
Yudi memberikan paparbage untuk Galuh, membuat Galuh melihat isinya ternyata dress cantik warna biru muda untuk Galuh pakai untuk manggung nantinya.
" Sekarang ganti baju dan make up yah, terimakasih sudah anterin bajunya untuk saya." Ucap Galuh meninggalkan studio musik.
" Silahkan Galuh, jika sudah selesai, istirahat sebentar dan makan malam yah sebelum kita pentas oke." Ucap Yudi melihat Galuh yang tidak banyak tanya, membuat Yudi seneng melihatnya
Galuh langsung mencari ruang ganti baju dan saat yang bersamaan Ibrahim lewat membuat Galuh menyapa atasannya, Galuh senyum ramah melihat Ibrahim.
" Bagaimana latihannya tadi? apa ada kendala?" Tanya Ibrahim basa basi
" Alhamdulillah pak berjalan dengan lancar, semua personil band juga baik baik pak, dengan sabar bantuin saya tadi." Ucap Galuh ramah melihat bosnya, masih muda dan tampan.
__ADS_1
" Alhamdulillah kalo semuanya baik ke kamu, bagaimana setelah kamu ganti baju, kita makan malam bersama?saya mau ngobrol santai bersama kamu apa boleh?" Tanya Ibrahim berharap Galuh mau diajak makan malam bersama
" Tentu boleh pak, yah sudah saya ganti baju dulu yah, nanti saya ke ruangan bapak." Lanjut Galuh bahagia karena diajak makan oleh atasannya, dihari pertama kerja.
" Yah sudah saya ke ruangan saya kalo begitu." Lanjut Ibrahim senyum senang, karena Galuh mau diajak makan.
Ibrahim langsung meninggal kan Galuh untuk ganti baju dan makeup, Ibrahim jalan menuju ruangannya
" Diajak cowok seperti pak Ibrahim tentunya tidak akan menolak lah, dia masih sendiri tidak yah? ingin sekali mendekati pak Ibrahim supaya punya suami tajir dan baik seperti pak Ibrahim" Batin Galuh yang mengharap kan bisa jadian dengan Ibrahim atasannya sendiri.
Dilain sisi, Haikal masuk kedalam ruangannya Ibrahim, menyerah kan dokumen yang diminta oleh Ibrahim.
__ADS_1
" Kal, Galuh manis juga yah jika di liat lebih dekat" Ucap Ibrahim sambil menatap luar jendela ruangannya
" Iyah memang manis pak, jangan bilang anda mau incar dia jadi selingkuhan anda?" Tanya Haikal curiga, karena Ibrahim jika sudah bilang manis pasti sudah menargetkan perempuan untuk dijadikan simpanannya, dan jika perempuannya bikin Haikal kesel langsung ditinggal kan begitu saja.
" Yah semoga saja dia mau dijadikan selingkuhan anda, dan saya lihat dia sih bukan perempuan matre yah, mungkin penilaian awal kenal seperti itu. tapi jika kalian jodoh yah dia bisa jadi istri kedua anda" Lanjut Haikal menilai Galuh perempuan yang tidak banyak mau.
" Entah lah, tapi saya bosan dengan istri saya,semakin tidak jelas karena lebih sering jalan jalan tidak penting bersama temen temennya dan bisa sampai sebulan. tentunya saya di rumah kesepian tidak ada istri di rumah." Lanjut Ibrahim terus terang, karena sampai sekarang saja istrinya masih lanjut jalan jalan nya.
" Yah sudah semoga saja Galuh mau diajak pacaran dengan anda, oh yah ini ada proposal yang harus anda tanda tangani yah." Lanjut Haikal memberikan map yang dipegangnya.
" Nanti saya kerja kan, kamu boleh kembali ke ruangan kamu" Lanjut Ibrahim masih betah dengan lamunannya.
__ADS_1
Haikal langsung keluar dari ruangannya Ibrahim dan jalan menuju ruangannya, sejujurnya Haikal merasa tidak tega melihat Ibrahim merasa kesepian setiap kali membahas istrinya, yang gemar jalan jalan bersama temen temennya.