
Keheningan kembali melanda leon dan rania setelah kepergian bi siti,,,rania benar* tidak suka dengan situasi ini dia melirik ke arah leon yang hanya fokus ke hpnya rania terdiam sejenak dia bingung apa yang harus dibicarakan dia lalu mengerucutkan bibirnya sambil berpikir dan tanpa dia tahu leon melihatnya tingkah rania itu membuat dia gemas sendiri,,,,
"_makanlah,,,nanti mama kesini berpikir saya tidak memberi kamu makan"_ucapnya sambil memainkan hpnya,,,rania hanya melirik sebentar kearahnya lalu dia makan,,,namun saat akan menyuap makanannya leon mendekatinya ingin membantu namun rania langsung menaruh kembali sendok yang berisi makanan lalu menutup hidungnya,,,
"_kamu jangan kesini,,,,tubuhmu bau sekali"_ucapnya menutp hidung dan mulutnya π€,,,leon yang melihat tingkah rania seketika mencium badannya namun dia tidak mencium bau aneh ditubuhnya
"_apa ini alasan kamu agar saya keluar dari sini,,?,,,jangan mimpi saya tidak akaan keluar,,,"_ucapnya semakin mendekat kerania
"_kumohon kamu jangan kesini saya tidak tahan dengan bau tubuhmu,,,"_namun leon tidak menggubrisnya dia malah semakin meendekat dia kesal dengan alasan rania dia hanya tersenyum smirk hingga rania tidak tahan dan muntah dan lebih parahnya dia muntah dibaju leonππ seketika membuat leon berdiri diam ditempat mematung dengan wajah yang sudah memerah ingin marah namun tidak jadi karna mama devi masuk dan melihat kejadian itu dia hanya tertawa melihat leon,,,,
"_π, ππ,,kamu dibilangi ngeyel sih dapatkan hadiahnya,,ππ
"_maaf,,,saya benar* tidak tahan dengan aroma ditubuh kamu"_ucap rania masih akan muntaah namun dengan cepat leon menutup mulut rania,,,
"_leon kamu apa* an sih,,,"_ucap mama devi melespas tangan leon dan untuk kedua kalinya rania memuntahinya,,,
"_RANIA!!!! ucapnya kesal
"_πππ,,,"_mama devi hanya tertawa ,,,"_udah sekarang kamu keluar dan bersihin diri kamu,, "_ucap mama devi lalu menuntun rania kekamar mandi
"_sayang kamu tidak apa*kan"_?"_
"_iya ma ,,,"_kemudian rania memandangi mama devi seolah mengendus bau mama devi
"_mama gak pake parfum sayang,,,kan mama tahu kamu gak suka menciumnya"_
"_makasi ya ma,,,,maafin rania,,semoga saja pak leon tidak marah,,,"_ucapnya sendu membayangkan muka leon tadi yang benar* sudah gelap dan ingin marah
"_kamu tenang saja sayang,,,itu tidak akan terjadi kok,,,,kan dia yang bikin kamu begini,,,dan juga kamu kan tadi sudah memberitahunya namun dianya aja yang ngeyel,,,,sudah jangan dipikirin lagi"_
"_makasih ma,,,"_
"_ya sudah sekarang kamu duduk dulu,,,mama mau mengganti makanan kamu dan mengambilkan baju ganti ya,,!"_ucap mama devi menuntun rania ketempat tidur dan mendudukkannya,,,
"_rania jadi tidak enak udah ngerepotin mama"_
"_sayang,,,,sekarang itu kamu sudah jadi anak mama juga jadi jangan pernh merasa seperti itu ok,,,! kamu janji sama mama kalau kamu harus menganggap mama seperti mama saenab ya,,,_"
"_iya ma,,,"_lalu mama devi keluar kamar dengan membawa makanan yang tadi diantar bi siti,,,dan membawanyaa kedapur
"_bi,,tolong diganti yang baru ya,,,dan juga supnya yang Hangat ya"_
__ADS_1
"_iya bu,,,"_bi siti hanya mengiyakan namun juga bingung kenapa makanannya tidak disentuh oleh rania,,,,mama devi melihat bi siti kebingungan lalu menjelaskan
"_tadi rania muntah bi makanya makanannya diganti yang baru"_
"_oh begitu bu,,,jalau gitu bibi siapin dulu"_ucapnya berlalu ke dapur
"_bi nanti langsung diantar saja ya kekamar rania,,,sekalian suruh pelayan membersihkan kamar tempat rania sekarng ya bi,,"_!
"_iya bu,,"_lalu bi sitipun menyuruh salah satu pelayan untuk masuk keruangan yang ditempati oleh rania untuk membersihkan kamar itu
mama devi mengambilkan baju untuk rania dan saat keluar dari kamar tempat pakaian rania di bertemu dengan leon
"_kamu sudah mandi"_?,,ucap mama devi mengitari tubuh leon,,
"_mama jangan ikut*an deh seperti rania"_kesal leon namun tidak diperdulikan oleh mama devi
"_kamu pakai parfum lagi"_?
"_iya,,,emang kenapa ma"_?
"_kalau gitu kamu jangan mendekati rania jika kamu tidak ingin kejadian itu terulang lagi"_
"_maksud mama"_tanyanya dengan kening yang berkerut
mama devi hanya menggelengkan kepalanya melihat kh leon,,,(mama harap kamu akan mencintai rania sayang) batin mama devi kemudian berjalan menuju tempat rania
saat akan masuk kekamar mama devi melihat kalau rania tidak sendiri namun ditemani oleh kedua orang tuanya,,,mereka sambil cerita dan menyuapi rania makan,,(orang tuamu sangat menyayangi kamu nak,,,semoga kamu juga nyaman disini dan menganggap kami sebagai orang tuamu bukan mertua saja)batinnya lalu melangkah masuk ke kamar
"_oh,,,besan disini juga,,,tadi ag tinggal sebentar mengambil baju ganti rania"_ucapnya menghampiri mereka
"_eh ibu,,,maaf ini jadi ngerepotin"_ucap bu saenab merasa tidak enak hati
"_gak papa bu,,,kan rania juga sekarang anak saya,,,,asal ibu tahu saja dari dulu saya kepengen banget punya anak perempuan,,,,dan akhirnya sekarng rania bukan hanya menantu bagi saya tapi sudah menjadi anak saya bu,pa,,"_
"_makasih bu atas kebaikannya,,,,kami jadi tidak ragu meninggalkan anak kami disini karna ada bu yang akan menjadi pengganti kami untuk menyayangi anak kami,,,"_ucap paak tarjo dengan rasa syukurnya,,,namun bu saenab hanya tersenyum saja,,,dia tahu betul jika semua ini hanya sementara untuk rania,,,
"_iya pak,,,ran kamu ganti baju dulu sayang"_ucaapnya memberikan baju ganti ke rania
tiba tiba pintu kamar diketuk dan muncullah naura didepan pintu
"_eh,,,naura masuk nak,,"_ucap mama devi
__ADS_1
"_naura gak ganggu kan tante om"_
"_ngak naak masuklah,,,"_lalu naurapun masuk
dan menghampiri rania
"_gimana keadaan loe ran"_
"_gue baik* aja ra,,,gue boleh minta tolong gak"_?
"_apa sih yang gak buat loe"_ucapnya dengan mengedipkan mata menggoda rania
"_temani gue ganti baju ra"_
"_ok",!,,,,ucapnya lalu menuntun rania ke kamar mandi
"_ma,,,rania ganti baju dulu"_
"_iya sayang,,,,"_ucap maama devi mengelus pundak rania,,,"_kalau begitu mari bapak dan ibu kita keluar minum teh"_aja mama devi dan mereka pun keluar kamar
para tamu undangan sudah pulang semua yang tinggal hanya keluarga dan saudara dari tuan sanjaya dan mama devi
pak tarjo dan ibu saenab kemudian berpamitan pulang dengan diantar oleh supir keluarga sanjaya
"_nak titip neng ya,,,tolong sayangi dia cintai dia jangan pernah menyakitinya,,,dan jika suatu hari kamu sudah tidak mencintainya kembalikan dengan baik kekami nak"_ucap pak tarjo ke leon sambil menepuk pundaknya
"_,i,,iya paak"_ucapnya kaku,,,rania hanya memandangi ayahnya sambil memeluk bu saenab,,,dia merasa bersalah kakrna menyembunyikan kebenaran dari sang ayah,(maafin neng abah,,,neng salah,,,neng tidak ingin abah sakit nantinya)batin rania,,,,pak tarjo lalu menghampiri rania yang masih setia memeluk bu saenab
"_neng,,,sekarng kamu punya suami,,,kamu harus nurut suami kamu neng jangan ngebantah ya,,,dan juga kamu harus melayani suami kamu dengan baik,,,nyiapin pakaiannya dan juga memasak untuknya dan memenuhi segala keperluannya"_,,
"_iya bah,,,"_
"_wes,,,jangan nangislah neng,,,kamu tu harus berbahagia ya"_,,
"_iya bah,,,"_ucapnya memeluk abahnya,,,,
"_tuan sanjaya,,,,"_ucap pak tarjo sambil menjabat tangan besannya,,,"_saya titipkan putriku sama kalian tolong di jaga seperti kami menjaganya"_
"_pak tarjo tenang saja rania sekarang sudah menjadi anak kami juga jadi dia jadi tanggung jawab kami,,jadi bapak tidak usah kuatir"_ucap tuan sanjay menepuk bahu pak tarjo
"_kalau begitu kami permisi dulu,,,"_
__ADS_1
"_kami pamit bu,,,,"_ucap bu saenab ke mama devi
"_neng kamu baik* ya nak,,"_ucap bu saenab memeluk putrinya,,,,kemudian mereka masuk kemobil lalu mobil pun melaju pergi meninggalkan kediaman sanjaya