Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
01


__ADS_3

kita pengenalan tokoh dulu ya gays...


Rania adalah gadis yang berasal dari keluarga sederhana,kedua orang tuanya hanya seorang petani kecil disebuah desa,dia merantau kekota karna ingin mendapat pendidikan yang baaik,,saat ini usianya 22 tahun dia kuliah diuniversitas negri di kota T,dengan mengandalkan bea siswa,,


dikota dia memiliki teman yaitu tasya dan naura mereka kuliah di universitas yang sama dan ngekost di tempat yang sama juga


persahabatan mereka bisa dibilang sangat erat,,tapi mereka mengagumi pria yang sama yang bernama leon,


Leon ( 28 tahun)adalah seorang anak dari pengusaha konglomerat dikota T,yang bernama sanjaya dan devi,leon merupakan anak tunggal,dia merupakan mahasiswa dari luar negri jurusan bisnis karna dia akan meneruskan perusahaan keluarganya,dia memiliki sahabat berdama david mereka adalah sahabat dr smp sampai mereka sama sama meneruskan perusahaan keluarga mereka,,


dan disinilah mereka sekarang di sebuah bar yang terkenal di kota T dengan memakai kartu khusus saat masuk,,,,,


"hai leon,,, ngapain melamun aja,,


tidak seperti biasanya " ucap david yang melihat leon sedang tenggelam dengan pikirannya,


"gue lagi bingung vid,loe tau kan nyokap,,dia selalu saja menyinggung tentang pernikahan" ucap leon sambil meminum birnya,,


"emang loe gak ada niatan ap mau nikah,,secara umur uda matang gitu"ucap david mulai ngeledek leon


"tau ni,malas banget gue,,"sambil memandangi minumnya,tiba tiba dia ingat pertemuannya dengan tiga wanita di cafe beberapa hari yang lalu,,,


flashback on


tiga gadis memasuki cafe tempat mereka sering nongkrong meskipun hanya memesan minuman,, katanya biarpun kere sekali sekali nongkrong dikafe biar tidak katro gitu,,


saat memasuki kafe tiba tiba rania bertabrakan dengan seorang pria dengan penampilan yang waww sepaerti oppa oppa korea,yang tak lain adalah leon,,


"" auh"ringis rania saat bertabrakan dengan leon,,,,


"lue gak papakan ran"ucap tasya sambil menahan tangan rania,,


loe kalau jalan liat liat dong ka,,,,,," uca tasya


tidak melanjutkan perkataannya saat hemdak menegur leon,mereka bertiga terperangah meliahat pria yang begitu tampan kebule bulean dengan garis wajah yang begitu sempurnah,,,


leon heran melihat mereka yang diam dan hanya memandanginya dengan iler yg udah mau tumpah,he,,he,,gak sampai ileran kali,taulah saat ad cowok ganteng gitu cuma menganga doank,


" hem,,," leon berdehem mencoba menyadarkan mereka,,," sorry loe gak papakan"tanya leon sambil memandang ke arah rania,,,"ah ,i,,,iy gak papa kok" ucap rania malu malu,,"sorry gue buru buru,,kl loe ada apa apa loe bs hubngi gue"",,, ucap leon sambil menyerahkan kartu namanya,,dengan cepat tasya mengambil kartu nama leon dan menyimpannya,,,leon berlalu keluar dari kafe menuju parkiran sambil masuki mobilnya dia sejenak memikirkan gadis yang dia tabrak tadi,,"aishh ngaapin sih ngebayangin nanti juga dia hubungin gue"",,, pikir leon karna menurutnya semua wanita seperti itu akan menggunakan kesempatan untuk mendekatinya,,sambil berlalu meninggalkan kafe ke tempat pertemuannya dengan rekan bisnisnya,,,,


sedangkan didalam kafe tiga gadis sudah duduk manis ditempat yang sering mereka tempati sambil menunggu pesanan mereka


"hey,,,,gays tadi tu cowok keren banget ya,,gue mimpi apa semalam ketemu dengan oppa oppa gitu,,," ucap naura sambil menopang dagunya dengan kedua tangannya,sambil membayangkan pria yang mereka temui tadi,,,


"" iya nih,,,jiwa jomblo gue meronta ni pengen nyamperin,,",, ucap tasya sambil tersenyum memikirkan rencana untuk memanfaatkan kartu nama leon,,,


"ish,,,kalian ini dimana mana juga tu mata jelalatan kalo lagi liat yg ganteng ganteng,,"ucap rania yang sudah hapal betul dengan kelakuan sahabatnya itu,,,


saat mereka asyik dengan kegiatan mereka tiba tiba pesanan mereka datang yang diantar oleh seorang pria yang sudah lama ditaksir oleh rania,namun karna malu dia hanya bisa melihat dan mengaguminya saja,bahkan dikampus pun dia tidak bisa menyapanya karna alasan malu dia tidak seperti temannya yang lain,dia selalu memikirkan akan keadaan keluarganya yang serba terbatas,dia malu karna tidak ingin dipermalukan jadi dia hanya bisa mengagumi saja


"hem,,,"deheman naura menyadarkan rania dari pandangannya,,


"makasih,, kak darren,,ucap tasya,,ya darren adalah pria yang membuat rania sering grogi dan berdebar debar jika bertemu,terlihat jelas dari tingkahnya yang kadang kaku jika bicara atau dia lebih memilih menghindarinya,,,,karna takut akan di buly


rania pernah mengalami kejadian dimana dia pernah menyukai seseorang saat dibangku SMA dulu dan dimanfaatkan oleh pria tersebut untuk membuatnya mengerjakan setiap tugas yang diberikan oleh guru,dan raniapun dengan senang hati mengerjakannya karna memang dia suka sama pria tersebut namanya roy,,,dan disinilah saat mereka kedatangn siswi baru yang cantik,,dan rambut lurus sebahu,,,pria yang disukai rania langsung jelalatan dan mencoba cara agar dia menjadi pacarnya,,,,,dan disaat mereka jadian rania mendapati mereka dan meminta penjelasan sama roy


""roy ,,maksud loe apa sih bukannya kita pacaran?'',,,,,tanya rania dengan hati yg cemburi


""pacaran kata loe,"!! ucap roy sambil menatap sinis ke rania,,"he!,,lo mikir dong emang apa yang bisa gue andalin dari loe,,,"ucap roy sambil tersenyum sinis memandang rania


"loe itu cuma orang miskin yang sehari harinya cuma ngandalin gaji kuli bokap loe buat makan loe pikir gue gak tau ha",,,!! ucap leon menunjuk rania,,


"",,siapa juga yang mau sama loe yang miskin,,,yang ad gue cuma manfaatin loe buat ngerjain tugas gue,,,itung itung ada babu gitu ha,,,ha,,!!"ucap leon menghina rania sambil tertawa dan membuat teman temanya yang lainenertawai rania, ,


",,cewek miskin kayak loe itu tidak akan ada yang mau sama loe",,,!ucap teman roy menimpali ucapan roy,,,,rania yang diejek dan dipermalukan seperti itu hatinya begitu pedih dan bagai dicabik cabik membayangkan dirinya dihina orang miskin,,,yang hingga saat ini itulah yang tertanam dalam pikiran rania,,,


",,Ran,,,skripsi loe gimana uda diacc belum sama dosen kiler itu,,"ucap naura menyadarkan rania dari pandangannya ke darren ang uda meninggalkan meja mereka


",udah aman kok,,,kalian berdua gimana,,"" ucap rania memandang temannya yang keliatan lesu jika mengingat soal kulia mereka


"tau ni,,,masih belom ad info juga,,," ucap naura

__ADS_1


"ya udah dari pada loe berdua pusing gimana kalau kita ke bar aja""ucap tasya yang dari tadi diam entah mikirkan ap


",,wah boleh juga tuh,,ucap naura rada rada semangat gitu,,,


",sorry kalo itu gue gak ikut loe aja berdua",, ucap rania sambil mengangkat kedua tangannya tanda tidak setuju


",yakin nih loe gak ikut,,? kali aja ada gebetan buat loe agar loe move on dari darren",,ucap tasya sambil nyengir mengangkat dua jari tanda peace✌


"",,apaan sih loe pacaran juga nggak"ucap rania cemberut"


"udah udah,,,nih jam istrahat dah habis yuk balik ke kampus",,ucap naura menengahi


"tapi nau,,, loe serius nih mau ikut gue ntar malam",,tanya tasya sambil melihat ke naura


"ok,," ucap naura sambil mereka meninggalka kafe dan kembali ke kampus.


flashback off.


02


sore pun menjelang menyibukkan dua gadis yang berdandan untuk menghilangkan kejenuhan dari kampus,mereka akan berangkat ke kafe sesuai dengan janji mereka


sedangakan rania bersiap untuk menyibukkan diri mencari cari calon perusahaan yang akan di lamar nantinya jika sudah mendapat gelar sarjananya


",,ran serius nih loe gak mau ikut",,tanya naura sambil memakai sepatunya,,


"nggak ah loe aja berdua yang pergi,",,*menoleh mandangi sahabatnya yang sibuk


",,loe berdua jangan mabuk balik yah gue gak mau repot"",,ucap rania mengingatkan temannay


",,loe tenang aja kali ini gak bakal mabuk kok",,ucap tasya


",,ya udah de kita berangkat ya,,loe jagain rumah aja,,"ucap tasya lagi,,sambil keluar bersama naura, tinggallah rania yang masih asyik memilah milah daftar perusahaan yang sesuai dengan jurusan yang diambil


",,eh kok loe malah bengong sih leon,,,emang loe lagi mikirin siapa sih",,,tanya david menyadarkan leon dari lamunannya,,,


",,eh loe lihat tu cewek ,,"sambil menunjuk dua gadis yang masuk ke bar,,,yang tak lain adalah naura dan tasya,


",,mereka yang tadi siang bertabrakan dengan gue di cafe,,,gue fikir mereka cewek alim ternyata masuk juga mereka ke bar",,ucap dion sambil tersenyum sinis.


",,bisa aja kan mereka lagi mau refresh soalnya mungkin mereka lagi penat dengan kuliahnya",,ucap david sambil menyesap minumannya


"loe jangan mikir yg ngak ngak kali ,,ucap david lagi mandangi dua gadis itu


tasya yang masuk ke bar dengan manik matanya yang langsung menatap leon,,dia berencana menghampirinya dan menyapanya


",,,hai,! mas leon kan? sapa tasya berbinar karna bertemu leon,,sedangkan leon malas memandangi tasya ,


"iy ,,betul sekali,sy temannya,boleh dong kenalan dengan gadis cantik ini," ucap david membalas sapaan tasya dengan sikap play boynya,yang tidak ditanggapi oleh leon


",,oh ,,hay gue tasya n ini teman gue naura,," ucap naura sambil menunjuk naura,,


naura yang ditunjuk hanya diam sambil memandangi dua cowok yang ganteng itu sambil melamun yang entah apa yg dilamunkannya


"em kami boleh gabung kan?,," tanya tasya sambil berharap dapat persetujuan leon,namun leon diam saja tidak menanggapi


",,boleh dong,,siapa sih yang nolak cewek cantik gitu",,ucap david sambil bergeser memberi tempat untuk naura dan tasya


tasya yang tanpa diberi aba aba langsung mengambil tempat disamping leon,sambil curi curi pandang,,,


",,kalian mau minum apa""?tanya david


'",,disini ada jus ngak"tanya naura polos


"ish,,kau ini ra bikin malu aja,,mana ad jus disini bisik tasya ke naura,,,


",,oh sorry kirain disini kayak cafe,,"ucap naura malu


"udah gak papa disini ad soft drink kok,,kalian tenang aja ntar gue pesanin,,"ucap david sambil memberi kode ke pelayan,,


hening,,,

__ADS_1


hening,,


mereka larut dengan pemandangan didepan yang dipenihi kerumunan yang terlena dengan alunan musik khas sambil bergoyang


tiba tiba leon berdiri hendak pergi namun dicegah oleh david


",,mau kemana leon,,?"tanya david


",pulanglah,,"ucap leon malas,dia risih karna tasya selalu memandanginya dan mencoba untuk merayunya dengan gerak geriknya yang membuat leon jijik memandang tasya


yang dipandang malah cuek cuek aja,,


",,ntarlah bro gak bisa liat orang senang aja sih loe",,ucap david enggan untuk berdiri


",,ya udah kalo loe masih mau disini loe disini aja,,gue balik duluan,""ucap leon pergi tanpa menoleh ke arah tasya dan naura,,david yang juga hedak berdiri mengikuti leon berpamitan kepada tasya dan naura


",,gadis cantik maaf yah,,kakak gak bs lama temani,,tenang aja minumnya uda di bayar kok,,," ucap david hendak pergi


",makasi kak david",,ucap tasya yang kesal karna dicuekin leon


david pun pergi menyusul leon,tinggallahnaura dan tasya


tasya yang dicuekin oleh leon merasa kesal


",,liat aja ntar gue bakal dapatin loe,,"ucap tasya penuh semangat


setelah mereka bosan,mereka pun kembali kerumah,,dan mendapati rania yang tidurnya sudah nyenyak sekali berkelana di alam mimp


03


setelah membersihkan diri tasya mengambil tas mengeluarkan kartu nama leon,mulai mencari tau kegiatan leon ,dia sudah bertekat bahwa dia harus mendapatkan leon,,tanpa terasa dia menyusul temannya ke alam mimpi


keesokan harinya tasya mulai dengan


rencananya untuk memikat leon,,yang awalnya dia mendapat banyak rintangan dia berusaha dengan segala cara agar leon luluh dan mendapatkan hatinya dengan pura pura menabrakkan dirinya kemobil leon agar leon tanggung jawab dan dari situlah hati leon mulai luluh juga,,,


setelah hampir enam bulan perjuangan tasya akhirnya leon mulsi luluh dan berpacaran dengan tasya,,


hari hari mereka lalui dengan sangat romantis


",,yang ntar malam mau kan makan malam dengan teman teman ag",,tanya tasya ke leon sambil mengapit bermanja dilengan leon


",,boleh kok sayang,ntar kabari aja tempatnya",ucap leon sambil menyetir mengantar tasya ke kampus


berita pentingnya teman teman tasya rania dan naura uda diwisuda ya uda dapat gelar sarjananya beda dengan tasya yang cuti kemarin karna tekadnya mendapatkan leon


saat ini rania bekerja di sebuah perusahaan dibidang desain yang sempat dia evaluasi kemarin sedangkan naura dia melanjutkan S2 sebagai desainer,,tapi masih dikotaT


tasya mengambil hpnya sambil berchat ria dengan temannya


tasya : ",,hai gays ntar malam gua mau ngajakin loe pada makan malam sambil kenalin bojoku",,


naura : ",,boleh nih kayaknya itung itung dapat makanan gratis😛😜


rania : ",,pas banget ra,,,soalnya lagi kere nih alias belom gajian😅


tasya : ",,kalian tu yah kl gratis cepat banget,,,tapi tenang aja yg traktir bojoku😎


rania,naura:",,ok ntar sherlock aja locationnya


setelah berchat ria dengan temannya tasya masuk kekampus dan mulai jam kuliahnya


leon yang habis mengantar tasya langsung ke kantor dan tanpa sengaja bertabrakan dengan rania,yang buru buru membawa berkas keruang meeting karna akan ada rapat serta kedatangan pemimpin baru


",,,auh maaf pak" ucap rania tanpa melihat wajah orang yang ditabraknya


",,tidak apa apa ,,lain kali hati hati",,ucap leon sambil berlalu masuk lift


rania pun menyusul ikut masuk,


didalam lift leon memandangi rania mengingat ingat pernah bertemu dimana dia merasa tidak asing,,rania yang ditatap merasa merinding entah mengapa dia merasa gemetar ingin menoleh kebelakang tapi takut sampai akhirnya lift terbuka dan dia cepat cepat keluar dari lift dan masuk keruang rapat

__ADS_1


diruang rapat rania tidak menyangka kalau orang dia tabrak tadi akan adlah pemimpin perusahaan yang baru,,karna dia berpikir yang akan menjadi pemimpin mungkin saja orang tua yang gemuk dan botak dan ternyata pikirannya salah justru yang datang adalah seorang pria tampan rania tanpa sadar memandang kagum ke leon dan sedetik itu juga tatapan mereka bertemu rania yang sadar langsung menunduk gemetar takut dia akan kena semprot dan dipecat,,tapi yang dia takutkan tidak terjadi setelah perkenalan leon langsung keluar dari ruang rapat menuju keruangan CEO*


__ADS_2