Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
22


__ADS_3

Edgar dan ibu devi tiba disebuah hunian kecil tempat rania ngontrak ,mereka mengetuk pintu beberapa kali tapi sang penghuni tidak membuka pintu,,sampai ketukan yang kesekian tiba *pintu dibuka dari dalam, dan yang membukanya adalah naura


'_tuan edgar"_ucap naura dengan dahi berkerut dia heran kenapa edgar bisa datang kerumahnya


"_naura,,,apa rania ada?"_jawabnya tidak perduli dengan keterkejutan naura


"_dia sedang tidur tuan,,sepertinya dia kelelahan,,,,kalau boleh tau ada apa ya tuan"_?


"_oh,,,seseorang ingin bertemu dengannya"_ucap edgar sambil bergeser kesamping agar devi nampak,,,naura yang melihatnya langsung mempersilahkan masuk


"_masuklah dulu nyonya,,,tuan silahkan masuk"_ucap naura membuka lebar pintu mempersilahkan tamunya masuk


"_duduklah,,,ag mau melihat rania dulu"_ucapnya lalu berlalu meninggalkan tamunya dan masuk kedalam kamar rania


sedangkan diruang tamu saat devi memasuki rumah sederhana yang tertata rapi dia bisa menyimpulkan jika rania adalah gadis baik,,,dia teringat akan dirinya yang dulu yang juga hidup pas*an,,jjadi dia tidak merasa risih memasuki rumah hunian rania dan naura,,,dikamar rania naura sangat kasian melihat sahabatnya itu yang semakin kurus,,,dia sedih mengingat dia tidak berada disamping sahabatnya itu saat dia mengalami masalah,,,


"_rania, ,,"_ucapnya membangunkan rania dengan menggoyang pelan kaki rania,,,rania merasa ada yang memanggilnya dia kemudian mengerjap ngerjapkan matanya lalu melihat sahabatnya didepannya


"_naura loe da pulang,,,!,,ucapnya sambil bangun lalu duduk dan bersandar di dipan tempat tidur


"_loe baik* saja kan ran"_?


"_gue baik kok,,,tadi gue merasa lelah dan ketiduran'_ ,,,,naura memerhatikan mata rania yang sembab karna habis menangis


"_ran,,,kalo loe ada masalag loe cerita ke gue dong,,,gue sahabat loe dan gue udah anggap loe saudara gue,,,jadi loe jangan anggurin gue dong"_,,,ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya,,,rania tersenyum melihat sahabatnya yang merajuk


"_iya,,,iya,,,"_ucap rania sambil menepuk bahu naura,,,,,


"_ran,,,diluar ada yang nyariin tu"_?

__ADS_1


"_siapa ra"_


"_gue juga gak tau ran,,,soalnya yang nyari loe itu ibu*,,,dia datang dengan edgar"_rania yang mendengar itu merasa penasaran lalu dia turun dari tempat tidur menuju kamar mandi


diluar kamar edgar merasa cemas kalau* rania tidak mau menemui mereka(saya harap kamu keluar dan menemui mama devi rania,,,hanya dengan begitu saya bisa tenang,,,)batin edgar tidak lama kemudian pintu kamar terbuka devi dan edgar sama*menoleh kearah kamar yang terbuka,,,naura keluar lalu menghampiri mereka


"_rania mana ra'_"tanya edgar merasa cemas


"_ntar lagi keluar,,maaf udah membuat kalian menunggu lama,,,saya akan membuat minum dulu,,,"_ucapnya lalu berlalu ke dapur mvuat minum,,,tidak lama rania keluar menghampiri tamunya


'_tuan edgar,,,ada apa ya"_?


"_nona rania kenalkan ini mama devi"_,ucapnya berdiri memperkenalkan mama devi kerania


'_rania tante'_ucapnya menyalami mama devi memperkenalkan diri


"_kamu cantik sekali nak"_rania hanya tersenyum menanggapi pujian mama devi


"_saya ibunya leon,,,"_ucap devi sambil memperhatikan perubahan muka rania


deg


rania merasa kaget dia tidak menyangka ibunya leon akan mendatanginya dan pikirannya mulai berkelana(ada apa ya mamanya pak leon datang kemari,,,apa dia akan marah* dan menuduh saya juga menjebak anaknya seperti yang dituduhkan pak leon!kenapa saya merasa seperti disinetron indosiar ya )batin rania sambil berusaha menormalkan dirinya dari kegugupan,,,dia takut jika mama devi mengamuk dan memarahinya,,,


"_kedatangan saya kemari hanya ingin membicarakan beberapa hal dengan nak rania"_ucap mama devi membuyarkan lamunan rania,,,,tidak lama kemudian naura juga datang membawakan minum membuat mereka keluar dari ketegangan


"_silahkan diminun tuan edgar,,dan nyonya"_ucapnya mpersilahkan tamunya minum,,,


edgar yang melihat mama devi ingin berbicara berdua dengan rania kemudian inisiatif meminta naura untuk keluar bersamanya

__ADS_1


"_nona naura bisa kita bicara sebentar"_ucapnya sambil memberikan kode agar mereka meninggalkan rania danama devi,,,naura yang tahu akan itupun hanya mengangguk lalu keluar dengan edgar


sesaat keheningan melanda dua orang yang berbeda generasi itu


"_nak rania,,,ibu ingin minta maaf atas perlakuan anak saya,,,ibu benar* merasa menjadi ibu yang gagal mendidik anak,,,"_ucapnya merasa sedih lalu menggenggam tangan rania,,'_ibu mohon sama kamu agar kamu mau menerima leon untuk bertanggung jawab sama apa yang dia lakukan nak"_ucap devi lagi dengan wajah sedihnya


"_ibu tidak usah merasa bersalah atas apa yang sudah terjadi,,,ini bukan kesalahan pak leon,,,tapi ini adalah perbuatan sahabat saya yang ingin menghancurkan hidup saya,,,pak leon juga korban,,jadi ibu tidak usah merasa bersalah,,,dan juga tidak ada yang perlu dipertanggung jawabkan disini,,,"_ucap rania mencoba nenjelaskan,,,namun tiba* dia merasa perutnya bergemuruh dan dia merasa mual,,mama devi pun kaget lalu dia menyusul rania ke kamar mandi dan mengusap bahunya


"_kamu gak pa pa nak'_?


"_ag gak papa bu,,,mungkin saya masuk angin karna dari pagi saya belum makan"_ucapnya sambil mencuci mulutnya,,,namun saat mau balik badan dia mual lagi,,,rasa bau dari parfum mama devi membuatnya muntah,,,


"_bu maaf,,,,bisaka ibu menjauh sedikit,,"_bu devi sedikit mundur ke belakang menjauh dari rania dia curiga dengan keadaan rania(apa dia hamil anak leon ya,,,semoga saja ,,saya sebentar lagi memiliki cucu)batin mama devi merasa bahagia


"_apa kamu baik* saja nak,,,,apa kita harus kedokter"_?


"_tidak usah bu,,,ag baik* saja kok,,,"_ucapnya sambil menutup hidungnya lalu keluar menghindari mama devi,,,mama devi yang melihat itu menguatkan kecurigaannya jika rania sedang hamil


"_maaf bu saya ingin istrahat,,,saya tekankan sekali lagi bahwa apa yang terjadi pada saya itu karna kesalahan yang tidak disengaja,,jadi saya harap ibu bisa mengerti dan jangan terlalu memikirkannya,,"!


"_tapi bagaimana jika kamu hamil nak?,,,apa kamu pernah memikirkannya"_?sejenak rania memikirkannya sebenarnya dia juga takut tapi dia tidak ingin mengambil langkah seperti naura namun jika dia benar* hamil dia takut akan membuat kecewa orang tuanya(apa ibu akan menerima jika saja saya hamil,,,ag tau ibu pasti akan kecewa sama aku,,,tapi ini adalah kecelakaan,,ya tuhan,,,maafkan hamba dan tolong buka jalan yang terbaik buat hambamu ini)batin rania,,,mama devi yang melihat rania terdiam seketika muncul pikiran yang tidak*(jangan sampai kamu mengambil langkah yang akan membuatmu menyesal rania)batin mama devi


"_ibu mohon sama kamu nak,,,jika saja kamu hamil tolong biarkan leon bertanggung jawab,,,jangan menanggungnya sendiri nak"_ucap mama devi mencoba menasehati rania,,,dia tidak ingin jangan sampai rania melakukan hal* uang akan menyakitinya,,,


"_maaf bu ini adalah masalah saya sendiri saya tidak ingin melibatkan orang lain,,,dan jikapun saya hamil nantinya saya akan menanggungnya sendiri,,,jadi ag mohon sama ibu jangan merasa bertanggung jawab,,,saya tidak ingin ada urusan dengan keluarga pak leon,,,jadi tolong jangan menambah masalah lagi biarlah saya mengurus semua masalah saya sendiri,,,"_


"_nak kamu juga harus memikirkan anak yang kamu kandung saat dia mengharapkan seorang ayah,,,tolong kamu pertimbangkan lagi,,"_


'_bu belum tentu saya hamil,,,jadi ibu jangan terlalu jauh memikirkannya"_,,saya ingin istrahat bu jadi tolong ibu mengerti"_(biarlah saya dicap tidak sopan,,,saya tidak ingin berurusan lagi dengan keluarga pria brengsek itu)batin rania

__ADS_1


"_jikaa saja kamu hamil maka kamu tetap harus mengikuti keinginan ibu,,,kamu setuju ataupun tidak kamu tetap akan menikah dengan leon,,,itu keputusan ibu dan satu lagi mulai dari sekarang kamu akan dalam pantauan saya,,karna saya tidak ingin kamu menghilang lagi,,,"_ucap mama devi tegas tidak ada penolakaan,,rania yang mendengar itu tidak bisa berkata kata lagi dia juga bingung dan tidak tau mau bagaimana,,


"_ibu pulang dulu,,,tapi ibu akan kembali setelah kamu merasa tenang"_ucap mama devi beranjak dari tempat duduknya lalu berjalan keluar,,,


__ADS_2