
pagi ini rania bangun dan merasakan sesuatu di bagian perutnya terasa berat diapun membuka matanya dan seketika dia menutup mulutnya karna pandangan didepannya saat ini,,,dia hanya menatap sebentar wajah tampan didepannya rasanya ingin sekali dia membelai pipinya dan menyentuh bulu matanya tang panjang namun dia urungkan seketika dia mengingat perkataan leon semalam,,(sadar rania,,,dia bukan siapa* buat loe,,,loe harus tau diri ) batinnya menyadsrkan dirinya,,diapun perlahan melepaskan tangan leon yang bertengger di perutnya lalu dia perlahan turun dari tempat tidur,,,lalu masuk kekamar mandi membersihkan diri,,,setelah selesai diapun kebawah membantu bi sumi menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga sanjaya
"_lho neng jangan dipegang atuh,,,neng duduk aja ,,nanti neng kecapean lho",
"_ish,,,bibi ini masa gitu aja bakalan kecapean,,,lagian ya bi saya itu kuat loh,,,malah dulu saya sering angkat beban pun saya gak merasa kecapean ,,,,masa gini aja mau kecapean sih,,,bibi ada* aja deh"_!ucapnya sambil menggelengkan kepalanya
"_ya itukan beda atu neng,,,dulu neng masih muda,,,sedangkan sekarang neng lagi hamil sekarang jadi harus menjaga sidedenya biar sehat,,,"_
"_iyaa bi,,,tapi bantuin dikit boleh ya bi,,"_ucapnya memelas,,,bisumi yang melihat itupun akhirnyaa luluh juga
"_baiklah tapi yang ringannya aja yaa neng,,,"_
"_siap bos"_ucapnya bersemangat,,bi sumi yang melihat tingkah rania seketika tertawa sambil menggelengkan kepalanya akhirnya mereka pun memasak berdua mempersiapkaan sarapan pagi,,,
setelah beberapa saat berkutat didapur akhirnya masakan merekapun sudah selesai dan mereka menyiapkannya,,mama devi yang melihat sang menantu sedang menata meja makan kemudian menghampirinya
"_pagi sayang,,,"_
"_eh,,,mama sudah bangun,,,"_sambil sibuk menata makanan dimeja
"_kamu jangan terlalu banyak gerak sayang,,,karna ini bari trisemester pertama kandungan kamu,,,takutnya kamu dan bayimu kenapa*"_
"_iya ma,,,bibi juga cuma ngasih kerjaan ringan kok,,,tadi juga udah diberi wejangan sama bibi"_ucapnya sambil tersenyum kearah mama devi
"_ya sudah tapi kamu harus ingat jangan kerja yang berat"_
"_ok ma,,"_,,,tidak lama kemudian tuan sanjaya dan leon datang menghampiri kedua wanita yang beda usia itu,,,leon menatap kearah rania,,,entah kenapa dupandangannya saat ini rania begitu cantik dengan dress putih selutut yang dikenakannya,
"_pagi ma,,,pagi pa,,,"_ucapnya menyapa kedua orang tuanya sambil melirik kearah rania,,,namun tidak sedikitpun rania memandang kearahnya
__ADS_1
"_pagi sayang,,,"_
"_wah,,,sepertinya ini masakan spesial pagi ini,,,apa kamu yang masak rania"_ucap tuan sanjaya melihat menu diatas mejaa karna tidak seperti biasanya
"_ngak kok pa,,,tadi cuma bantu bisumi masak aja kok"_
"_iya tetap ajakan sayang kamu masak,,"_
"_iya ma,,,"_
"_ya sudah ayo makan,,,"_ucap tuan sanjaya,,,"_leon hari ini apa saja jadwal kamu"_,,
"_jadwal saya gak banyak kok pa,,,"_
"_kalau begitu nanti malam apa kamu ada pertemuan"_?
"_kalau begitu kamu wakili bapak nanti menghadiri undangan makan malam kolega bapak dihotel X,,,dan kamu harus pergi dengan rania,,,apa kamu bisa,,"_?mendengar itu tenty saja leon bahagia namun dia menyembunyikan ekspresi bahagianya lalu melirik kearah rania,,,ini pertama kalinya bagi mereka untuk pergi berdua,,,
"_bisa kok pa,,,kebetulan hari ini leon gak banyak kerjaan juga,,,"_
"_rania kamu bisa kan nak pergi dengan leon mewakili bapak"_seketika rania bingung mau menjjawab aa karna dia yakin jika disana nanti ruangan akan dipenuhi oleh aroma parfum,,,nun dia juga tidak enak hati menolak permintaan mertuanya dia begitu bingung takut naanti dia menyusahkan leon dan mendappat amukannya karna malu maluin,,,leon yang dari tadi menunggu jawaban rania namun raniaa belum juga mengatakan satukatapun kemudian mengarahkan pandangannya ke rania,,,dia bisa melihat keraguan dimata rania
"_hm,,,"_dehemen leon menyadarkan rania seketika
"_i,,iya pak ,,,rania bisa kok"_jawaban rania membuat leon puas dan juga senang,,,
"_baaiaklah undangannya jam 7,,,jadi kalian persiapkan diri kalian ,,,"_setelah selesaai makan tuan sanjaya pun paamit diikuti oleh leondan mereka berangkat kerja dengan mobil masing*
"_sayang tadi mama lihat kamu sepertinya enggan untuk pergi keundangan kolega papa"_
__ADS_1
"_ngak kok ma,,,sebenarnyaa rania takut karna disana pasti akan dipenuhi parfum jangan sampai rania muntah dan membuat malu leon ma"_! bukan mama devi tidak tahu kegundahan hati menantunya namun ini sudah dibicarakan dengan suaminya karenaa mereka ingin membuat anak daan menantunya semakin dekat,,,
"_mama tahu sayang,,,tapi ini makan malam penting,,,"_ucapnya membuat rania tidak memiliki kesempatan untuk mebolak
"_baiklah ma,,,rania akan pergi"_ucapnya mencoba tersenyum
"_makasi ya sayang,,,mama akan coba menelpon dokter kandungan biar kamu diberi obat anti mual ya,," rania hanya membalas dengan anggukan,,,
dikantor edgar dibuat bingung oleh tingkah leon si bos sekaligus sahabatnya itu kenapa tidak biasanya dia sampai dikantor dia tidak pernah membalas sapaan karyawannya,,,naamun pagi ini berbeda dia bukan hanya membalas sapaan para karyawan tapi juga tersenyum kepada mereka yang membuat para karyawan merinding karna untuk pertama kalinya mereka melihat sang bos tersenyum bagi sebagian karyawan terutama bagi kaum hawa mereka meleleh melihat senyuman sang bos karna ini pemandangan langkah namun sebagiannya lagi berpikir jika akan ada kejadian yang akan menima mereka,,,edgar yang melihat sibos seperti itu hatinya mulai tergelitik untuk bertanya namun dia menahannya karna masih didepan para karyawan,,,setelah masuk ke lift akhirnya edgar pun menanyakkan kekepoannya
"_loe ngak salah makan obatka leon,,,,hari ini gue melihat pemandangan lain dari lo"_
"_biasa aja kok,,,oh ya nanti malam saya tidak ada pertemuan kan,,"_?
"_iya jadwal kamu hari ini hanya sampai sore"_
"_bagus,,,"_edgar hanya mengerutkan keningnya,,,tumben sibos bahagia dengan waktu kosongnya biasanya juga dia tetap kerja atau memajukan jadwal pertemuan lainnya,,,,
"_loe baik* aja kan leon"_
"_seperti yang kamu lihat,,,"_ucapnya acuh lalu keluar dari lift menuju kantornya
"_eh tunggu,,,kamu udah minum kopi belum gar"_edgar mendapat pertanyaan itu merasa mendapat angin segar dia berpikir apakah leon mau mengajaknya minum kopi di kedai langganannya
"_belum bos"_
"_bagus kalau gitu sekalian kamu seduhkan juga buat aku,,,hari ini saya mau mencicipi kopi buatan kamu,,,"_seketika permintaan leon sukses membuat leon mengangahkan mulutnya memandang kearah leon yang sudah hilang dibalik pintu kantornya alias masuk kekantornya,,,
edgar hanya berjalan sambil mengumpati sibos sekaligus sahabatnya itu dia berjalan ke pantri membuat kopi pesanan sibos namun dia memiliki rencana,,,dia lalu memasakkan garam ke kopi sibos,,,
__ADS_1