
Malam harinya Kenzo mengajak Kafi untuk menemui keluarga Scouth. Tetapi sebelum itu Kafi meminta Kenzo untuk mampir di mall dan membeli cincin lamaran untuk calon menantunya. Dan entah kenapa Kenzo pun menurut tanpa banyak protes.
"Aku tidak tau ini cukup atau tidak."
"Setidaknya kita membawanya Ken, tidak datang dengan tangan kosong."
Kenzo mengangguk mengerti. Pria tampan itu segera menginjak pedal gas menuju ke kediaman Scouth. Mereka pasti sudah menunggu kedatangannya. Beruntungnya Kenzo sudah menyewa satu unit mobil selama di Belgia jadi dia tidak perlu menggunakan jasa taksi lagi.
Sejenak Kafi terkagum-kagum melihat kemegahan mansion besar milik calon besannya. Pria paru baya itu merasa sedikit minder.
"Ayah kita sampai." tegur Kenzo karena Kafi tak kunjung turun dari mobil.
"Ah iya Ken, maaf Ayah melamun."
"Ada apa?"
"Tidak ada. Ayo turun."
__ADS_1
Kenzo mengangguk mengerti, pria tampan itu merapikan penampilannya sebelum masuk. Tampaknya ada beberapa pelayan yang menyambut keduanya di pintu masuk.
"Selamat Datang Tuan." mereka membungkuk penuh hormat. Karena mereka sudah tahu kalau Kenzo akan menjadi Tuan Muda di rumah ini.
Salah satu dari mereka mengantar Kafi dan Kenzo ke ruang tamu padahal Kenzo sudah tahu letaknya ruangannya dimana tetapi pria itu tak memprotes.
Keduanya dipersilahkan untuk duduk sampai sang tuan rumah datang.
"Sebentar, saya panggilkan Tuan dan Nyonya Besar."
Dengan wajah dinginnya Kenzo mengangguk mengerti. Lima menit berlalu akhirnya sepasang suami istri itu nampak. Mereka berjalan beriringan untuk menyambut kedatangan calon besan dan calon menantunya.
"Terima kasih Tuan, senang sekali bisa bertemu dengan anda." Kafi menyambut uluran tangan Davis dengan bahagia.
"Honey!" panggil Davis karena Liona hanya diam saja sementara Kafi sudah mengulurkan tangannya sejak tadi.
"Maaf Tuan, sepertinya aku mengenalmu."
__ADS_1
"Benarkah Nyonya?"
Davis dan Kenzo saling pandang. Mereka sangat penasaran dengan ucapan Liona.
"Bukankah anda suami Jeje?"
Kenzo semakin terkejut, kenapa Mommynya Ree mengenal nama ibu kandungnya?
"Saya dan Jeje sudah lama berpisah Nyonya. Anda mengenalnya?"
"Dia teman lamaku saat aku masih tinggal di London. Kita pernah bertemu disaat Jeje masih mengandung, saat itu aku masih bertugas di rumah sakit saat kalian memeriksa kandungan. Apa anda ingat?"
Kilas balik 31 tahun lalu berputar di kepala Kafi. Selama kehamilan Jeje, mereka hanya datang ke rumah sakit satu kali. Itupun saat rumah tangga mereka masih baik-baik saja. Dia mengingat Jeje yang menyapa seorang dokter dan Jeje bilang kalau itu adalah temannya. Dan ternyata orang itu adalah Liona, calon besannya.
Ya, Liona memang seorang mantan Dokter Spesialis Anak yang sempat bertugas di London dan tidak sengaja mengenal Jeje sampai akhirnya mereka berteman baik. Liona bekerja disana selama hampir empat tahun lamanya sampai ia pulang ke Belgia dan menikah dengan sang kekasih, Davis Scouth. Karena Davis melarangnya untuk bekerja mau tidak mau Liona harus meninggalkan pekerjaannya dan berakhir menjadi Nyonya Besar Scouth.
"Aku sedikit lupa, tapi sekarang aku mulai mengingatnya." jawab Kafi.
__ADS_1
"Jadi Kenzo ini anak temanku? Oh ya ampun ternyata dunia sesempit ini ya. Lalu dimana Jeje sekarang? Kenapa dia tidak datang kemari?" Liona bertanya dengan antusias.
Tetapi sayangnya baik Kafi maupun Kenzo terlihat sulit untuk menjawab pertanyaannya.