
semua keluarga kini telah kumpul ke mansion untuk melihat kondisi Dania. ia yang sedang berlari-lari menangkap kodok yang melompat pun terlihat begitu gembira.
kodok yang ditangkap crish tadi telah dipakaikan baju oleh Dania. ia kini bermain bersama kelima kodok yang ingin mencari jalan keluar itu.
orangtua yang melihat Dania dengan tingkah seperti itu hanya geleng kepala.
tak lama kemudian crish turun untuk mengajak Dania ke dokter kandungan untuk memastikan ia hamil atau mulai gila. hehe
sesampainya di rumahsakit. mereka menunggu giliran untuk cek kandungan.
tak lama datang dua orang yang sangat Dania kenali.
"hai. ketemu lagi kita". ucap Dania kearah Bowo dan Ira dengan tersenyum.
"kalian ngapain?" tanya Ira.
"mau beli sate. ya mau cek kandungan lah". ucap crish
"harusnya aku yang disana dampingi mu dan bukan dia. harusnya aku yang kau cinta. dan bukan dia". Bowo malah bernyanyi kala mendengar ucapan crish
"nyesel kagak tu. hahaha. mana bohay lagi binik gue. ganas banget lagi kalo soal yang iya-iya. mukanya aja polos tapi goyangannya melebihi goyang ngebor mbak Inul Daratista". ucap crish memanas-manasi Bowo.
Bowo hanya diam memandangi keduanya. ada rasa penyesalan dalam dirinya namun semua sudah terlambat.
....
__ADS_1
Dania dan crish giliran masuk untuk mengecek kandungannya.
"ini lihat baik-baik ya pak, Bu. yang kecil ini janinnya. belum terbentuk sempurna ya. usia kandungannya jalan 7minggu ya. hmm sebentar. saya cek kembali. wah selamat bapak, ibu. ini ada 3 calon janin ya. itu artinya bayi kalian kembar 3. ini, ini, dan ini". jelas dokter itu sembari menunjuk letak janin yang masih terlihat sangat kecil.
" apa!!! 3?". ucap keduanya serempak.
"iya pak Bu. saya sarankan jangan iya-iya terlalu sering ya. setidaknya seminggu sekali atau sebulan sekali. ah. terserah kuatnya bapak lah berapa lama menunda.". ucap dokter itu dan diangguki crish.
"assalamualaikum. halo semua. Dania yang cantik menggiurkan udah pulang". ucap Dania yang sangat bahagia atas kehamilannya.
"waalaikumsalam. seneng bener, dek". ucap Abraham
"iya dong. masak mau punya bayi 3 gak seneng. sekali goyang, 3 panggung tumbang. hahahaha". jawab Dania asal.
"3!!!!!". ucap serempak semua keluarga yang ada diruang itu.
"Alhamdulillah". semua menjawab rasa syukur itu.
Dania kini banyak menghabiskan waktu di rumah saja. sesekali dia datang ke butik. crish mencarikan Dania karyawan sehingga Dania bisa fokus pada kehamilannya.
"mas, aku mau bunga dong". ucap Dania
"bunga apa sayang?" tanya Crish
"aku mau tanam bunga bangkai, mas. tapi maunya bang Abraham yang cari. terus kak Hanna harus cari bunga kantung semar nya. pasti bagus banget itu". Dania mengidam ini hal-hal yang aneh yang dimintanya.
__ADS_1
"haha. aku telpon mereka dulu ya.". crish menelpon Abraham dan hanna untuk datang ke apartemen crish.
"ada apa? apa kamu sakit dek? ngapain nyuruh buru-buru kesini". tanya Abraham khawatir.
"hmmm. anu bang. hmm. aduh gimana bilangnya ini". ucap crish bingung. pasti Abang dan kakaknya gak akan mau menuruti keinginan Dania.
"anu anu, apa sih? buruan. kalo gak Abang pulang ni". jawab Abraham kesal
"ck. biar aku aja yang ngomong. Abang dan kakak yang tampan dan cantik rupawan. aku mau Abang Carikan aku bunga bangkai ya. terus Kakak Carikan aku bunga kantung Semar. bunga hidup ya, aku mau nanam itu. hehe" Dania cengengesan. sedangkan dua korbannya menganga mendengar permintaan Dania.
"big no!!!!" ucap keduanya.
"huaaaaa. hiks hiks. kalian jahat. huaaaaaa" Dania menangis membuang cemilan Yang sedari tadi ia makan.
"udahlah bang, kak. cari aja napa. mau kali loh punya ponakan ileran". ucap crish agar keduanya mau.
"apa untungnya buat kita? susah juga nyarinya dimana." ucap Abraham santai karena bukan anaknya yang ileran pikirnya.
"oke, gue kasih Lo mobil sport terbaru kalo bisa bawa bunga bangkai sama kantung semar nya kesini hidup-hidup". tawar crish.
"oke!". jawab Hanna langsung
"Ih apa sih kamu dek. mau nyari dimana coba?" Abraham terkejut saat Hanna langsung mengiyakan itu.
"udah ayo cari. lebih cepat lebih bagus. biar bisa naik mobil baru lagi". jawab Hanna.
__ADS_1
keduanya pamit pergi ntah kemana untuk mencari kedua bunga yang diinginkan dania.