
beberapa hari mereka menghabiskan waktu untuk honeymoon tentunya tak luput dari hal yang iya-iya.
kini mereka sudah kembali ke mansion.
"yuhu,,, akhirnya sampe juga. capek banget." ucap Hanna sembari menghempaskan bokongnya ke sofa diruang keluarga.
"alay lu kak. padahal di pesawat juga lu nya tidur mulu". jawab crish
"diem. anak kecil jangan berisik. nona muda yang cantik jelita mau lanjut merem" jawab Hanna sembari menutup matanya.
Abraham yang melihatnya pun hanya geleng-geleng kepala.
"sayang, kita masak spaghetti yuk. kok kayaknya mas pengen banget." ucap crish kepada Dania yang sibuk memisahkan oleh-oleh untuk keluarga.
"ya udah yuk mas, kebetulan udah lapar juga ni. kayaknya enak kalo ditambah dengan telur yang direbus 1 menitan deh mas". Dania membayangkan makanannya itu begitu nikmat.
"bukannya kamu gak suka telur sayang? kok mau pake telur? ntar udah jadi gak dimakan lagi". ucap crish heran karena tidak biasanya Dania menginginkan makan telur.
"ntah, pengen aja mas. gak boleh apa". Dania memanyunkan bibirnya
.....
acara masak memasak pun selesai. Dania memanggil Abraham dan Hanna yang istirahat diruang keluarga.
"bang, ayo makan. udah masak banyak ni ya kali di biarin aja makanannya".
__ADS_1
"oke dek. ayo". ajak Abraham menggandeng tangan Hanna
para istri telah melayani suami mengambilkan makanannya. kini giliran Dania yang ingin mengambil spaghetti telur yang ia buat tadi. saat hendak menyuapkan kedalam mulutnya tiba-tiba saja dia merasa mual.
"huek, huek. iyuh makanan apa ini. huek" ia berlari cepat untuk memuntahkan isi perutnya ke kamar mandi.
crish yang melihat hal itupun menyusul Dania, khawatir akan terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan.
"sayang, kamu gapapa kan? kamu masuk angin?" crish memijit pelat belakang leher Dania.
"gak tau ni mas. mual banget liat makanan itu tadi. hi geli lihatnya." Dania bergidik ngeri.
"tadi kan udah mas bilang sayang. ya udah kita cari makanan lain aja ya". ajak crish
"mas aku pengen pelihara kodok bangkong dong mas. kayaknya lucu gembul gitu". pinta Dania menggoyangkan lengan crish.
....
"heh Dugong. lu apakan sahabat gue ha. kok dia cemberut gitu?". tanya Hanna yang melihat Dania cemberut dan berkaca-kaca.
"huaaaaaa huaaaaa. hiks. huaaaaa.abaaaangggg. huaaaaa". Dania nangis memanggil Abraham yang Abraham sendiri gak tau kenapa.
"loh loh kenapa dek? heh, kenapa nangis kuat kayak bocah gak dikasih permen gitu". tanya Abraham kebingungan.
"huaaaa.. mama hiks hiks mas crish gak bolehin aku pelihara kodok bangkong bang. hua hua bilangin sama Abah sama umi bang. hiks hiks hua". Dania menangis semakin kencang membuat yang ada dimeja makan kebingungan menatap crish.
__ADS_1
"apa? gak usah liat gue kek gitu. kayak maling gue lu liatin kek gitu. ya kali gue izinin dia buat pelihara kodok. udah bagus dia pelihara anak ayam no sampe 100 bijik. masih juga mau yang aneh-aneh". ucap crish risih ditatap seperti ketahuan mencuri oleh abraham dan Hanna.
"hmmm nia. kamu kapan terakhir menstruasi?" tanya Hanna curiga akan sesuatu.
"hiks hiks. gak tau. lupa. ada mungkin 2 bulan lalu. huaaaaa aku mau kodok Hanna. ayo beli". Dania masih menangis menginginkan kodok bangkong untuk dipelihara.
"fix sih ini janda ting-ting yang udah gak ting-ting lagi hamil cebong. hore aku bakal jadi tante hihi onti bohay kali aku mah ya. bang, Abang kayaknya bakalan jadi paman deh". ucap Hanna menerka dugaannya tak meleset.
"maksud kamu dek? nia hamil beneran?" tanya abraham terbata.
"kayaknya sih iya. liat aja ngidamnya pengen kodok bangkong. harus diturutin itu, kata orang kalo gak diturutin bakal ileran anaknya". jelas Hanna pada Abraham.
crish yang mendengar ucapan hanna langsung lompat dari kursinya dan berlari kearah belakang mansion. disana terdapat sawah padi milik crish. dengan cekatan crish melompat mengikuti lompatan kodok yang ia lihat. meskipun ia tak tahu mana yang kodok bangkong, ia tetap menangkapnya dengan tangannya sendiri.
crish berhasil menangkap 5 kodok dari area sawah. ia dengan pakaian yang penuh lumpur pun berlari masuk ke mansion.
"sayang. liat apa yang aku bawa." crish menunjukkan sebuah kandang burung yang kini ditinggali oleh kelima kodok itu.
"hahahaha. lu lari kek lagi kebelet bab cuma buat nangkap tu kodok crish?" tanya Abraham mengejeknya.
"ini perjuangan namanya. ya kali bapak mamaknya cakep terus anaknya lahir ileran. mending adopsi kodok gue" ucap crish
"makasih mas. ye ye. kamu mandi ya mas, sekalian mandiin kodoknya. aku mau ke atas dulu bikinin baju kodoknya". Dania melesat secepat kilat.
Hanna, Abraham, dan crish bengong melihat Dania yang ingin membuat baju untuk kodok.
__ADS_1
"telepon umi dan Abah. juga mama dan papa. suruh kesini sekarang. mungkin Dania sudah mulai gila karena honeymoon kemarin yang gak ada yang bener bukan karena ngidam lagi hamil". ucap Abraham.
"enak aja lu bilang binik gue gila. tapi emang sifatnya sekarang kek hampir-hampir sinting sih. hahahah" crish tertawa mengingat tingkah Dania.