Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
52


__ADS_3

"_gue juga pernah seperti loe ran,,,gue pernah berpikir untuk mempertahankan janin gue tapi


karna gue takut jadi gue terpaksa ngelakuinnya"_ucap naura sedih ketika mengingat apa yang pernah dialaminya


"_sudahlah ra' ini semua sudah terjadi lebih baik kita melihat kedepan seperti apa kehidupan kita nantinya,,,,jadi semangat"_!!


"_iya ran loe benar,,,loe juga harus semangat menjalaninya "_mereka akhirnya berlabuh kealam mimpi berdua,,,,


keesokan harinya naura sudah bangun lebih dulu untuk mempersiapkan sarapan untuk mereka berdua dia sangat senang rania bersamaya saat ini,,sedanga rania dia masih setia memeluk gulingnya mungkin karna pengaruh janinnya jadi dia masih bermalas malasan,,,,


"_ran loe kayaknya jadi tukang malas deh,,,"_ucapnya bercanda


"_tau ni ra',,, bawaannya gue pengen baringan terus malas gerak,,"_


"_😀😀😀,,,jangan diikuti ran,,,ntar badan loe besar,,,"_ucapnyaaa sambil bersiap untuk berangkat kerja


"_iya ni,,,,loe udah mau berangkat ra',,


"_ mm,,,ucapnya karna sedang memakai lipstiknya,,,"_gue sudah buatin sarapan buat loe ntar loe makan ya loe harus memberi nutrisi sama sidedenya,,"_ucapnya mengelus perut rania,,,"_gue berangkat loe baik* dirumah jangan lupa makan ya,,"_lalu naura keluar kamar dan pergi bekerja sedangkan rania kembali melanjuta tidurnya,,,,


dikantor leon sedang meeting namun pikirannya melayang memikirkan istrinya


dia bingun mau menelponnya atau mendatanginya dirumah sahabatnya dia tidak fokus mendengar penjelasan stafnya,,,karna pikirannya terus kerania diapun berdiri


"_rapatnya sampai disini dulu,,,"_ucapnya langsung keluar semua karyawannya heran melihat sang bos yang nyelonong keluar begitu saja tidak seperti biasanya,,,,namun sebagian merasa senang karna masih ada pekerjaannya yang belum kelar jadi mereka bernapas lega,,,


edgar langsuzng mengikuti leon saat keluar dari ruang rapat dia bertannya tanya dalam benaknya ,, "_tidak seperti biasanya leon seperti ini,,,apa ada sesuatu yang terjadi ya"_pikirnya


"_edgar,,,loe tau kan alamat rumahnya temannya rania"__,,,edgamengerutkan keningnya,,,

__ADS_1


"_emang kenapa pak"_?


"_rania disana saya akan menjemputnya,,,loe stay disini dan kirim alamatnya sekarang "_ucapnya ? lalu pergi begitu saja,,,namun saat dia turun kelobi perusahaannya tasya muncul dan menghampirinya,,,


"_sayang,,,"_ucap tasyaa msemanggil leon,,,leon berbalik dan mendapati tasya sedang menuju ke arahnya,,,


",_ngapain kamu disini "_?ucapnya ketus,,,,kok kamu gak senang sih sayang aku disini,,,apa kamu tidak merindukanku,"_ucapnya bergelayut dilengan leon


"_tasya jaga sikap kamu,,,ini dikantor,,,dan ya saya lagi sibuk jadi sebaiknya kamu pulang"_ucap leon melepas tangan tasyaa dia merasa jijik dengan tasya bahkan tangan yang disentuh tasya disapu dengan tangannya seolah olah ada sampah yang menempelinya,,,diapun berjalan keluar meninggalkan tasya yang menganga melihat sikap leon padanya,,,


leon pun masuk kemobil dan melajukan mobilnya menuju rumah naura,,,


sesampai disana dia berulang kali mengetuk pintu namun tidak ada yang membukakan dia jadi merasa kuatir lalu menelpon mamanya


leon :_"_ halo ma apa rania sudah kembali kerumah"_?ucapnya saat panggilannya tersambung


mamadevi : ,"_belum sayng emang kenapa"_?


"_ni anak ya gak ada sopan* nyadeh sama orang tua"_ucap mama devi sambil memandangi hpnya dan menggelengkan kepalanya mengingat kelakuan anaknya


leon pun kembali mengetuk pintu naura dia mengetuknya dengan keras,,,rania yang sayup sayup mendengar suara dengan malas dia bangun tanpa memperdulikan tampilannya saat ini dengan rambut acaknya dia mbuka pintu,,,


"_sia,,,,"_tidak sempat melanjutkan kata* nya karna kaget dengan kedatangan leon,,,sedangkan leon hanya menelan ludah melihat tampilan sang istri yang acak* namun terlihat seksi dimatanya,,,,baju tidur rania yang terbukaa kancing atasnya menampakkan belahan dada bagian perutnya yang sudah agak membuncit sedikit keluar dan celana sepaha yang menampilkan kaki mulusnya rania yang melihat arah pandangan leon seketika menyadari jika leon sedang memandanginya dengan pandangan mendamba,,,


"_mesum,,,"_ucapnya menutupi tubuhnya dengan kedua tangan menyilang,,,lalu dia dengan spontan menutup pintu dan berlari ke kamar mengambil jaket untuk menutupi tubuhnya,,,lalu menghampiri leon yang sudah duduk terlebih dahulu sebelum dipersilahkan masuk


"_ada apa bapak kesini"_?tanya rania dengan perasaan kesal


"_apa kamu sudah makan"_?leon malah bertanya balik

__ADS_1


"_kalau saya makan ataupun tidak itu bukan urusan bapak,,,,lagian bapak jawab dulu ngapain bapak kesini"_?jawabnya ketus


"_saya disuruh mama jemput kamu untuk pulang,,,,dan bukan ka semalam saya sudah minta agar kamu jangan memanggil saya seperti itu,,,apa kamu lupa"_?raniapun sadar dengan keputusan yang dia ambil semalam untuk memanggilnya 'mas'


"_oh,,, itu,,,"_dia bingung mau berbicara apa,,,"_oh itu,, bukankah saya sudah bilang ke mama devi kalau saya ingin dirumah naura dulu kok sekarang mau dijemput sih"_?leon jadi bingung sendiri(kenapa mama gak ada bilang sih,,,kan bingung mau buat alasan apa lagi)


"_iya tapi katanya mama lagi sunyi dirumah pengen ada teman ngobrol,,"_ucap leon asal


"_masa'sih,,,bukannya hari ini mama akan kearisan ya,,,"_!ucap rania bingung karna setahu dia biasanya kalau hari jumat sang mertua ada arisan dengan teman*nya,,,,leon jadi bingung mau ngomong apa


"_kamu ini kalau udah dibilangin masih banyak ngeyelnya,,,sudah sana kamu siap* saya tidak punya wKtu banyak,,,"_ucapnya pura* kesal karna dia tidak ingin rania tahu jika dia menjemputnya karna keinginannya,,,


"_ya sudah saya siap* dulu"_


"_gak usah mandi,,,,kamu cuci muka saja lalu sikat gigi,,,gak pake lama"_ucap leon tidak sabar,, rania kesal dengan perintah leon namun dia tetap melakukannya,,,dia lalu berganti pakaian ya dia masih meninggalkan beberapa pasang baju dan barang *nya karna dia masih akan kembali kesana seperti semalam,,,setelah dia selesai bersiap dia menghampiri leo ,,,


"_sudah,,"_ucapnya leon saat melihat rania berdiri disampingnya rania hanya mengangguk lalu merekapun keluar menuju mobil kemobil yang diaprkir dipinggir jalan,,,


didalam mobil rania gelisah itu terlihat dari gerak geriknya yang tidsk tenang,,,,dia ingin pamit ke naura namun tidak bisa menghubunginya,,,ditambah lagi saat ini dia lapar karna belum makan dari pagi,,,


"_kamu kenapa "_?tanya leon yang melihat rabia gelisah,,,


"_ngak ada kok,,"_ucapnya bohong,,,


"_kamu yakin kamu baik * saja,,,kamu keringatan,,"_leon melihat rania memang berkeringat lalu menambah volume ac mobilnya


"_ngak kok gue gak apa*"_ucapnya berusaha menahan rasa laparnya,,,,lalu perutnya terasa melilit akhirnya dia tidak tahan dengan sakit perutnya,,,dia memegangi perutnyaa sambil meringis menahan kesakitannya leon melihat itu jadi panik,,,


"_rania,,,rania,,,!! ucapnya panik namun tidak didengar lagi oleh rania karna sudah pingsan dia lalu menyalakan mobilnya menuju rumah sakit dengan menekan pedal gas sehingga mereka tidak butuh waktu laama akhirnya mereka tiba dirumah sakit,,,dengan panik dia menggendong istrinya masuk kedalam dan disambut oleh dokter yang sebelumnya sudah ditelpon agar siaga didepaan menunggunya,,,

__ADS_1


raaniapun dibawah masuk ke UGD leon menungguinya dengan mondar mandir diluar pintu untuk pertama kalinya dia dilanda rasa panik seperti itu,,,perasaanny benar* penuh dengan kekuatiran dan rasa takut bercpur aduk,,,,


__ADS_2