JARI KELINGKING UNTUK SETIA

JARI KELINGKING UNTUK SETIA
Sudah lama Galuh tidak


__ADS_3

Orang tuanya Galuh bener bener cemas dengan anaknya, karena sampai sekarang tidak memberikan kabar sama sekali selama merantau di kota Jakarta.


" Apa sebaiknya kita ke Jakarta yah pak?" Tanya ibu nya Galuh, mulai cemas karena anaknya sama sekali tidak memberikan kabar sama sekali.


" Mau cari dimana bu? Jakarta itu luas loh bu, sudah lah doakan yang terbaik untuk Galuh saja, selama dia merantau. walaupun tidak memberikan kabar, setidaknya doa terbaik dari kita insya allah bermanfaat untuk anak kita bu" Ucap Bapak nya Galuh, yang sudah pasrah hidupnya Galuh selama di Jakarta, bapak nya Galuh lebih memilih mendoakan ananknya dalam solat dari pada memikirkan yang cuman bisa bikin sedih saja.


" Yah kemana saja lah pak, jika dicari insya allah ketemu pak, dari pada cuman berdiam diri seperti ini, mau sampai kapan dan bikin sedih jadinya pak?" Tanya Ibu nya Galuh, yang sudah tidak sabar menanti yang tidak pasti seprti ini


" Baik lah bu, akan bapak temani ibu mencari Galuh di Jakarta, bapak juga tidak tega membiarkan ibu sendiran selama di Jakarta." Lanjut Bapak nya Galuh pasrah Ikut, dari pada membiarkan istrinya pergi sendiri dan semakin was was.


" Nah begitu dong, yah sudah sekarang kita ambil tabungan kita di bank, untuk bekel kita selama di Jakarta, kita bisa jualan pak, supaya bisa bertahan hidup selama di Jakarta"Lanjut Ibu nya Galuh bahagia, karena akhirnya suaminya pasrah juga dan mau ikut ke Jakarta Demi mencari keberadaa Galuh selama tinggal di Jakarta.


Bapak nya Galuh cuman senyum senyum saja, tanpa protes sama sekali, karena protes pun percuma.


Dilain sisi, Galuh yang sudah merasa kenyang , minta Ibrahim untuk nonton bioskop bersama, karena Galuh baru pertama kalinya mencoba untuk nonton bioskop.


" Boleh sayang, pilih lah film yang bener bener kamu sukai, nanti kita bisa nonton bersama sayang." Ucap Ibrahim yang menyerah kan tontonan yang harus dilihat sesuai pilihannya Galuh.


" Wah asik sekali, bisa menentukan film apa yang ingin aku tonton sayang." Ucap Galuh merasa bahagia sekali, akhirnya Galuh melihat film yang lagi ditayangin sekarang.

__ADS_1


" Aku ingin nonton film romantis sayang, dan duduknya kursi paling belakang yah?" Tanya Galuh melihat Ibrahim yang sibuk makan, dari pada melihat poster


" Boleh sayang" Lanjut Ibrahim langsung keluarkan uang merah beberapa lembar, dan diserahkan ke kassir.


" Baik, film pilihan kalian, ada di pintu tiga, dan tempat duduk paling belakang" Ucap kassir yang mengulang tempat duduk yang diinginkan oleh Galuh.


" Yah betul mba" Lanjut Galuh sengaja, karena Galuh ingin membuat Ibrahim seneng selama nonton film romantis.


Galuh menerima tiket nonton bioskop dan ngajak Ibrahim duduk dikursi diepan pintu tiga, Ibrahim melihat Galuh bukannya belanja justru ajak nonton, Ibrahim merasa lega karena Galuh bukan lah cewek matre, membuat Ibrahim bahagia didekat Galuh karena tidak pernah minta apapun dengan berlebihan.


Dilain sisi, Ibu nya Galuh cek kembali barang barang yang akan dibawa ke Jakarta, ibu yang melihat bapak sudah selesai mengambil uang merasa lega karena bekel untuk ke Jakarta lebih dari cukup.


" Alhamdulilah yah pak, ibu mau pak tinggal di ruko dan jualan buah miliknya pak Gunawan, yang penting niat kita mencari Galuh berjalan dengan lancar pak, dan tanpa ada hambatan sama sekali pak." Ucap Ibu nya Galuh merasa bersyukur, karena mendapatkan bantuan dari tetangganya untuk mencari Galuh, dikasih tempat tinggal dan disuruh jualan buah, tidak masalah bagi orang tuanya Galuh, yang penting mendapatkan tempat tinggal gratis.


" Yah sudah buruan bu, sekarang kita ketemu dengan pak Gunawan bu, akan dikasih tahu sistem gajinya bu oleh pak Gunawan."Lanjut Bapak nya Galuh, langsung angkat tas berisi baju bajunya dan beberapa dokumen yang mungkin akan dibutuhkan nanti.


" Hayo pak buruan, ibu sudah tidak sabar mau bilang langsung terimakasih atas bantuannya dikasih tempat tinggal dan dipinjamin motor segala lagi oleh pak Gunawan" Lanjut Ibu nya Galuh, merasa beruntung karena ada saja orang baik yang mau membantunya, mencari keberadaan Galuh selama di Jakarta.


Dilain sisi, Galuh setelah selesai nonton bioskop langsung ajak Ibrahim untuk belanja cemilan, untuk disimpan didalam kamarnya Ibrahim. supaya jika lapar dan haus tinggal buka kulkas saja, tidak harus cape cape ke dapur demi ambil makanan dan minuman.

__ADS_1


" Apa masih kurang sayang?" Tanya Ibrahim melihat belanjaan Galuh yang sangat sedikit itu, membuat Ibrahim mau menambahkan nya.


" Kurang jamu diet dan timbangan sayang, supaya aku makan apapun dan sebanyak apapun tidak takut gemuk sayang, dan setiap hari bisa melihat berat badan sayang" Ucap Galuh, Yang ingin makan banyak dan setiap hari bisa melihat berat badannya naik atau turun.


" Oke kita beli jamu diet dan timbangan yah sayang, aku seneng kamu memikirkan berat badan, tapi mau makan banyak, dengan senang hati aku belikan jamu, supaya kamu bisa makan sepuasnya sayang." Lanjut Ibrahim yang tidak merasa keberatan beliin jamu dan timbangan untuk Galuh. Ibrahim tidak ingin membuat Galuh kurang makan karena takut gemuk.


" Terimakasih sayang, mau beliin jamu diet dan timbangan sayang, karena aku ingin sekali beli banyak cemilan dan disimpan didalam kulkas yang ada didalam kamar kamu." Lanjut Galuh bahagia, karena bisa makan sepuasnya tanpa takut gemuk, karena Ibrahim mau beliin timbangan untuk Galuh


Ibrahim langsung ajak Galuh ke toko elektronik untuk beli timbangan, setelah selesai langsung cari toko jamu tradisional untuk Galuh supaya bisa minum jamu diet.


" Apa masih ada yang kurang sayang?" Tanya Ibrahim setelah selesai beli timbangan dan Jamu untuk Galuh.


" Sudah cukup sayang, dan makanannya juga sudah cukup banyak, terimakasih yah sayang mau ajak aku beli makanan seperti ini ". Ucap Galuh bahagia, karena Ibrahim tidak protes dengan apa yang dibeli oleh Galuh.


" Sama sama sayang, kamu tidak ingin belanja yang lain? masa cuman makanan dan minuman penyegar saja?" Tanya Ibrahim heran, karena Galuh tidak beli apapun selain makanan, minuman, timbangan dan jamu saja.


" Belanja kan sudah sayang waktu itu, lagian belum semua baju dipakai juga kan, aku mau nya beli banyak makanan saja sayang." Lanjut Galuh yang sebenernya bukan tipe cewek yang gila belanja, dan belanja bukan sebuah kewajiban setiap hari. Galuh memang ingin hidup enak, kapan pun Galuh ingin belanja dan beli makanan bisa kapan saja, tanpa ada rasa pusing melihat harga barang yang dibeli.


" Aku bangga dengan kamu sayang, kamu tahu apa yang kamu ingin kan sekarang, dan tidak memaksa diri untuk punya yang belum kamu butuhkan." Lanjut Ibrahim yang semakin bangga dengan Galuh, yang tidak gila belanja sama sekali.

__ADS_1


" Terimakasih sayang, aku bahagia membuat kamu bangga, aku yah memang seperti ini sayang, aku tidak ingin beli yang tidak aku butuhkan sayang." Lanjut Galuh terus terang, Galuh dari dulu memang seperti ini apa adanya, tapi ingin mendapatkan suami kaya, demi merubah kehidupanya bisa memiliki apapun yang Galuh butuhkan.


__ADS_2