JARI KELINGKING UNTUK SETIA

JARI KELINGKING UNTUK SETIA
Jangan jangan mereka bercerai


__ADS_3

Ibrahim kembali ke cafe setelah ngobrol bersama Jinan tadi, Ibrahim semakin yakin untuk mengakhiri rumah tangga hampanya bersama Jinan, selama ini Ibrahim berusaha menjadi suami pengertian tapi ternyata tidak bisa membuat Jinan menjadi istri yang baik.


" Dengan begini kan bisa melanjutkan hubungan ini bersama Galuh tanpa harus takut ada penghalang sama sama sekali" Ucap Ibrahim bahagia karena akhirnya bisa santai menjalankan hubungannya dengan Galuh.


Ibrahim tidak sabar ingin secepatnya sampai cafe, dan ketemu dengan Galuh, membuat perasaannya Ibrahim jadi bahagia setelah memikirkan Galuh, rasa sedih seolah sirna begitu saja.


Dilain sisi, Jinan merasa kesal karena karyawan dirumahnya Ibrahim cuman melihat Jinan angkat barang barangnya sendiri, tidak ada yang mau membantu sama sekali.


" Kalian kurang ajar sekali yah, bukannya bantuin saya untuk bawain barang barang saya ke mobil, tapi cuman melihat saja sambil bisik bisik seperti itu" Bentak Jinan kesal, karena karyawannya Ibrahim tidak ada rasa peduli sama sekali


" Maaf yah, kita semua dilarang tuan untuk bantuin anda bawain barang barang itu, lagian anda sudah bukan istri dari tuan Ibrahim, jadi kita tidak punya kewajiban untuk membantu anda juga" Ucap tukang kebun sengaja, Ibrahim sebelum berangkat ke cafe minta semua karyawannya untuk tidak bantuin Jinan sama sekali, tapi diperbolehkan ledekin Jinan seperti sekarang yang mereka lakukan


" Tapi kan saya belum resmi bercerai juga, sudah cepetan bawain barang barang saya ke mobil, barang barang ini terlalu banyak untuk saya bawa sendiri" Protes Jinan kesal, baru diucap bercerai tapikaryawannya Ibrahim bertingkat seperti ini


" Bukan urusan saya, sudah yah kita mau kedepan kalo begitu, itu barang barang anda dan tanggung jawab sendiri untuk bawanya, jangan menyusahkan orang lain cuman karena anda" Ucap ART nya Ibrahim senyum sinis melihat Jinan yang sudah dicerai dan sekarang kesulitan bawainnya karena terlalu banyak barang barangnya

__ADS_1


" Kalian bener bener tidak tahu sopan santun dan tidak punya hati sama sekali" Bentak Jinan semakin kesal, Jinan akhirnya pasrah bawa sendiri kopernya dan akan bulak balik bawa kardus yang ternyata banyak sekali, barang barangnya Jinan selama menikah dengan Ibrahim


Sejujurnya karyawan karyawannya Ibrahim tidak tega melihat Jinan seperti ini, tapi atas perintah Ibrahim membuat mereka harus nurut dengan perintah yang diberikan dan tanpa melawan sama sekali karena majikan mereka adalah Ibrahim otomatis mereka lebih nurut dengan perintah Ibrahim.


Dilain sisi, Galuh langsung turun dari panggung, karena akhirnya selesai  juga pekerjaannya, Galuh  melihat Ibrahim jalan kearahnya langsung senyum semanis mungkin, walaupun lelah habis nyanyi sebelas lagu.


" Kita keruangan aku sekarang, ada yang mau aku bahas dengan kamu" Ucap Ibrahim bahagia, karena akhirnya hubungannya dengan Galuh sebentar lagi akan resmi, dan Ibrahim langsung gandeng tangannya Galuh


" Ada apa? sepertinya pak Iibrahim bahagia sekali?" Tanya Galuh berusaha formal, karena masih ada banyak orang di cafe


" Sudah hayo buruan" Lanjut Ibrahim langsung ajak Galuh ke ruangannya, karena Ibrahim sudah tidak sabar mau kasih kabar gembira untuk Galuh


" Lagi lagi langsung pergi, yah sudah lah, selingkuhan bos memang seenaknya seperti itu" Ucap Boby kesel, Boby tidak mau ambil pusing dengan sikapnya Galuh yang seenaknya, Boby langsung siap siap pulang, mau istirahat karena besok kerja kembali.


" Kasihan Boby sama sekali tidak dihargai oleh rekan kerjanya, apa saya salah yah terima Galuh kerja tapi membuat Boby tidak dihargai sama sekali" Ucap Eki baru merasa menyesal menerima Galuh,karena vocalnya Galuh yang merdu membuat Eki dengan mudah terima Galuh kerja.

__ADS_1


Dilain sisi, Galuh membiarkan Ibrahim senaknya mencium wajahnya,dan naik naik kepuncak gunung, Galuh melihat wajahnya Ibrahim yang bahagia jadi tidak tega melarangnya.


" Aaaahhhh, Ibrahim sayang kamu kenapa sih, Aaaahhh terlihat sangat bahagia sekali? padahal kan tadi berantem dengan Jinan kan?" Tanya dan desa han Galuh, sambil peluk Ibrahim yang masih terlihat bahagia.


" Aku sudah bilang ke Jinan jika kita akan berpisah, aku sudah tidak kuat puas istri yang terlalu seenaknya seperti Jinan yang tidak memikirkan perasaan suami sama sekali, dan mulai malam ini kamu akan tinggal dirumah aku sampai proses perceraian aku selesai, dan proses pernikahan kita selesai, sampai kita selesai ijab kabul, kamu akan menjadi istri aku seutuhnya dan tidak akan pernah takut lagi ketahuan dengan Jinan soal hubungan kita bagaimana? apa kamu bahagia akhirnya hubungan kita akan resmi sayang?" Tanya Ibrahim yang semakin yakin memperistri Galuh, karena selama kenal Galuh tidak pernah dibelikan barang barang mewah dengan berlebihan, membuat Ibrahim bangga dengan Galuh yang apa adanya.


" Mau sekali sayang, akhirnya kita bisa melanjutkan hubungan kita dengan tenang, tanpa takut dengan Jinan lagi, aku akan lakukan yang tidak bisa Jinan lakukan, dan akan aku berikan yang kamu ingin kan, yang tidak bisa Jinan berikan untuk kamu selama ini, aku akan menjadi pelengkap kebahagiaan kamu, dan selalu berusaha membuat kamu bahagia didekat aku sayang, terimakasih sayang, mau ajak serius hubungan kita" Lanjut Galuh ikut bahagia, setelah mendengar kabar dari Ibrahim tadi, akhirnya Ibrahim akan bercerai juga


" Aku percaya kamu bisa sayang" Lanjut Ibrahim mencium wajahnya Galuh penuh dengan cinta, dan Ibrahim ajak Galuh rebahan membuat Galuh setuju dengan ajakannya Ibrahim untuk rebahan.


Dilain sisi, Eki kasih tahu Boby kalo Galuh mau setiap manggung, lagu yang akan ditampilkan lagu pilihan Galuh, walaupun setip harinya gantian dengan Bobby.


" Kenapa tidak bilang langsung? pak Eki mau saja disuruh sampaikan ke saya pak, dia itu cuman  karyawan dan simpanan saja, tidak punya hak perintah anda, karena anda juga kan atas kita juga, Galuh tidak menghargai anda sama sekali, secantik apa sampai pak Eki mauan saja nurut seperti ini dengan Galuh?" Tanya Bobby kesal karena Galuh  semakin seenaknya dengan atasan sendiri.


" Sudahlah Boby, biarin saja deh, saya akan coba diam diam mencari penggantinya Galuh dan disaat dapat saya akan berusaha membuat Galuh tidak lagi jadi penyanyi disini, dari pada kerja tapi tidak kompak kan." Ucap Eki yang mau diam diam mencari penggantinya Galuh, dari pada Boby yang dipecat lebih baik Galuh yang diganti.

__ADS_1


" Semoga penyanyi barunya tidak seperti Galuh yah pak, tapi mau profesional selama kerja dan tidak seenaknya terus menerus seperti ini." Lanjut Boby berharap, penggantinya Galuh perempuan yang bisa profesional, tidak seenaknya, dan tidak kecentilan dengan bos sendiri


" Amin amin Boby, semoga saja yah, dan harapan kamu sama seperti saya" Lanjut Eki berharap juga sama seperti Bobby yang bisa mendapatkan karyawan yang profesional dan masih muda juga


__ADS_2