JARI KELINGKING UNTUK SETIA

JARI KELINGKING UNTUK SETIA
Alhamdulilah bisa mendapatkan


__ADS_3

Ayah nya Galuh menolak ajakan Eki untuk sarapan, karena tadi sudah sarapan saat baru turun dari motornya sebelum pencarian Galuh dimulai.


" Sekarang Galuh ada dimana dan kerja apa? jika anda tahu dimana keberadaan anak saya?" Tanya Ayah nya Galuh menatap Eki dengan tatapan sulit diartikan


" Baik lah, mari ikutin saya dari belakang." Ucap Eki, Eki sengaja bapak nya Galuh ikutin dari belakang mobilnya, supaya Eki bisa dengan leluasa telfon Ibrahim supaya cepetan ke cafe.


Eki langsung masuk kedalam mobilnya, Eki berusaha hubungin Ibrahim untuk kasih tahu keberadaan orang tuanya Galuh di Jakarta.


" Hallo, kalian ada dimana sekarang?" Tanya Eki saat saluran telefon terhubung

__ADS_1


" Baru mau jalan ada apa?" Tanya Ibrahim diseberang telefon


" Buruan ke Cafe, karena ada orang tuanya Galuh, saat ketemu orang tuanya Galuh, semoga kalian tidak melakukan kesalahan dalam berbicara." Lanjut Eki sambil melihat kaca spion, melihat ayah nya Galuh beneran ikutin Eki


" Orang tuanya Galuh? Kok bisa sih, kenapa harus cepat cepat ke sana? Tanya Ibrahim masih belum mengerti arah pembicaraannya Eki


" Astaga Ibrahim, orang tuanya kan tahunya Galuh kerja kan, dan sekarang Galuh sudah tidak lanjut jadi penyanyi cafe, sekarang kamu fikirin sendiri alasan yang tidak membuat orang tuanya salah faham dengan hubungan kalian, dan kasihan jika tahu apa yang dilakukan Galuh selama ini setiap bersama kamu." Tegas Eki semakin kesal, karena Ibrahim seperti lambat berpikirnya sekali.


Dilain sisi, Galuh baru selesai makeup dan siap siap untuk ikut Ibrahim berangkat ke cafe hari ini.

__ADS_1


" Sudah cantik dan wangi, sudah siap temani calon suami kerja" Ucap Galuh langsung bangun dan siap siap nyusul Ibrahim didepan kamar


Saat Galuh baru keluar dari kamar, Galuh kaget mendengar ucapannya Ibrahim jika bapak nya ada di Jakarta dan sekarang lagi dijalan menuju cafe bersama Eki.


" Astaga, ngapain sih harus ke sini segala, cuman karena belum kasih kabar sama sekali, tidak sabar sama sekali sampai kita datang kesana padahal" Protes Galuh merasa heran, karena orang tuanya sampai datang ke Jakarta untuk apa ribet ribet segala seperti ini.


" Namanya juga orang tua sayang, pasti kwatir anaknya pergi tanpa memberikan kabar sama sekali, kamu tinggal dimana dan kerja dimana, apa lagi kamu pergi selama empat bulan, tanpa ada komunikasi ke mereka, membuat mereka akhirnya memutuskan untuk kesini berdua, aku tidak tahu bagaimana bisa Eki ketemu dengan ayah kamu, yang jelas sekarang ayah kamu lagi dijalan menuju cafe" Ucap Ibrahim yang tidak menyalahkan orang tuanya Galuh ada di Jakarta, tapi justru merasa kasihan harus berjuang mencari Galuh selama tinggal di Jakarta.


" Yah baik lah, kita sekarang ke cafe untuk ketemu orang tua aku, sekalian bahas pernikahan kita sekalian mau kan?" Tanya Galuh yang merasa kebetulan yang sangat menyenangkan, karena bisa secepatnya mendapatkan restu orang tuanya untuk menikah

__ADS_1


" Boleh sayang, aku juga tidak sabar mau meresmikan hubungan kita sayang, yah sudah kita sekarang kesana yah" Lanjut Ibrahim gandeng tangannya Galuh untuk jalan meninggalkan rumahnya Ibrahim


Galuh tidak menyangka jika kedua orang tuanya nyusul Galuh ke Jakarta, yang akhirnya akan mempercepat pernikahannya bersama Ibrahim. walaupun Ibrahim belum resmi bercerai, tapi Galuh yakin jika Ibrahim akan melakukan apapun demi pernikahan tetep terjadi dan dipercepat.


__ADS_2