dan bereaksi layaknya hmmmm begitulah ya. kamu pasti paham. heheh". crish menyesap kuat ceruk leher Dinda hingga meninggalkan jejak merah keunguan.


"isss apa sih mas. merah ni. malu tau diliat orang". ucap Dania kesal.


"kan pake jilbab sayang gak akan keliatan juga. haus aku sayang. pengen minum susu deh kayaknya". Dania yang tak memaknai dengan benar ucapan suaminya pun ingin beranjak pergi.


"ya udah turunin aku. aku buatin susu dulu". jawab Dania dengan polosnya.


"ckk, bukan susu itu. tapi.... ini dan ini. hehehe." Dania mengikuti arah tunjuk jari crish.


bugh, "dasar mesum. kamu bukan bayi ya mas. jadi gak perlu nyusu." pukul Dania pada lengan crish.


"aku kan masih kecil, sayang. kan kamu yang udah kakak-kakak. ya ya ya. liat tu Joni Joni yes papa rating mommy yes papa. udah gak tahan ni sayang. gak kasian apa sih sama suami sendiri. pahala tau". rengek crish menunjukkan Joni nya yang Tegak sempurna dibalik celana pendek putih nya.


"hmmm. Joni Joni, maafin mama ya. mama sedang datang bulan jadi kamu minta diurus dengan papa aja yaa.. bye". dania melenggang keluar kamar.


"Dania! awas kamu ya bohongin aku" teriak crish yang baru paham akan kelicikan Dania yang memang badmood melakukannya.


.......


disisi lain, kedua manusia setengah biawak itu memulai aksinya dengan mengirim surat untuk Dania dan crish.


"Dania sayang, aku menunggumu untuk datang ke hotel w no.9. dari suamimu crish".


"crish, aku ingin memberikan kejutan untukmu. temui aku di hotel w no.10 ya. dari Dania".


begitu isi surat keduanya. Dania dan crish yang melihatnya pun terkekeh.

__ADS_1


"ayo jalan sayang". ucap crish yang akan mengikuti permainan Ira dan Bowo.


kini keduanya telah masuk ke kamar masing-masing. mereka sadar bahwa ada orang dibalik tirai kamar. mereka Bowo dan Dania yang mengintai.


"haus banget lagi ni. untung ada minuman. minum ah" ucap Dania keras. supaya Bowo mendengarnya. ia menumpahkan setengah minumannya kebawah meja.dan sisanya di letak kembali dimeja.


begitu juga dengan crish. seolah obat perangsang yang di berikan bereaksi, mereka bergumam tak jelas yang mana hal ini pun tak beneran terjadi ya.


"Bowo ah panas"


"Ira, aku mencintaimu"


gumam mereka pura-pura meski mereka jijik mendengar ucapan mereka itu.


Bowo yang merasa Dania sudah on pun berjalan mendekat. Dania yang melihat itu memanfaatkan situasi.


"Bowo, kamu kah itu? aku merindukanmu. sini minum bersamaku hingga kita melayang keluar angkasa". Dania menyodorkan minuman itu ke Bowo tanpa adanya penolakan.


"ira, itu kau?. kemana saja kau selama ini? kau tau aku bahkan rela berpura-pura untuk menjadi suami yang baik untuk Dania. sini Ira kau pasti capek dengan perut besar itu. minum ini dulu yuk". crish menyeringai puas.


beberapa menit setelah Bowo dan Ira meminum minuman itu, mereka dibuat gila dengan khayalan tingkat tinggi, dengan segera Dania dan crish keluar.


crish keluar dengan menggendong Ira yang merasa kepanasan dan bergairah. crish membawanya ke kamar Bowo. dan hiyahiyahiyaaaaa terjadilah hal iya-iya itu. Bowo dan Ira masih belum menyadari dengan siapa merek bermain.


mereka yang dibiarkan melakukan di kamar no. 9 itupun melakukannya hingga menjelang pagi.


Dania dan crish menginap d kamar no.10. sayang dong udah dibayar oleh Bowo dan Ira masak mau dibiarin. haha kesempatan bagus kan yaaa.

__ADS_1


__ADS_2