JARI KELINGKING UNTUK SETIA

JARI KELINGKING UNTUK SETIA
Kalian akan tinggal disini


__ADS_3

Orang tuanya Galuh merasa lega karena akhirnya sampai diJakarta, dan tiba di rukonya Gunawan membuat orang  tuanya Galuh langsung turun dari mobil dan jalan masuk kedalam ruko.


“ Kalian akan tinggal disini, selama kalian mencari keberadaan anak kalian, dan kalian akan mendapatkan gaji sesuai ketentuan yang sudah saya buat. Walaupun kalian focus mencari Galuh tapi saya harap kalian tetep bisa professional kerja disini dan jangan seenaknya tinggalin toko ini, kalo mau yang pergi pergi suami kamu saja, dan kamu tetep di toko ini untuk jualan buah dari pagi sampai malam jam delapan.” Tegas Gunawan yang kasih


keringanan untuk orang tuanya Galuh, karena kasihan anaknya pergi tanpa kasir kabar sama sekali, anak yang dicarinya bukan anak perempuan tentunya Gunawa tidak akan peduli sama sekali.


“ Baik pak Gunawan, kita akan berusaha bekerja secara professional walaupun kita mencari anak kita, dan terimakasih atas bantuan anda untuk kita, memberikan tempat tinggal dan memberikan kita pekerjaan juga." Ucap Ayah nya Galuh merasa bahagia dan bersyukur karena dimudahkan mendapatkan tempat tinggal dan pekerjaan sekaligus

__ADS_1


"Sama sama, disini juga ada cctv jadi saya harap kalian bekerja secara jujur, karena jika kalian curang yang akan rugi juga kalian,dan jika ada apa apa bisa tertolong dengan rekaman cctv yang ada" Lanjut Gunawan yang berharap orang yang dibantunya bisa jujur dan bekerja secara profesional


" Siap pak, insya allah kita bekerja dengan amanah pak" Ucap Ibu nya Galuh tidak ada niat sedikit pun untuk curang selama bekerja, karena tujuan ke Jakarta bukan karena mencari pekerjaan tapi mencari dimana Galuh berada.


" Yah semoga saja yah, yah sudah saya mau pulang, dan saya kesini setiap akhir bulan untuk melihat pembukuan toko ini" Lanjut Gunawan langsung pergi, karena Gunawan masih ada pekerjaan soalnya


Orang tuanya Galuh langsung ke kamar untuk merapihkan baju dan dokumen yang dibawa dari kampung halaman.

__ADS_1


" Sayang, kita kapan ke temu orang tua kamu? aku tidak sabar mau menghalalkan hubungan kita sayang?."  Tanya Ibrahim yang tidak sabar mau punya keturunan dari hubungannya bersama Galuh selama ini, sudah berjalan dengan lancar


" Persidangan perceraian kamu saja belum dimulai sayang, mana boleh menikah resmi sayang? aku tidak ingin disaat orang tua aku tahu kita mau menikah, tapi status kamu saja belum jelas, dan akan menjadi masalah nantinya sayang. aku juga ingin sekali secepatnya resmi hubungan kita sayang" Ucap Galuh jalan ke arah Ibrahim, Galuh tidak ingin dipersulit pernikahannya cuman karena Ibrahim belum resmi menikah


" Memangnya kamu mau seperti ini terus,sampai aku resmi bercerai?" Tanya Ibrahim ragu, jika Galuh mau menunggu lama untuk menikah bersama Ibrahim.


" Yah mau bagaimana lagi sayang, kita jalani saja hubungan kita seperti ini,aku mau sabar menunggu kamu resmi bercerai sayang, jangan takut yah sayang, aku akan menunggu kamu siap menikahi aku" Lanjut Galuh mau rela menunggu Ibrahim resmi bercerai dari pada meninggalkan Ibrahim karena terlalu lama menikah, dan akan kehilangan kemewahan yang Galuh dapat ini secara instan.

__ADS_1


" Terimakasih sayang mau menunggu aku" Lanjut Ibrahim bahagia karena Galuh rela mau menunggu Ibrahim walaupun dengan waktu yang cukup lama


Ibrahim langsung ajak Galuh untuk olahraga senam bersama, membuat Galuh dengan senang hati menerima ajakan Ibrahim, Galuh tahu olahraga senam adalah kegemaran Ibrahim yang selama ini selalu didambakan oleh Ibrahim,  dilakukan didalam kamar setiap saat.


__ADS_2