
Ke esokan harinya rania terbangun dan masuk ke dalam kamar naura ingin melihat keadaannya,,,
"_ra',,,gimana keadaan loe sekarng,,"_?tanya rania saat melihat sahabatnya itu terlihat kurang baik*saja,,,
"_gue udah ngak papa kok ran,,,gue cuma mau istrahat,,,,mungkin nanti gue gak bisa keacaranya tasya ran,,,kamu tolong bilang ke dia ya,,! kalau gue kurang sehat,,
"_iya ntar gue sampaikan,,,loe mau makan apa"_? kebetulan hari ini gue mau melayani sang tuan putri hm,,,"_ucap rania menggoda naura
""_ kalau begitu saya tidak sungkan lagi,,,,,mm saya mau pecel lele dengan sambal yang extra pedas dan sayur cah kangkung trus jus jeruk yang segar_"_ucap naura semangat,,
"_kalau begitu anda tunggu sebentar tuan putri sang nyonya mau kepasar"_ucap rania yang membuat mereka berdua tertawa,,,
"_ya sudah loe tidur lagi gue ke pasar dulu"_ucap rania dengan wajah sumringah mengingat candaannya dengan naura
"_baik nyonya,,"_ucap naura meledek kemudian rania keluar dari kamar naura dan berangkat ke pasar yang tidak jauh dari rumah kosnya
sedangkan dikediaman edgar terdengar suara tangisan keras tari dia merengek ingin bertemu dengan naura edgar sudah kesusahan mendiamkannya dan berusaha membujuknya,,,bahkan kesukaan tari pun tidak lagi mempan untuk membujuk tari
"_ok sekarang anak dady mau apa"_?
"_tari cuma mau sama momy dad ,, ,,
"_baiklah kalo gitu kita ke tempat mmomy kerja,,,,tapi tari harus janji cuma liat tempat kerja momy,,,karna kalau momy tau tari sama dady kesana maka momy akan marah dan tidak mau menemui tari,,,kamu ngertikan sayang"_?ucap edgar berbohong mencoba membujuk tari
"_emang momy gak sayang ya sama tari dad kok momy gak mau kalau tari ke tempat kerjanya momy,,,apa momy tidak mengharapkan tari dad_?,,,,tari janji tari tidak nakal asalkan momy mau tinggal sama tari,,,"_ucap tari sedih
deg
seketika hati edgar tercubit akan kata*nya tari
(segitu inginnya ka kamu memiliki momy sayang,,,?bang gue bingung menghadapi pertanyaan tari,,apa yang harus ag lakukan bang,,,)
"_sayang momy gak gitu,,momy sayang kok sama tari cuma kan saat ini momy kerja jadi dia tidak bisa diganggu ntar dia kena marah sam bosnya dan membuat momy sedih,,,emang tari mau kalau momy sedih"_?tari hanya menggelengkan kepalanya
"_kalau gitu gak boleh ganggu momy dad,,,kita liat tempat kerja momy aja,,,tari tidak mau momy sedih karna tari,,,"_
"_kalo gitu tari janji dulu gak akan nangis lagi nyari in momy"_!
"_apa momy akan menemui tari dad"_?
"_iya asal tari jadi anak pintar dan tidak cengeng lagi,,"_
"_kalu gitu tari janji dad,,,tari akan jadi anak pintar dan tidak cengeng lagi biar momy bangga sama tari dan mau tinggal sama tari"_!!
"_iya sayang,,,anak dady memang pintar,,,kalau gitu kita berangkat,,,lets go"_!ucap edgar berusaha membuat tari kembali ceria(maafkan dady sayang,,,dady tidak bermaksud membuat kamu sedih tapi ini yang harus dadyl lakukan agar kamu berhenti berharap sama naura,,,dady yakin seiring waktu kamu pasti akan melupakannya)batin bedgar kemudian dia menggendong tari dan membawanya kemobil lalu pergi dan berkeliling kotaT,,,lalu memperlihatkan gedung tempat edgar kerja karna tari sudah tidak sabar ingin melihat tempat kerja momynya
__ADS_1
"_sayng nah itu tempat kerja momy"_sambil menunjuk perusahaan sanjaya grup
"_wah ,,,tempat momy kerja gede sekali ya dad,,,"_
"iya sayang makanya momy gak bisa diganggu,,,ok!
"_iya dad,,"_jawab tari sendu"_
"_lho kok anak dady sedih sih?,,,kan tadi udah janji sama dady"_
"_tari sedih dad momy gak akan ada waktu buat tari,,"_
"_kan tadi dady bilang kalau tari jadi anak pintar dan tidak cengeng momy pasti menemui tari,,"_!
"_seriuskan dad,,,momy akan menemui tari jika tari jadi anak pintar"_!
"_iya sayang,,,kalau gitu kita pulang yuk,,
"_ok dad,,,dada bunda,,,"_ucap tari melambai kearah sanjaya grup"_,,, bunda tari janji jadi anak baik biar bunda bangga sama tari dan mau bermain dan memeluk tari lagi"_! edgar yang mendengar itu benar* sedih(bang gue harus apa??gue sedih melihat tari seperti ini,,,gue benar*bingung bang)mereka pun meninggalkan sanjaya grup dan kembali ke rumah,,,
Ditempat tasya saat ini teman*nya sudah mulai berkumpul mereka mempersiapkan acara terbaik untuk tasya,,,mulai dari makanan serta minuman dan acara penyambutannya,,,,saat mereka tengah asik menyusun makanan dimeja mereka dikejutkan dengan kedatangan darren
"_hm,,,"_darren berdehem yang seketika membuat teman* tasya berbalik
"_e,,,mas darren uda datang,,,masuk dulu mas,,tasyanya lagi siap* ucap renata teman tasya,,,darren pun mengikuti renata masuk kedalam rumah menunggu sang kekasih,,,
"_sya,,,pacar loe udah datang tu"_! ucap renata melihat tasya yang sedang bersiap,,,"_ sya loe udah hubungi teman loe itu ngak_"?
"_udah kok,,,ntar suruh felix yang jemput,, kita langsung ketemu di bar aja habis dari sini,,
"_ ok,,,gue kebawah dulu tamu loe udah datang nih,,,tinggal menunggu sang tuan rumah"_
"_iya ntar lagi gue turun kok,,,kan gak seruh kalo gue yang nunggu,,,yang ada gue yang ditunggu juga kalu,,,,ucap tasya sambil memperbaiki riasannya sedangkan renata turun kebawah menyambut tamu
tasya memang tidak mengundang rania kerumahnya tapi mengundangnya ke acara puncaknya yaitu di bar,,,dirumah tasya hanya menerima tamu yang setingkat dengannya karna dia merasa rania hanya akan menjadi perusak moodnya jika dirumahnya,,,
tasya turun kebawah dan mendapati darren diruang tengah menunggunya
"_maaf ya beb,,,kamu nunggu lama"_ucapnya berjalan menghampiri darren,,,kalau kalian tanya tidak mengundang leon itu karna leon juga akan menghadiri undangan rekan bisnisnya jadi tidak bisa datang,,sedangkan tasya yang senang karrna leon tidak datang jadi dia bisa leluasa membawa darren
"_ngak pa,,pa kok beb,,,inikan pestanya kamu sayang jadi tidak masalah"_mereka pun berjalan keluar menyambut tamunya sambil bercengkrama dengan mereka,,,
setelah acaranya selesai felix sudah pergi menjemput rania dan langsung mengantarkannya ke tempat mereka berkumpul,,,sedangkan tasya selesai acara dirumahnya dia langsung berganti baju dan pergi,,,dia tidak mengajak darren karna takut merusak rencananya,,,diapun menelpon felix
tasya :"_gimana lix,,,rania udah sama kamu kan"_?
__ADS_1
felix :_"iya,,,apa kamu mau bicara
tasya :"_ bisa,,,berikan telponnya,,,,"_felix pun memberikan telponnya ke rania
"_tasya mau bicara sama kamu"_rania mengambil tlpnnya dan bicara
rania :"_iya sya,,,
tasya :_"maaf ya ran gue nyuruh felix jemput loe,,,soalnya gue gak bisa jemput nih"_
rania :_"iya gak papa kok,,,kamu santai aja"_ mendengar rania bicara felix tersenyum sinis sambil menyetir( loe gak tau aja apa yang akan menimpa loe,,,dasar rania bodoh)
tasya :_"eh tapi naura ikutkan sama kamu"_?
rania :"_ dia gak ikut sya,,,soalnya dia lagi kurang enak badan cuma nitip salam aja sama loe"_
tasya"::"_ya udah gak papa,,,kalo gitu gue tunggu loe ya by:"_ucap tasya mematikan tlpnnya,,,rania mengembalikan tlpn felix kembali,,,mobil pun melaju ke tempat tujuan mereka,,,hening didalam mobil tidak ada yang membuka suara hingga mobil sampai di bar tempat mereka janjian,,,felix turun lalu membuka pintu mobil untuk rania,,,
"_loe tunggu bentar gue parkir mobil dulu"_ucap felix berlalu memarkirkan mobil
sedangka disisi lain leon juga masuk ke dalam menghadiri undangan rekan bisnisnya
dia sendirian karna tadi edgar menelpon jika dia tidak bisa meninggalkan tari kemanakannya yang sedang demam akibat merindukan naura,,,
karna saat ini barnya sedang sibuk akibat bokingan para konglomerat jadi mereka kewalahan,,,seorang kepala pelayan bar menghampiri rania yang sedang menunggu felix,,dia ditarik paksa oleh kepala pelayan bar
"_kamu cepatan ini banyak tamu sekarang jadi kamu jangan santai* saja,"_ucapnya sambil mendorong rania ke ruang ganti,,,rania mencoba menjelaskan namun orang tersebut tidak mengindahkannya,,,terpaksa rania mengganti bajunya lalu menghadap kepala pelayan tersebut,,,
"_loe bawa minuman ini ke ruangan vip B,,,ingat ya vipB,,,'_ucapnya mengingatkan rania,,,raniapun mengantarnya dan saat dia masuk dia terkejut karna yang akan dia layani adalah leon ceonya sendiri,,,leon hanya melihatnya sebentar sambil mengerutkan keningnya namun dia tidak mengeluarkan sepatah kata,,,,sampai rania selesai menghidangkan minuman untuknya,,,
dan saat ini diruangan lain tasya benar*murka dengan felix dia gak habis pikir felix bisa kehilangan rania
"_loe benar* bodoh lix,,,loe mau hancurin rencana gue yang sudah lama gue rencanain ha!!,,"_
"_sorry sya gue gak tau kalau dia bakalan pergi,,,"_ucapnya menyesal,,,,tasya mengambil tlpnnya lalu menghubungi rania namun sang empunya tlpn tidak mengangkat yang semakin membuat tasya kesal dan dia mengusap wajahnya dengan kasar,,,dia mencoba menghubungi rania lagi dan lali ini rania mengangkatnya
rania : "_ halo sya loe dimana,,,loe bisa gak jemput gue nie gue diruang ganti sekarang_"tasya bernapas lega karna kuatir,,,bukan kuatir karna rania mengalami masalah ya,,,tapi kuatir rencananya menghancurkan rania gagal he,,he,,
tasy ": "_loe tunggu,,,gue kesana sekarang ok!,,ucapnya mematikan tlpnnya lalu menghampiri rania
tidak lama kemudian dia melihat rania sedang menunggu lalu dia menghampirinya
"_ran,,,,sorry ya,,,ini gara* si felix kamu jadi gini"_ucapnya pura*merasa bersalah
"_gak papa kok sya,,,ini juga bukan kesalahan felix kok,,,tadi itu gue dikira pelayan makanya gue ditarik masuk melayani orang,,,,"_ucapnya menjelaskan tasya pun tersenyum tipis(loe emang pantasnya jadi babu rania)
__ADS_1
"_kalau gitu ayo"_ ucapnya menarik rania dengan tidak sabar