
Ibrahim langsung ajak Galuh belanja kebutuhan pribadinya dan beberapa baju yang akan disimpan di apatermennya, supaya tidak membawa baju sama sekali dari rumahnya Ibrahim karena akan sangat melelahkan nantinya.
' Padahal tidak usah belanja lagi tidak usah sayang, aku merasa tidak enak terlalu merepotkan sayang aku, demi orang tua aku tidak curiga dengan hubungan kita" Ucap Galuh pura pura merasa tidak tega, padahal merasa bahagia sekali, karena Ibrahim sendiri lah yang belanjain Galuh bukan Galuh sendiri yang minta
" Tidak masalah sayang, aku tidak ingin kamu cape sayang, pindahin barang barang yang ada di rumah,biarin saja yang buat di apatermen barang barang baru semua, supaya lebih praktis simpannya"Ucap Ibrahim duduk disampingnya Galuh sambil bawa mobil
" Apa apatermen sudah dibersihkan sayang?" Tanya Galuh melihat Ibrahim yang fokus bawa mobil
__ADS_1
" Lagi dirapihkan sayang, untungnya Eki ketemu bapak kamu pagi yah,jadi kita ada banyak waktu belanja sayang, dan ada bahan masakan juga sayang, supaya orang tua kamu tidak curiga, jika semua itu cuman settingan dari kita saja" Lanjut Ibrahim yang berusaha maksimal untuk menutupi rahasianya bersama Galuh
" Terimakasih sayang" Lanjut Galuh bahagia, Galuh merebahkan kepalanya dibahunya Ibrahim, Galuh bener bener bahagia sekali dengan perhatian yang diberikan Ibrahim.
Dilain sisi, Bapak nya Galuh langsung masuk kedalam ruko, dan cerita ke istrinya jika Galuh sudah ditemukan, bekerja disebuah cafe dan sebentar lagi akan menikah dengan atasannya sendiri walaupun mendapatkan duda kaya, tidak masalah bagi bapak nya Galuh.
" Nanti sore kita akan pindah ke apatemern, calon suaminya Galuh mau kita tinggal bersama Galuh disana dan kita tidak tinggal disini lagi' Ucap Ayah nya Galuh bahagia dan merasa bersyukur karena kehidupan anaknya selama di Jakarta tidak hidup susah sama sekali
__ADS_1
" Nanti saja bu, Nanti sore mereka yang akan kesini, untuk jemput kita, biarkan Galuh kerja dulu bu sampai selesai, lagian kita harus bicarakan soal ini ke pak Gunawan kita pamit ke pak Gunawan dulu, jangan seenaknya pergi bu, sekarang bapak mau telefon pak Gunawan" Lanjut Ayah nya Galuh, langsung telefon Gunawan kasih tahu jika anaknya sudah ketemu dan diajak tinggal bersama karena Galuh akan menikah.
Dilain sisi,Galuh memanfaatkan kesempatan belanja yang dikasih oleh Ibrahim, untuk beli perhiasan, makeup, tas bermerek, baju dan sebagainya. untuk koleksi didalam kamarnya tidak mungkin cuman ada sedikit barang barang didalam kamar.
" Aku rasa ini sudah banyak sayang, terimakasih banyak yah sayang, hari ini kita belanja banyak seperti ini, aku bahagia sekali" Ucap Galuh merasa bahagia, karena Ibrahim sekali belanja langsung banyak, Galuh tidak berani seenaknya takut hilaf belanja, dan membuat Ibrahim kesel.
" Sama sama sayang, sekarang kita beli bahan masakan kamu sayang, sekalian buat orang tua kamu masak selama disini, aku penuhi isi kulkas yah sayang" Ucap Ibrahim yang tahu calon mertuanya bisa masak, membuat Ibrahim senang membelikan bahan masakan daging, ayam, ikan, aneka seafood dan sebagainya.
__ADS_1
" Ya ampun sayang, jangan penuh penuh sekali sih, seadanya saja sayang, aku takut merepotkan kamu" Lanjut Galuh merasa bersyukur, semenjak deket dengan Ibrahim membuat Galuh jadi sering makan makanan enak.
" Sudah jangan bicara seperti itu sayang,yuk buruan belanja takut waktunya tidak keburu, untuk kita merapihkan barang belanjaan kita di apatermen nanti" Lanjut Ibrahim langsung ajak Galuh jalan ke supermarket untuk beli bahan masakan, cemilan, dan minuman segar. Iibrahim ingin membuat calon mertuanya senang didalam apatermen banyak makanan.