JARI KELINGKING UNTUK SETIA

JARI KELINGKING UNTUK SETIA
Wow belanja gratis dan banyak lagi


__ADS_3

Setelah makan, Ibrahim ngajak Galuh belanja kebutuhannya Galuh, tentunya Galuh menerima dengan senang hati.


" Kamu juga beli hanphone baru yah, kamu buang saja hanphone jelek kamu dan ganti dengan hanphone baru" Ucap Ibrahim ingin melihat Galuh memakai barang baru.


" Iyah sayang, aku akan buang hanphone ini, dan beli hanphone baru juga." Ucap Galuh bahagia sekali, tidak pernah bermimpi punya hanphone baru


" Yah sudah yuk, kita ke mall, kamu beli make-up, tas, baju, perhiasan, dan hanphone yah. hari ini aku manjaan kamu apapun pilihan kamu akan aku belikan" Lanjut Ibrahim yang tidak masalah mengeluarkan uang banyak, demi memanjaakan Galuh hari ini dan merubah penampilan Galuh


" Dengan senang hati sayang" Lanjut Galuh bahagia, karena keinginan memiliki barang mewah bener bener terwujud, membuat Galuh bahagia bisa menjadi simpanannya Ibrahim


Galuh merapihkan tas makeup nya dan ikut Ibrahim untuk pergi ke mall, belanja banyak karena hari ini akan dibayarin oleh Ibrahim.


Dilain sisi Haikal melihat ruangannya Ibrahim masih kosong, membuat Haikal kembali ke ruangannya walaupun kesel, karena Ibrahim belum datang.


" Apa mereka belanja yah? Secara kan Galuh baru kemarin datang ke Jakarta, enaknya Ibrahim mendapatkan original, pasti bahagia dan bangga dia apa lagi Galuh dengan senang hati diajak olahraga senam bersama Ibrahim." Ucap Haikal sudah menduga apa yang dilakukan Ibrahim hari ini, Haikal langsung lanjutin pekerjaannya, dari pada iri dengan Ibrahim yang beruntung.


Dilain sisi, Galuh senyum bahagia melihat baju pilihannya Ibrahim, terlihat seksi dan feminim membuat Galuh setuju dengan baju pilihannya Ibrahim.


" Aku suka semuanya sayang, setelah ini belanja apa lagi kita?" Tanya Galuh bahagia, mendapat kan baju baru yang bagus bagus dari Ibrahim


" Setelah ini kita beli sandal, tas, perhiasan, dan handphone sayang. Supaya penampilan kamu semakin cantik dengan barang barang yang aku belikan sayang. Oh yah apa kamu mau ke salon? Mulai hari ini kamu ke salon yah sayang, supaya kulit kamu semakin putih dan bersih, aku suka lihatnya." Ucap Ibrahim yang ingin membuat Galuh terlihat lebih bersih dan enak dilihat, setelah melakukan perawatan kulit setiap hari.

__ADS_1


" Tentu mau dong sayang, aku dari dulu ingin sekali masuk ke dalam salon, menikmati perawatan kulit dan wajah." Lanjut Galuh bahagia sekali, karena dikasih kesempatan untuk ke salon oleh Ibrahim


" Setiap kamu mau ke salon, bilang saja ke aku yah, pasti aku turutin oh yah apa kamu punya rekening?" Tanya Ibrahim, ikut bahagia melihat senyum manis yang terpancar dari wajahnya Galuh.


" Mana ada sayang, aku kan bukan orang punya seperti kamu, mana bisa nabung sayang, ada uang juga buat makan jadi mana bisa punya tabungan." Lanjut Galuh sedih, karena sampai sekarang tidak punya tabungan sama sekali.


" Yah sudah setelah dari sini, kita langsung ke bank untuk kamu buka rekening yah, akan aku kasih uang tunai untukĀ  kamu uangnya, supaya kamu bisa merasakan punya tabungan sendiri oke." Lanjut Ibrahim yang ingin Galuh punya uang sendiri, takut nya disaat Galuh butuh uang tapi lagi jauh dari Ibrahim


"Aku mau sayang, mau sekali punya tabungan." Lanjut Galuh bahagia, karena Ibrahim tidak main main memberikan apapun untuk Galuh termasuk membukakan tabungan


Ibrahim ngajak Galuh untuk melanjutkan belanjanya, membuat Galuh semakin merasa bahagia, karena hari ini hari hoki untuk Galuh. Bagaimana tidak Ibrahim membelikan banyak barang untuk Galuh dan akan membukakan rekening untuk Galuh, supaya Galuh butuh uang tidak merasa pusing menunggu waktu gajian.


Dilain sisi, Boby melihat lagu lagu yang akan dibawakan saat manggung nanti, sambil melihat handphone nya berharap Galuh datang tepat waktu.


Boby akhirnya latihan sendiri tanpa ada Galuh sama sekali, dari pada kesel terlalu lama nungguin Galuh datang ke cafe, demi mengurangi rasa kesel bisa bisa merusak fokusnya Boby selama latihan.


Dilain sisi, Galuh ambil kesempatan untuk beli handphone paling bagus dan paling mahal mumpung ada yang beliin handphone baru, Galuh pura pura tidak enak dengan handphone pilihannya sendiri, membuat Ibrahim tidak merasa keberatan sama sekali dengan pilihannya Galuh.


" Seriusan sayang, mau beli handphone ini mahal loh? Walaupun aku suka modelnya tidak jadi ah" Ucap Galuh pura pura merasa tidak enak, merasa seenaknya memilih handphone paling mahal


" Sudah ambil saja sayang, tidak masalah kok dengan harganya sayang,itu kan pilihan kamu Masa sih tidak jadi dan aku tidak ingin melihat kamu menyesal cuman karena harganya saja sayang." Ucap Ibrahim merasa tidak keberatan dengan harga handphone pilihannya Galuh

__ADS_1


" Serius sayang? Terimakasih yah sayang, sudah memikirkan aku menyesal jika tidak jadi pilih handphone ini?"Tanya Galuh bahagia,.karena rencananya berhasil, kapan lagi memiliki handphone bagus apa lagi ada yang bayarin


" Ambil lah sayang" Lanjut Ibrahim yakini Galuh, untuk tetep ambil handphone pilihannya


Galuh langsung peluk Ibrahim sebentar saking bahagianya, dan langsung bilang ke pemilik counter handphone untuk beli handphone pilihannya. Ibrahim ikut bahagia melihat Galuh senyum melihat handphone pilihannya jadi di beliin oleh Ibrahim.


Dilain sisi, Haikal mendapatkan laporan dari Boby jika sampai sekarang Galuh belum sampai di cafe sama sekali, membuat Haikal sedikit kesel di hari kedua kerja tapi Galuh datang terlambat, tapi Galuh datang terlambat karena diajak jalan jalan oleh Ibrahim.


" Tunggu saja di studio musik yah, saya akan telefon Galuh supaya tidak terlalu lama datangnya yah." Ucap Haikal berusaha santai, dan tidak ingin terlalu banyak komentar, dari pada akan menimbulkan salah faham


" Baik pak Haikal, saya permisi dulu kalo begitu pak." Ucap Boby pasrah, yang penting bagi Boby sudah menyampaikan apa yang terjadi sebenarnya ke Haikal, dan Boby langsung jalan keluar dari ruangannya Haikal.


" Astaga Galuh, padahal sudah dikasih tahu kerja jam sepuluh dan pulang jam sepuluh malam, dia kan latihan dulu sebelum manggung bagaimana sih, sudah tidak bisa profesional lagi dia." Ucap Haikal kesel, karena Galuh sudah mulai mengabaikan perintahnya, Haikal mencoba hubungin Galuh, berharap Galuh sudah selesai belanja bersama Ibrahim.


Dilain sisi, Ibrahim merasa bahagia sekali karena Galuh setelah selesai belanja keperluannya, ngajak gulet panas didalam mobil sedang berjalan. Tentunya Ibrahim tidak menolak ajakan Galuh.


" Ternyata sensasinya jauh luar biasa dari bayangan aku sayang" Ucap Galuh merasa bahagia sekali, Galuh pegangan tangannya Ibrahim, dan percaya jika Ibrahim akan menjaganya supaya tidak jatuh.


" Iyah dong sayang, terimakasih yah ngajak sebelum kita sampai di cafe yah." Ucap Ibrahim merasa bahagia sekali, Ibrahim menggerakkan pinggangnya, sambil pegang tangannya Galuh supaya tidak jatuh


" Aaahhhh, Iyah sayang, sebelum sampai di apartemen seperti ini yah, dan di apartemen di lanjut lagi yah. Aaahhhh Ibrahim sayang." Desa Han merdu Galuh didengar oleh Ibrahim, membuat Ibrahim semakin semangat menggerakkan pinggangnya dan naik naik kepuncak gunung.

__ADS_1


Setelah selesai gulet panas, Ibrahim memberikan tissue basah untuk Galuh membuat Galuh menerimanya dan langsung membersihkan badannya. Galuh melihat Ibrahim dengan senyuman manisnya membuat Ibrahim merasa bahagia, karena tidak pernah melihat Galuh cemberut sama sekali.


__ADS_2