Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
38


__ADS_3

Hari ini adalah hari pernikahan leon dan rania,,,yang diadakan di kediaman sanjaya hiruk pikuk suara para tamu memenuhi kediaman sanjaya namun tidak dengan hati rania saat ini dia tidaak merasakan perasaan apa* karna tidak ada keluarga yang menemaninya bahkan kedua orang tuanya tidak menghadiri pernikahannya karna sampai saat ini dia tidak menerima kabar jika orang tuanya tidak akan datang dia benar* tidak seperti setiap pengantin yang merasa gugup atau was* ataupin memiliki perasaan berdebar debar dia benar* biasa* saja,,,naura yang melihat sahabatnya itu yang kelihatan lesu dan tidak memiliki semangat dia tahu kalau ini juga berat untuknya namun inilah keputusan yang dia ambil,,,


"_waw,,,ran loe cantik banget,,,"_! ucap naura menghampiri rania yang memang kelihatan cantik dibalik balutan baju pengantin yang didominasi warna putih itu,,,tidak bisa dia pungkiri jika memang rania sangat cantik matanya yang bulat dan cantik dan bulu mata lentik adalah pemandNgan yang begitu memikat bagi siapapun yang memandangnya bahkan itu sempat menghipnotis leon saat dikota Z


"_hei,,,loe kok diam aja sih,,,harusnya loe bahagia dong ran,,,!,,oh yah gue ada kejutan buat loe,,,!_"ucap naura namun lagi* rania tidak begitu tertarik,,,


"_hm palingan juga kado lingeria,,,"_!ucapnya hanya menebak yang membuat naura seketika tertawa,,


"_😀😀😀 loe ngarap banget mau dikasih lingeria ran,,,gue curiga nih dari tadi loe diam aja loe pasti mikirin malam pertama loe,,😀😀


"_apaan sih,,,loe,,,gak lucu kali,,"_ucapnya ketus"_


"_baiklah,,,baiklah gue gak bercanda lagi,,,tapi serius gue ada kejutaan buat loe,,,jadi loe harus meremin mata loe"_ ucap naura namun rania hanya memandanginya,,_"gue serius ran,,,ini bakalan buat loe mewek,,jadi loe harus tutup mata loe,,"_


"_ baiklah tapi awas ya kalo loe cuma kerjain gue doang"_


"_iya suer deh ✌"_ raniapun memejamkan matanya,,,

__ADS_1


"_loe jangan ngintip ya,,,"_ucap naura kemudian memanggil ibu saenab masuk kedalam ruangan tempat rania,,ibu saenab tertegun melihat anaknya yang begitu cantik dibalik gaun yang dia pakai,,,dia meneteskan air mata haru dan juga sedih karna mengingat pernikahan anaknya hanya pernikahan kontrak,,,


"_sekarang loe bisa membuka mata loe" ucap naura lalu ibu saenab cepat* mengusap air matanya dia tidak ingin raniq melihatnya menangis,, lalu rania pun perlahan membuka matanya


"_ta da,,,,"_seketika rania tertegun melihat maknya dia tidak menyangka karna tanpa kabar dari maknya jika mereka akan menghadiri pernikahannya , ,,jadi dia berpikir maknya tidak akan datang,, lalu mak saenab menghampirinya dan memeluknya


"_kamu cantik sekali neng"_ucapnya yang membuat rania seketika menetekan air matanya dia memeluk erat maknya


"_kamu jangan menangis neng nanti muka kamu jelek,,,"_ucapnya mencoba menghibur anaknya namun hatinya pedih melihat anaknya


"_biarin aja mak rania gak peduli,,,rania minta maaf mak,,",,,


"_sayang sudah selesai,,,,! yuk kita turun"_ ucapnya menghampiri rania dan bu saenab


"_ayo bu kita turun bersama, "_ ucap mama devi mengajak ibu saenab,,,lalu mereka turun bersama sama,,,saat mereka menuruni tangga semua mata teruju ke mereka seolah olah mereka sedang menantikan sesuatu yang sangat penting dan tibalah sang mempelai wanita menamakkan diri semua mata tertuju padanya dengan tatapan kagum,,ada juga yang menatapnya dengan tatapan mendamba,,ada yang memuji rania


"_mempelai wanitanya cantik sekali ya,,,"_

__ADS_1


seketika leon berhenti memainkan hpnya saat dia mendengar semua orang memuji calon mempelainya dan seketika mata leon membulat sempurna dengan mulut yang menganga menatap rania


"_cantik"_ucapanya tanpa sadar yang didengar oleh edgar dan membuatnya tersenyum


"_loe yakin leon loe tidak mau mempertahankan wanita seperti ini,,?,,jangan sampai loe nyesaal jika loe meleppaskannya,,,karna saat dia lepas dari loe gue pastiin dia gak bakalan balik ke loe lagi"_ucap edgar mengompori leon namun leon masih dengan tatapan yang memuja ke rania dia tidak melepaskan tatapannya sedikitpun hingga akhirnya rania berada didepannya dengan didampingi oleh mama devi dan bu saenab


"_cantik kan menantu mama,,,,"_


"_hm,,,"_leon hanya berdehem menetralkan kegugupannya


"_sayang pegang tangan suami kamu"_rania kemudian memandang leon dan seketika pandangan mereka saling mengunci dan mereka saling memuji dalam hati,,,ditatap lama seperti itu oleh leon membuat rania gugup dan mukanya merona,, dengan malu* dia menggandeng tangan leon dan berjalan ke pelaminan menyambut para tamunya,,,


ibu saenab dan pak tarjo hanya memandangi anaknya yang sedang bersanding dipelaminan dengan leon,,,ya pak tarjo belum tahu tentang masalah yang melanda rania,,,ibu saenab tidak memberitahukannya karna penyakit jantung yang diderita pak tarjo dia tidak ingin penyakit suaminya kambuh lagi dan dia tidak ingin suaminya menderita lagi dengan penyakitnya


"_neng cantik ya bu,,"_ucap pak tarjo pada istrinya


"_iya bah,,,,semoga saja neng diberkahi kebahagiaan ya bah dalam membina rumah tangganya"_

__ADS_1


"_iya bu,,,dan semoga mmereka cepat mendapat momongan"_ucapan pak tarjo barusan membuat bu saenab salah tingkah,,,dan gugup


"_i,,iya bah,,,"_ucap bu saenab gugup namun tidak dipergatikan oleh pak tarjo dia hanya memandangi anaknya dan menantunya yang begitu serasi menurut orang* he,,,


__ADS_2