JARI KELINGKING UNTUK SETIA

JARI KELINGKING UNTUK SETIA
Kamu kenapa nangis


__ADS_3

Ibrahim ingin melihat Galuh latihan, saat sampai didepan pintu studio musik Ibrahim melihat Galuh keluar dari studio musik sambil nangis, membuat Ibrahim ajak Galuh jalan ke ruangannya.


" Kamu kenapa nangis sayang? siapa yang membuat kamu nangis seperti ini?" Tanya Ibrahim marah, karena ada yang berani membuat Galuh nangis.


" Tadi aku dimarahin oleh Boby, karena telat dua jam dari dia kirim chat ke aku, padahal kan kita lagi bersenang senang sayang. aku sudah minta maaf eh dibilang tidak profesional dan tidak bisa kerja katanya." Ucap Galuh dengan manja, Galuh peluk Ibrahim.


" Astaga, berani sekali dia marahin kamu sayang. terus kamu mau jadi penyanyi atau di apartemen saja? setiap hari aku akan ke apartemen jika kamu mau?" Tanya Ibrahim yang sejujurnya sadar, jika hari ini Ibrahim terlalu lama ajak Galuh belanja membuat Galuh terlambat datang ke cafe


" Tetep jadi penyanyi sayang, jika aku di apartemen saja, pasti aku bosan tidak ada kegiatan sama sekali. tapi kamu tegur Boby supaya tidak seenaknya tegur aku sayang, aku telat juga kan karena bersama kamu bukan lagi sendirian juga kan.aku masih mau nyanyi disini sayang" Lanjut Galuh manja, Galuh masih ingin menjadi penyanyi tapi tidak ingin ditegur karena kelamaan bersama Ibrahim

__ADS_1


" Baik lah sayang, akan aku kasih tahu Boby yah, jangan nangis lagi sayang, sekarang kita ke studio musik yah untuk latihan oke. kalo nangis wajah cantiknya hilang loh sayang, sudah yah tenang saja. pelukan seperti ini jadi kepingin aku jadi" Lanjut Ibrahim yang merasa tidak kuat terlalu lama pelukan


" Iyah sayang, tapi temani yah, setelah aku latihan kita olahraga panas disini sampai puas olahraga senamnya yah, supaya semangat nyanyi aku jika melakukan olahraga di ruangan ini." Lanjut Galuh dengan sengaja godain Ibrahim, membuat Ibrahim pasrah apapun yang dilakukan Galuh.


Ibrahim mencium wajahnya Galuh dan naik naik ke puncak gunung, setelah puas mendaki Ibrahim langsung ajak Galuh ke studio musik untuk latihan. sebelum keluar ruangan Ibrahim membuat Galuh merapihkan penampilannya


" Harus fokus demi penampilan nanti, biar lah Galuh jadi simpanan pak Ibrahim dan seenaknya yang penting tidak mengacau kan penampilan nanti." Ucap Boby berusaha melanjutkan latihan, dengan lagu pilihannya tadi.


Disaat Boby lagi asik asiknya main alat musik, Boby melihat pintu studio terbuka, ternyata Galuh datang bersama Ibrahim membuat Boby menghentikan latihannya dan membiarkan Ibrahim menyampaikan apapun yang Ibrahim ingin kan.

__ADS_1


" Yah sudah kalian mulai latihannya, saya ingin melihat lagu apa yang kalian bawakan nanti." Ucap Ibrahim yang sudah tahu permasalahan tadi, berusaha ngajak Galuh tetep latihan bersama Boby


" Baik pak Ibrahim" Ucap Boby singkat, Boby semakin tidak suka dengan kehadiran Galuh yang seperti anak kecil ngadu ke bosnya, padahal Galuh sendiri yang salah.


" Yah sudah pak Ibrahim, kita latihan dulu yah." Ucap Galuh santai, karena selama latihan ditemani oleh Ibrahim. membuat Boby tidak akan berani lagi tegur Galuh selama latihan.


Boby melihat Galuh sok sok an manja dengan Ibrahim, membuat Boby merasa jijik melihat Galuh yang sekarang, tidak menyangka jika Galuh bukan lah perempuan baik baik yang dikira awal kenal kemarin.


Boby langsung ajak Galuh latihan dan Boby berusaha santai setiap bersama Galuh selama latihan, apa lagi Ibrahim lihatin mereka latihan sampai selesai. Galuh senyum kemenangan melihat Ibrahim betah di studio musik, membuat Boby tidak berani tegur Galuh didepan Ibrahim.

__ADS_1


__ADS_2