
acara perkenalan pun selesai dan mereka mulai makan malam bersama,,,
"_rania apa kamu masih memiliki orang tua"_?seketika rania tersedak dengan cepat devi memberikan minum
"_sayang kamu baik* saja kan"_?
"_iya ma"_,,rania bingung apa yang akan dia katakan,,,(apa setelah saya mengatakan tentang orang tuaku mereka akaan membatalkan semua rencana mereka,,,jika begitu akan ag katakan saja sejujurnya)batin raia
"_rania kamu belum menjawab pertanyaanku nak"_
"_eh,,,iya om,,,eh pa,,,i,,iya orang tua saya masih ada keduanya,,,mereka dikampung kami berasal dari desa kecil yang terpencil jauh dikedalaman,,"_ucap rania menceritakan kehidupan keluarganya dan berharap mereka tidak akan melanjutkan pernikahan itu,,,sedangkan leon dia tersenyum sinis mendengar kehidupan rania yang miskin(jadi ini alasan kamu menjebak saya rania,,,hanya karna kamu ingin hidup mewah,,,mimpi saja kamu,,karna itu tidak akan terjadi)batin leon memandang sinis kearah raania,,,yang kebetulan juga rania memandang kearahnya sehinggaa rania bisa melihat tatapaan penghinaan diwajah leon,,,rania merasakan hatinya sakit melihat tatapan penghinaan dari leon,,,
"_bagus papa cuma ingin tahu nak supaya kita bisa mengadakan pertemuan keluarga ,,,mengenai keadaan keluarga kamu papa tidak pernah memandang kearah sana jadi kamu jangan merasa merendah ya,,!"_
deg
(kenapa jadi begini gue pikir dengan gue mengatakan kalau keluarga gue miskin mereka akan membatalkan pernikahan ini tapi kenapa bisa begini,,,)
"_sayang apa mereka bisa dihubungi kesana"_
"_jaringan kadang ad ma soalnya rumah jauh dari jalan poros jadi harus nunggu beberaapa jam dan mereka hanya bisa menelpon lewat counter ma,,"_
"_oh gitu ya,,,"_ucap devi manggut *
"_butuh berapa lama jika kita mengadakan perjalanan kesana ran"_ucap sanjaya lagi
__ADS_1
"_kira* lima jamaan om ,,,eh ,pa,,"_ucap rNia masih kikuk
"_baiklah leon kamu bisa kesana meminta restu kan _"? leon yang dari tadi hanya diam dan menyimak seketika tersedak dengan air liurnya dia tidak menyangka kalau tuan sanjaya memiliki ide bodoh seperti itu
"_kayaknya itu ide bagus deh pa,,,mama setuju jadi leon besok kamu dan rania kesana ya"_?(ais ngapain juga papa ngasih ide gila begitu ini lagi ngapain juga mama ikut*an segala itukan bisa membuat rania besar kepala )batin leon
"_gimana sayang kok kamu diam,,?"_ucap devi menyadarkan leon dari lamunannya
"_o,, itu leon banyak kerjaan ma dan leon jga akan melakukan perjalanan dines keluar kota"_ucap leon memberi alasan
"_ itukan bisa dikerjakan oleh edgar on"_
"_iya ma tap,,,"_bel sempat kata*nya selesai devi memotong pembicaraan
"_pokoknya mama gak mau tahu,,,biarkan edgar yang menghendle semuanya,,,karna yang paling penting disini adalah pernikahan kamu dan calon cucu mama,,titik,,,,ucap devi memperlihatkan sikap merajuknya yang membuat leon tidak bisa membantah
setelah makan malam mereka berkumpul diruangan keluarga untuk menonton seperti kebiasaan mereka,,,rania yang mulai mengantuk ingin berpamitan namun dia tidak enak karna dia berpikir kurang sopan jadi dia menahan kantuknya,, sampai dia ketiduran disping leon,,,sedangkan leon yang melihat itu mencoba menghindar namun terlambat kepala rania terlebih dulu jatuh di pundaknya,,
aura gelap pun memenuhi wajah dingin leon dia sangat marah karna dia tidak suka disentuh oleh siapapun,,,
"_jika kamu tidak bangun maka jangan salahkan saya berbuat kasar keadamu"_namun tudak ada respon sama sekali dari rania ,,saat akan menyentuh kepala rania agar lepas dari pundaknya mama devi melihat itu dia berpikir leon sudah memberi perhatian kepada rania dengan menyandarkan kepala rania ke pundaknya
"_lho leon rania sudah tidur ya,,,kamu angkat masuk kamarnya sana"_ ucap devi tanpa dia tahu kalau leon sedang mengatupkan giginya menahan marah,,namun dia tidak bisa menolak keinginan mama devi,,,dia terpaksa mengangkat rania dan membawanya masuk ke dalam kamar,,,setelah dikamar dia ingin melemparkan rania keatas tempat tidur namun dia mengingat kalau rania sedang hamil jadi dia membaringkannya secara perlahan,,dia menepis rambut yang menutupi wajah rania sehingga leon bisa melihat wajah polos rania yang tertidur,,,tanpa dia sadar tangannya terangkat ingin membelai pipi rania (apa yang gue lakukan,,,loe harus mengikuti permainan rania leon jadi loe harus sadar jangan tergoda dengannya)batin leon kemudian beranjak meninggalkan kamar rania dan kembali kekamarnya,,,saat tiba dikamar dia terbayang wajah rania (dia memang cantik tapi kecantikannya tapi penuh dengan muslihat,,,loe liat aja rania ag leon sanjaya tidak akan jatuh cintah padamu dan tidak akan membiarkan kau menyentuh harta sanjaya)batinnya sambil bertolak pinggang,,, sesaat tlpnnya berdering kemudian dia melihat kalau yang menelponnya adalah tasya,,
leon :_halo sya ada apa
__ADS_1
tasya :_'maaf tuan apa anda mengenal yang empunya telpon ini,,,dia sedang mabuk sekarng dia dibar XX seketika leon mematikan panggilannya dan mengambil kunci mobilnya lalu keluar kamar
"_lho leon mau kemana nak,,, ini sudah malam"_
"_leon ada keperluan sebentar ma"_
"_leon ini sudah sangat malam,,apa tidak bisa ditunda untuk besok"_ ucap tuan sanjaya dingin,,,dia tidak ingin leon keluar dan menemui tasya
"_tidak pa ini sangat penting,,,"_ucapnya memelas
"_ya sudah kalau gitu ayo pergi bersama"_ucap sanjaya berdiri dari duduknya
"_tapi pa,,,kok papa seperti ini,,leon tidak suka sikap papa seperti ini,,leon bukan anak kecil pa!!"_ ucap leon mulai kesal dengan sikap papanya
"_papa tau kamu akan menemui perempuan licik itu kan"_?
"_namanya tasya pa,,,dan jangan menyebut dia wanita licik,,,dia lebih baik dari wanita yang kalian bawa kerumah ini!! ,,,apa kalian tahu rania sengaja menjebak saya dengan memberikan obat kedalam minuman saya agar saya tidur dengannya ,,,itu dia lakukan karna dia ingin menjadi kaya dalam semalam!!!"_ucap leon marah tidak bisa lagi menahan kekesalannya,,,seketika devi menghampiri leon dan memberikan tamparan keras ke pipinya,,,untuk pertama kalinya leon mendapat kekerasan dari devi,,,,devi sangat kecewa dengan sikap leon
'_mama tidak mengenal kamu lagi leon,,,kamy bukan leon yang mama besarkan"_!ucap devi lalu ergi dari sana dengan hati yang hancur,, dia tidak menyangka kalau leon tega membentak orang tua hanya karna membela tasya dan juga tega menghina rania seperti itu,,,leon yang melihat mama devi dengan tatapan kecewanya kini menyesal karna telah menyakiti hati mama devi(ini semua gara* kamu rania,,,jangan harap kamu bahagia,,ag akan membuat kamu menyesal karna merusak ketentraman keluarga saya)batin leon memandang kearah kamar rania,,,dia melihat bayangan rania dipintu yang sedang berdiri tana dia sadari jika rania mendengar semua tuduhan yang diberikan oleh leon hati rania begitu sakit mendapat tuduhan seperti itu dia hanya bisa menangis dibalik pintu yang terbuka sedikit
sanjaya menghampiri leon
"_jika kamu memang ingin bersama wanita itu maka pergilah dan jangan pernah berharap kamu akan menjadi pewaris sanjaya,,,,lepaskan semua yang ada padamu dan mulai dari awal dengannya jangan membawa sepeserpun dari keluarga sanjaya,,,saya ingin lihat apakah wanita itu lebih baik seperti yang kamu agung* kan,,,,maka pergilah,,,'_ucap tuan sanjaya lalu pergi memasuki kamarnya untuk menghibur sang istri tercinta,,,,
tinggallah leon yang hanya terperangah mendengar kata* tuan sanjaya dia tidak habis pikir kenapa mereka seperti itu hanya karna rania,,(apa sih yang kalian lihat dari wanita miskin itu,,)batin leon sejenak dia mengusap pipi yang ditamar oleh mama devi(aku akan buktikan ke kalian kalau tasya bukan wanita seperti yang kalian pikirkan)kemudian leon pergi keluar dari rumah dan menjemput tasya,,,
__ADS_1
"