janda ting-ting, istri dari anak SMA

janda ting-ting, istri dari anak SMA
Dania tertusuk


__ADS_3

akhir pekan kali ini digunakan Dania untuk mengajak Raisya pergi berbelanja kebutuhan. karena setelah mendiskusikan pada crish, merkea setuju Raisya kan mengenakan niqab.


"kita belanja keperluan mu dulu ya, setelahnya baru ke butik. adik-adikmu sudah ada disana dengan para mbak. jika ada yang ingin kamu beli bilang pada ibu". ucap Dania yang menggenggam tangan putri sulungnya itu.


"hmm Bu, apa tidak sebaiknya ibu saja yang menjahit gamis simpel untukku? aku juga merasa seragam sekolah tak ada yang menjualnya dengan niqab". ucap raisya menatap Dania.


"seragam sekolahmu telah selesai di design Tante Hanna. ibu yang akan menjahitnya. kali ini kita bukan belanja untuk itu. tapi untuk keperluan mu ketika bepergian atau mungkin ada acara disekolah dan gamis harianmu. carilah warna yang tidak mencolok. untuk gamis-gamismu ketika ada pesta atau acara penting lainnya ibu yang akan menjahitnya untukmu". jawab Dania yang memang ingin memanjakan Raisya.


....


setelah mendapatkan 7 gamis beserta hijab dan niqabnya, Dania dan Raisya pergi keslaah satu cafe di dekat mall itu.


namun saat sedang berjalan menuju cafe, ada 4 pria datang yang dapat ditebak mereka sedang berada dalam pengaruh alkohol.


"hai nona manis. ikut Abang yuk. kita happy happy". ucap salah seorang preman itu mencolek dagu Raisya.


Raisya sontak mundur kearah belakang tubuh Dania untuk berlindung.


"jangan ganggu kami, pergi!". teriak Dania


"hahah jangan takut sayang. ayolah bersenang-senang dengan kami. kami tidak akan menyakiti kalian kecuali kalian menolak kami". ucap preman itu mencengkram lengan Dania dan menarik paksa Raisya.


banyak orang yang melihat tapi tidak satupun yang berani mendekat karena mereka tahu preman itu sangat berbahaya dengan membawa senjata tajam kemanapun.


"tolong. tolong ". teriak Dania


"ibu, aku takut Bu. ya Allah ayaahh tolong kami ayah". Raisya terisak takut


"tenang sayang, bismillah kita dorong mereka sebelum mereka memasukkan kita dalam mobil butut itu. berlarilah cari perlindungan kala kau bisa menjauh". ucap Dania mengkode Raisya berbisik.


dalam hitungan ketiga, Raisya menggigit kuat tangan preman yang menyeretnya. ia berlari sekuat mungkin. Dania pun menendang kaki preman yang mencengkeramnya. namun sayang ia tertangkap kembali. karena memberontak, preman itupun melayangkan pisau yang ada dibalik kemejanya ke arah perut Dania hingga Dania kehilangan banyak darah.


Raisya yang masih bisa melihat hal itu berhenti, ia menangis sejadi-jadinya dan kembali mendekat pada Dania. sedangkan preman-preman itu sudah pergi meninggalkan Dania yang terkapar.

__ADS_1


"IBU. IBU bangun Bu. ya Allah tolong. apa kalian tak memiliki hati nurani ha, hanya bisanya menonton saja. jika suatu saat keluarga kalian yang mendapat perlakuan seperti ini bagaimana?". Raisya menatap orang-orang yang hanya melihat itu ada beberapa yang memvideokan hal itu juga.


"ayah, ya aku harus telepon ayah. aku tak mau kehilangan keluargaku lagi". ucap raisya


...


"halo sayang. assalamualaikum ". ucap salam dari crish.


"hiks hiks ayah tolong ibu yah. hiks hiks ibu berdarah. hiks ibu ditusuk preman yang mengganggu kami yah. tolong kesini. ibu pingsan, banyak darah keluar dari perutnya yah." tangisan Raisya terdengar sangat memilukan.


"apa? bagaimana bisa? coba kau perhatikan sekitar apa kau melihat paman shadow mu? ayah akan segera kesana. edarkan pandanganmu pada paman shadow atau paman jitu". ucap crish cemas


"paman shadow berlari kesini ayah, paman jitu tak terlihat". ucap raisya


crish mematikan sambungan teleponnya.


"pamaaan!! tolong ibu paman". ucap raisya pada shadow.


...


"Bu, bangun Bu. ibu jangan tinggalkan Raisya Bu. Raisya tidak memiliki siapapun lagi Bu. hiks hiks". Raisya terus menangis mencoba membuat dania tetap berjaga meski setengah sadar.


"halo, kau dimana? apa kau berhasil menangkapnya?". tanya shadow dalam panggilan yang mungkin terhubung pada paman penembak jitu.


karena sayangnya crish pada keluarganya itu, ia rela menghabiskan banyak uang untuk menyewa orang-orang yang handal dalam bidangnya. termasuk pengawal bayangan dan penembak jitu itu.


"baiklah, aku akan segera kesana. aku akan membawa nyonya ke rumahsakit terlebih dahulu." ucap shadow


"bagaimana paman? apa paman jitu berhasil menangkap orang jahat itu?". tanya Raisya yang masih terisak


"iya nona. dia berhasil menangkapnya". jawab shadow yang melihat kekhawatiran pada nona mudanya itu.


"Alhamdulillah. aku sendiri yang akan memberi mereka pelajaran. lihat saja jika sesuatu yang buruk terjadi pada ibu.". ujar Raisya dengan nada kebencian.

__ADS_1


.......


Dania kini menjalani perawatan. untungnya luka tusukan tak sampai mengenai organ vital Dania. hingga dalam beberapa hari kedepan Dania akan bisa membaik dengan cepat.


"bagaimana bisa ini terjadi? kemana kau?" crish tersulut emosi melihat istri kesayangannya terbaring lemah.


"ampun tuan. saya sedang berada di toilet saat itu. saya hanya meninggalkan pengawasan kurang dari 10 menit saja." ucap shadow ketakutan melihat tatapan bosnya itu.


"mana jitu?" tanya Crish


"dia sedang berada dalam perjalanan, tuan. ia akan membawa preman-preman itu ke gudang mansion. nona muda mengatakan ia sendiri yang akan memberi pelajaran" ucap shadow.


crish melihat Raisya tertidur ditepi ranjang dania dengan tangannya menggenggam erat Dania.


sedih, terpukul, takut kehilangan pasti dirasakan Raisya saat ini. bisa jadi akan menimbulkan trauma untuknya.


"bawa rekaman cctv yang berada didekat tempat kejadian. kau kembali ke gudang. istirahatlah dulu. katakan juga pada jitu". ucap crish.


meskipun ia terlihat menakutkan tapi crish yang memiliki hati bak pangeran pun tetap memanusiakan manusia.


....


tuuut


"halo kak. ada apa? aku sedang banyak pengunjung" tanya Bagas yang sedang sibuk dibengkelnya.


"Dania ditusuk preman saat belanja Dengan Raisya". jawab crish


"apa!!!! bagaimana bisa shadow lengah? tidak becus. bagaimana keadaan kak Dania? bagaimana pula dengan gadisku?". tanya Bagas membrondong semua pertanyaan.


"ckk kau ini. siapa yang kau sebut gadismu? kesini lah kau. bawakan makanan untukku dan Raisya. bawa juga pakaian untuk Raisya ganti. gamis dan hijabnya terkena darah Dania. ia sedang tertidur sekarang". perintah crish di iyakan oleh Bagas.


segera ia meninggalkan bengkelnya dan membeli makanan serta pakaian untuk raisya

__ADS_1


__ADS_2