Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
12


__ADS_3

Tiga bulan kemudian pasca naaura melakukan aborsi kini keadaannya sudah membaik dan dia melakukan segala kegiatannya kembali,,,dia sudah banyak berubah,,dia sekarang lebih banyak diam dan hanya fokus ke kuliahnya,,,kejadiann naas yang dialaminya menjadi mimpi buruk yang sering menghantuinya,,ya kadang dia memimpikan kejadian * yang dialaminya dan itu kadang membuat dia insomia


"_pergi_"!,,,pergi,,!!,,jangan,,,kumohon ,,aaaa tidak"_,,!!!


_"naura,,,naura,,!! ucap rania memcoba memnyadarkan naura dari mimpinya,,kemudian naura pun bangun sambil menamgis memeluk rania


"_kamu mimpi lagi ra',,,"_


"_iya ran,,,"_ucap naura memeluk rania,,,"ag biisa gila ran jika seperti ini terus,,"_


"_gimana kalo kita ke dokter psikiater"_?,,"_maaf,,ra',,,ag hanya memberi saran ag takut mimpi itu akan mengganggu psikis kammu"_ucap rania tidak memiliki maksud lain dia hanya benar*sahabatnya itu bisa melupakan mimpi buruk yang dialaminya dia takut itu akan menjadi ttauma yang berkepanjangan nantinya


"_trima kasih ran,,,tapi ag masih bisa kok mengatasinya',ucap naura menolak saran dari rania,,,rania menghela napas


"_ya sudah terserah sama kamu ra",,kamu minum dulu,,,"_ ucap rania setelah naura mulai sadar sepenuhnya sambil menyodorka gelas yang berisi air


"_ kamu istrahat lagi aja ra',,,"_


"_makasih ran,,,loe selalu ada buat gue"_,,,


"_iya itu sudah seharusnya ra',,kita harus saling membantu saling mendukung,,,kamu itu sahabat gue yang gue anggap saudara gue,,,jadi loe jangan merasa sungkan ok"_,,! naura hanya mengangguk sambil tersenyum,,dia menyadari apa jadinya jika rania tidak ada bersamanya,,selama habis aborsi dan pemulihannya rania selalu setia menaninya bahkan kadang rania harus cuti jika sahabatnya sedang tidak baok* saja sedangkan tasha dia tidak ingin lagi menemui naura dan rania dia benar* merasa muak jika berssama dengan rania dan naura,,,dia mulai memperlihatkan sifatnya saat rania lebih dulu menyelesaikan kuliahnya artinya tidak ada lagi yang bisa dia suruh* untuk menyelesaikan segala tugas kampus..


naura pun kbali tidur begitupun dengan naura karna jam masih menunjukkan pukul dua dini hari dan akhirnya mereka berkelana ke alam mimpi kembali


sedangkan ditemat lain disebuah bar,,,seorang wanita masih asik dengan kegiatannya menari bebas dengan teman*nya


"_sya,,, gimana dengan rencana loe yang kemarin,,,sepertinya loe udah berubah pikiran"_,,ucap salah satu teman barnya tasya


"_ngaklah,,,loe tenang aja gue masih mencari cara giamana mengajaknya ke sini,,lagian dia itu kampungan sekali pikirannya terlalu kuno"_,,


"_ha,,,ha,,sepertinya seru deh kalo kita membuatnya mabuk"_ucap temannya sambil tersenyum devil membayangkan jika rania mabuk


"_ seertinya begitu,,,kita akan memiliki mainan baru"_,, ucap tasya sambil tersenyum sinis


"_minggu depan kan loe ulang tahun,,,loe buat alasan aja buat dia datang,,,lagian cewek kampung begitu dimelow in dikit dia akan tersentuh


"_ wah,,,bagus juga ide loe itu,,,gue setuju dan gue akan nembawanya kemari"_,uca tasya sambil tertawa dengan temannya


suara kicau burung menyambut pagi tiba,,dua sejoli masih asyik denganimpi mereka padahal jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuhx pagi,,,rania mulai mengerjapkan matanya lalu dengan malas melihat hpnya


"_what"_!! "_udah setengah tujuh,,,"_rania bangun dan berlari ke kamar mandi dia mandi sangat cepat karna takut terlambat nanti dapat semprotan lagi dari bu siska, setelah rapi dia kekamar naura untuk membangunkannya,,,karna dia tau naura masih setia dengan selimutnya jika pagi dia susah sekali dibangunkan


"_ra,,,"_sambil menggoyangkan badan naura,,,,"_ra' bangun loe gak kekampus?,,ino uda siang loe,,,


naura pun muai membuka mata dengan malas sambil menarik selimutnua "_ ntar lagi ran,,gue masih ngantu nih,,"_


"_ntar lagi gimana ra',,,ini udah jam tujuh loh"_


"_apa,,!!!afuh qawat gue ada luliah pagi lagi"_ucap naura turun dari tempat tidur menuju kamar mandi,,rania keluar dari kamar naura dan bersiap untuk berangkat kerja


tidak lama naura keluar dari kamar


"_ra',,, gue duluan ya,, takut telat ntar gue dapat kata* mutiara lagi

__ADS_1


"_iya sana cepat,,,gue juga ntar lagi pergi ka kampus hari ini gue ada kuliah pagi"_


"_ya udah gue berangkat ya,,,by'_


"_by ran ,,,"_ucap naura kedapur mencari seSuatu yang bisa dimakan,,,sedangkan rania udah keluar rumah karna ojolnya juga udah menunggu


tiba dikantor rania berpapasan dengan leon,,,( aduh kenapa juga harus ketemu sibos disini,,,jadi bingung sendiri mau gimana)leon yang melihat tingkah rania mengkerutkan keningnya,,,lalu berjalan lurus kedepan,,,


"_pagi pak"_ucapnya berdiri ditempatberi salam


'_mm"_ucap leon memberi respon sambil berlalu masuk ke kantor dan masuk kelift


rania pun enggan masuk,,,dia ingin si bos cepat pergi,,(akhirnya pergi juga) sedangkan didalam lift leon memikirkan sesuatu


"_edgar bagaimana tentang rencana kerja sama perusahaan mandala itu"_?


"_kita masih mengevaluasi tuan,,,karna ceo perusahaan tersebut sepertinya orang licik"_!


"_baiklah,,,semuanya saya serahkan ke kamu,,,saya harap kamu lebih fleksibel dalam mengevaluasinya"_


"_baik tuan"_,,,nanti saya akan memberitahukan jika semua penyelidikan kami sudah rampung"_


"_mm"_ liftpun tiba di lantai paling atas temat yang khusus untuk pemimpin,,,leon masuk keruangannya,,,sebelum masuk dia meminta santi sang sekretaris masuk ke ruangannya,,santi mengetuk pintu,,lalu membukanya


"_pagi pak"_


"_mm,,, masuklah,,,santi kau hubungi bagian hrd untuk menyuruh karyawan yang bernama rania keruangan saya,,"_


"_mm,,kau boleh keluar,,,,"_ setelah sekretarisnya keluar dia mengeluarkan kotak yang akan diberikan ke rania,,(ini kan sudah lama,,apa dia masih ingat ya,,ag lupa memberikannya waktu itu karna dia sering absen masuk kantor,,,,sudahlah berikan saja saya tidak mau ada hutang juga,,masa' iya bos berutang) batinnya sambil menggeleng kepala


sedangkan ditempat rania,,dia bingung kenapa dia dipanggil ke ruangann ceo,,setau dia dia gak nelakukan apapun,,( ini kenaa lagi sih gue disuruh menghadap bos,,apa karna beberapa bulan ini saya sering absen ya,,?wah gawat nih kalo gue dipecat sedangkan cari kerja aja susahnya minta ampun,,gawat*)


"_ran kok kamu belum pergi"_tanya siska pada rania yang masih mematung ditempatnya


"_i,,iya bu,,,,bu kira* saya kenapa ya dipanggil ke ruangan ceo"_


"_saya juga gak tau,,,udah kamu langsung kesana aja biar kamu tau kenapa dipanggil"_


"_kalau begitu saya permisi bu,,_"ucap rania yang dibalas dengan acungan tangan oleh siska tanda dia menyuruh keluar


rania keluar dari ruangan siska dan dihampiri oleh ririn


"_ada apa ran_,,,?pagi*dkeruangan bu siska"_!


"_gak ada kok,,mmm,,gue disuruh menghadap ke ruangan ceo,,menurut loe kira* fue akan dipecat gak ya? soalnya beberapa bulan ini gue keseringan absen,,"_ririn yang mendengar itu langsung marah


"_ wah,,ini ni pasti kerjaan si mak lampir,,,pasri dia melaporkan loe nie,, wah gak benar ini ran"_,


"_hus,,jangan soudzon gitu ah,,,gue permisi dulu ntar gue malah kena semprot lagi


"_ya udah sana,,,semangat!!"_,,,ucap ririn memberi semangat ke rania


tiba ditempat sekretaris rania melapor jila dia yang diminta keruangan ceo

__ADS_1


"_pagi bu,,,saya rania yang diminta keruangan ceo , "_


"_oh,,kamu sudah datang,,,ikut saya,,,"_ucap santi sambil berdiri hendak berjalan keruangan ceo,,,rania pun mengikutinya,,,tiba diruangan ceo santi mengetuk pintu


"_masuk"_!ucap leob dari dalam ruangn dengan suara baritonnya,,santi masuk dan melapor


"_pak rania sudah ada disini"_


"_suruh dia masuk"


"_baik pak"_santi menyuruh rania masuk


"_masuklah"_rania pun masuk dan memberi salam


"_selamat pagi pak"_!ucap rania sambil menunduk tidak berani menatap sang bos


"_leon yang sibuk dengan laptonya sseketika melihat kearah rania sambil mengerutkan keningnya


"_apa kamu berbicara dengan lantai"_?ucap leon agak kesal,,,seketika rania mengangkat kepalanya dan pandangan merekapun bertemu,,,leon yang melihat ke arah rania seketika terpanah dengan mata itu,,,mata yang jernih dan bola mata coklat entah kenapa sangat indah dipandangnya


"_maaf pak"_ucap rania gugup sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain


leon pun mulai bicara sebenarnya dia kecewa karna pandanfan mata mereka terputus dia mengambil kotak yang ada di laci dan memberikannya ke rania


"_ini ambillah,,"_sambil menyodorkan kotak tersebut ke rania


"_ini apa ya pak"_tanya rania heran


"_m,,,apa kamu masih ingat kejadian dikota Z kemarin,,saat hp kamu jatuh karna kaget"_


""_oh,, itu pak,,maaf pak saya sudah melupakannya,,lagian itu kesalahan saya sendiri,,,,tapi bapak tidak usah kuatir saya sudah memperbaikinya kok"_,,ucap rania panjang lebar menjelaskan,,leon yang mendengar itu seketika kesal


"_kalo gitu kamu ambil ini lalu buang ke tempat sampah"_seketika rania terkesiap dengan kata* leon,,(waduh ini orang kenapa sih,,,langsung marah *aja,,,masa'iya hpnya mau dibuang gitu aja aapa gue salah bicara ya)


"_cepat ambil kok malah diam sih,,,"_!!ucap leon mulai tidak sabar


rania melangkah mendekat dengan takut*,,,dia mengambil kotak tersebut


"_benaran pak mau dibuang"_,,


"_ck,,seketika leon berdecak kesal


"_mm pak gimana kalo saya ambil hadiahnya kalo dibuang sayang pak,,jadi saya ambil aja ya pak"_,,ucap rania karna memang sayang hpnya mau dibuang,,,seketika leon mulai tetsebyum tipis


"_terserah kamu saja",,,sekarang kamu keluar saya masih banyak kerjaan"_


"_kalo begitu makasi pak hadiahnya"_,,,saya permisi pak"_ ucap rania sambil keluar dari ruangan pak leon,,,setelah pintu ditutup seketika leon tersenyum dengan sikap rania yang malu* tapi mau(lucu juga)batin leon


"_


"_


"_

__ADS_1


__ADS_2