
Galuh menggeliat saat merasakan sinar matahari kena wajahnya, membuat Galuh merasa silau sekali, Galuh melihat laki laki yang disebelahnya, membuat Galuh memandangi wajah tampannya Ibrahim.
" Kamu ganteng, baik, dan kaya. tapi disayang kan sekali kamu tidak mendapatkan kebahagiaan yang seharusnya kamu dapatkan dari isteri kamu. aku tidak akan melepas kamu begitu saja, setelah kamu melakukan olahraga senam tadi malam, cukup lama dan aku selalu turutin keinginan kamu, dan kamu adalah kesempatan aku untuk hidup enak selama di Jakarta." Batin Galuh senyum bahagia, siapa sangka merantau ke Jakarta, menjadi kesempatan untuk Galuh bisa memperkaya diri sendiri selama tinggal di Jakarta.
" Selamat pagi cinta, hayo bangun sayang sudah pagi, mau aku masakin apa sayang?" Tanya Galuh dengan manja, Galuh peluh Ibrahim yang masih tidur nyenyak.
" Pagi juga cinta, tidak usah masak lah, kita lanjutin yang semalam yuk, setelah selesai baru kamu masak yah." Ucap Ibrahim yang ingin mendapatkan vitamin sebelum menjalani aktivitas pagi ini.
" Tentu boleh sayang" Lanjut Galuh senyum semanis mungkin
Ibrahim perlahan menggerakkan pinggangnya, membuat Galuh merasa melayang dan mengeluarkan suara suara merdunya membuat Ibrahim bahagia mendengarnya.
__ADS_1
" Aaahhh, Olahraga pagi yang luar biasa sayang. aaaaahhh" Desa han Galuh sambil peluk Ibrahim.
" Yah dong sayang, supaya semakin semangat beraktivitas pagi ini sayang. supaya senyum senyum terus sepanjang hari." Ucap Ibrahim semakin semangat gerakan pinggangnya dan naik naik kepuncak gunung.
" Serius sayang, aaahhh berarti aku akan senyum sepanjang hari ini sayang.aaahhh" Desa han Galuh, yang tidak yakin dengan ucapannya Ibrahim
" Serius sayang, nanti juga akan merasakan senyum bahagia sepanjang hari ini sayang. sensasi yang luar biasa sayang." Lanjut Ibrahim semakin semangat, Ibrahim mencium wajahnya Galuh. membuat Galuh semakin mengeluarkan suara merdunya
Dilain sisi, Boby lupa kemarin minta nomor handphone nya Galuh, untuk diajak latihan sebelum jam makan siang.
" Biarin saja deh, sedatengnya Galuh saja, pasti sekarang Galuh bersama pak Ibrahim deh. sekarang lebih baik bersihin gitar dulu sebelum nanti dipakai." Ucap Boby yang sudah bisa tebak, kemana Galuh berada sekarang.
__ADS_1
Boby langsung membersihkan gitarnya dan cek kondisi gitarnya, supaya penampilan nanti tidak ada kesalahan karena gitar.
Dilain sisi, Ibrahim melihat Galuh masak dengan santai dan tidak membuat dapur berantakan, membuat Ibrahim bangga melihatnya.
" Sayang, kamu bisa masak juga yah ternyata. berarti ini masakan pertama kamu yang aku nikmati dong?" Tanya Ibrahim memperhatikan cara Galuh masak
" Yah sayang, aku akan berusaha masak untuk kamu, supaya aku bisa bikin kamu kenyang dan bikin kamu selalu sehat dengan masakan aku." Ucap Galuh berharap masakannya enak, karena Galuh akan melakukan apapun demi mendapatkan pujian dari Ibrahim dan selalu betah disampingnya Galuh.
" Terimakasih yah, aku akan betah selalu kesini, untuk sarapan bersama kamu dan olahraga pastinya. oh yah soal apatermen ini kamu tidak usah takut, karena apartemen ini dibeli secara tunai jadi tidak ada cicilan pembayaran sama sekali. jadi aman untuk kamu tempati." Lanjut Ibrahim yang tidak ingin membuat Galuh repot karena harus bayar cicilan apatermennya Haikal
" Alhamdulillah sekali sayang, hayo kita makan dan silahkan dinikmati masakan perdana aku sayang, semoga cocok yah dengan selera kamu." Lanjut Galuh langsung memberikan masakannya ke Ibrahim, supaya bisa dinikmati sebelum berangkat ke cafe.
__ADS_1