
Sore hari leon kembali ke apartemennya,,,hari ini dia masih belum mau menemui kedua orangtuanya jadi dia memilih untuk pergi ke apartemennya,,,tiba diapartemennya dia langsung membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur dia menatap langit* kamarnya sambil memikirkan apa yang sudah terjadi kepadanya,,,tiba*telponnya berdering dan yang menelpon adalah tasya,,,dia malas mengangkat tlpnnya entah kenapa dia mulai merasakan perasaan biasa* saja sekarang ke tasya mungkin karna masalah yang menimpanya dengan rania memenuhi pikirannya sehingga dia melupakan tasya,,,telponnya berdering lagi dia mengambil hpnya lalu mematikannya dan tanpa terasa dia terjun ke dunia mimpi,,,
naura saat ini sedang mengurus rania yang muntah* sejak tadi
"_ran loe pucat banget,,,gimana kalo kita kerumah sakit aja"_?bujuk naura untuk kesekian kalinya ,karna dari tadi rania menolak saran dari naura
"_gue cuma masuk angin ra',,,loe gak usah kuatir deh,,,gue gak papa kok"_ucapnya sambil berdiri namun tiba* pandangannya gelap dan diapun pingsan naura pun panik,,,
"_ran,,bangun ran,,,loe jangan buat gue takut ran"_ucap naura panik sambil menepuk nepuk pipi rania,,,namu rania tidak sadarkaan diri naura pun bangkit dan mengambil telponnya dan menghubungi edgar
edgar : '_ya halo ra'?_"
naura : "_ halo tuan i,,,ini saya mau minta tolong,,,ucap naura panik dan bingung bagaimana menyampaikannya ke edgar
edgar: "_ra',,,loe tenang dulu,,,tarik napas"_edgar mencoba membuat naura tenang
"_naura : "_ini tuan rania pingsan dan saya tidak tau mau minta tolong sama siapa,,,jadi saya menghubungi anda'_
'_edgar : '_apa!! pingsan!! "_edgar yang juga kaget tiba* mengerem mendadak membuat kendaraan dibelakang hampir menabraknya
"_baiklah saya segera kesana kamu tenang ya jangan panik"_ucapnya memutar balik mobilnya lalu menancap gas,,,,tidak lama kemudiam dia sampai dia buru* masuk kerumah rania dan mencari cari mereka
"_naura,,,,! ,,naura,,!_'" naura yang mendengar namanya dipanggil seketika keluar keruang tamu
"_tuan disini"_ucapnya sambil memanggil edgar,,,dengan langkah cepat edgar melangkah masuk kekamar mandi lalu menggendong rania ke mobilnya
__ADS_1
"_ra',, buka pintunya!"_naura dengan sigap membuka pintu mobil lalu membantu edgar memasukkan rania ke mobil kemudian mobilpun melaju menuju rumah sakit,,,sebelum tiba dirumah sakit edgar menelpon pihak rumah sakit agar bersiap menyambut mereka jadi saat mobil tiba dokter dan suster menidurkan rania diatas brankar lalu mendorongnya masuk ke UGD,,,tim dokter menangani dengan cepat,,,meskipun pikiran mereka dipenuhi dengan banyak pertanyaan tentang siapa rania sehingga tuan edgar begitu panik ,,saat rania sudah diperiksa dokterpun keluar dari UGD yang langsung disambut dengan pertanyaan edgar
"_gimana dok,,?"_ucap edgar dan diikuti naura menghampiri dokter
"_nona rania baik* saja tuan,,,dia hanya kelelahan saja karna pikirannya,,saya harap dia jangan stress karna usia janinnya masih sangat rentan,,"_ucap dokter seketika membuat naura maupun edgar mematung
"_hamil"_!!? ucapnya bersamaaan dalam kebingungan
'_iya dan pada trisemester pertama sangat rentan mengalami keguguran jadi sebisa mungkin hindari stress dan juga aktivitas fisik yang berlebih,,ucap dokter kemudian meninggalkan edgar dan naura,,,mereka berdua terdiam sejenak lalu duduk diruang tunggu tanpa mengucapkan sekata pun,,,mereka larut dengan pikiran masing* tiba* edgar berdiri,,
"_ra' saya tinggal sebentar ada yang ingin aku urus,,,tolong hubungi saya jika ada apa* ya !"_ucap edgar memegang bahu naura,,,naura hanya mengangguk,,edgarpun langsung pergi darisana meninggalkan naura sendiri edgar berjalan ke parkiran tempat mobilnya diparkir,,,didalam mobil dia tidak langsung mengemudikan mobilnya namun dia terdiam beberapa saat memikirkan apa yang harus dilakukannya sambil menyandarkan kepalanya disetir dia memejamkan matanya,,,dia mengeluarkan tlpnnya dan menelpon seseoraansg
"_loe dimana"_
"_diapartemment,, lalu edgarpun melajukan mobilny menuju apartement leon,,,
"_loe apa* gar,,,,loe udah gila ya"_? ucapnya sambil menghapus darah dengan jari jempolnya,,,
"_ya gue udah gila on,,,,karna orang yang gue anggap sahabat sekaligus saudara menjadi seorang pengecut,!! ucap edgar dengan napas naik turun mencoba menahan emosinya,,,"_ apa loe tau sekarang rania dirumah sakit dia pingsan,,"_ucap edgar menjeda sebentar,,"_dan apa loe tau penyebab dia pingsan,,,ha!! dia hamil anak loe leon !!!!ucap edgar berteriak karna emosinya sudah tidak bisa dia tahan lagi,,
DEG
seketika leon terdiam mematung,,,dia mengingat kembali kejadian dihotel saat dia bersama rania dia melihat ada bercak darah yang artinya dialah orang pertama bagi rania
"_ ya bisa saja itu bukan anak gue,,,loe gak tau aja kehidupan dia bagaimana dan mungkin saja dia memiliki lelaki lain"_ucap leon mencoba mbela diri
__ADS_1
"_loe emang brengsek leon,,,loe laki* paling brengsek yang gue kenal dan gue menyesal menganggap loe saudara gue"_ ucap edgar keluar dari apartement leon,,,dia takut tidak bisa menahan amarah dan membuat leon babak belur karna edgar sangat mahir beladiri ,,,
leon hanya menatap kosong kedepan melihat bayangan edgar hilang dipintu,,kemudian dia mundur dengan linglung kebelakang hingga terduduk disofa dia mengusap kasar wajahnya dan menarik rambutnya dengan perasaan yang frustasi,,,tiba* tlpnnya berbunyi menampakkan id penelpon yaitu tasya dengan kesal leon langsung mematikan telponnya lalu menyandarkan kepalanya disofa sambil memejamkan mata
sedangkan tasya yang untuk kesekian kalinya leon tidak mengangkat tlpnnya benar* kesal dan marah(loe kenapa sih leon,,,loe udah gak mau angkat telpon gue,,,atau jangan* dia sudah tahu kalau saya yang menjebak rania hibgga tidur dengannya ya) batin tasya mulai ketakutan (jika sampai leon tahu dia pasti ninggalin gue,,,,,tidak,, tidak itu tidak boleh terjadi leon adalah milik gue,,dan tidak ada satupun orang yang boleh mendekatinya jika sampai ada yang mendekatinya maka dia akan berurusan dengan gue)batin tasya lalu mengambil tasnya dan keluar dari apartemennya menuju keparkiran,,,dia masuk kemobil lalu melajukannya ke perusahaan sanjaya (gue harus ketemu dengan leon,,,dia tidak boleh menghindari gue seperti inj jangan sampai dia benar* menjauh dari gue,,,,itu tidak boleh terjadi,,,,,,,dia harus jadi milik gue gimana pun caranya)batin tasya lalu dia menelpon temannya felix
felix : " ya ada apa sya,,,tumben loe hubungi gue,,apa ada kerjaan baru buat gue"_ucapnya santai
tasya : "_gue butuh bantuan loe,,,gue mau obat yang sama yang loe beri ke rania waktu itu,,,"_ucap tasya sambil menyetir
felix : "_ok itu ma gampang yang penting ada bonusnya,,,"_
tasya : "_iya loe tenang aja,,,pokoknya gue butuh secepatnya jadi loe harus siapin sebentar gue transfer uangnya,,"_ucap tasya mematikan telponnya,,,felix yang sudah tau kebiasaan tasya hanya geleng * kepala "_kebiasaan deh,,,belum juga selesai bicara telponnya udah dimatikan,,,ck"_ucap felix dia lalu mencari kontak yang biasa menjual obatyang diinginkan tasya,,,(entah siapa lagi yang akan jadi korban loe sya,,,)batin felix kemudian dia memasuki mobilnya dan melajukannya,,,
tasya tiba di perusahaan sanjaya dia berjalan dengan berlenggok lenggok dengan pakaian yang seksi dan kaca mata hitam membingkai wajahnya,,,namun saat akan masuk dia dihalangi oleh resepsionis
"_maaf nona,,,anda mencari siapa"_?ucap resepsionis memperhatikan tasya
"_loe gak tau gue,,,atau loe pura* amnesia"_ucap tasya sambil membuka kacamatanya,,,namun si resepsionis tidak peduli karna dia sudah mendapatkan perintah untuk melarang tasya masuk ke perusahaan
"_maaf nona,,,saya hanya mendapat perintah,,,bahwa anda dilarang masuk ke perusahaan ini,,,dan juga pak leon sedang tidak ada ditempat saat ini"_
"_apa loe bilang!!loe mau dipecat ya!! "_ ucap tasya dengan nada membentak
"_maaf nona ini adalah perintah,,,jika anda tidak keluar sekarang maka saya akan memanggil satpam untuk menyeret anda keluar"_ tasya yang mendengar itu sangat marah dan kesal dia menghentakkan kakinya
__ADS_1
"_loe akan menyesal,!!_," ucap nya lalu keluar dari perusahaan sanjaya,,,,dia lalu pergi ketempat mobilnya diparkir dengan kesal dia mondar mandir didepan mobilnya memikirkan dimana dia bisa menemukan leon(apa mungkin leon diapartementnya ya,,,ag kesana saja deh)batin tasya dia lalu membuka pintu mobilnya dan masuk kemobil lalu melajukannya menuju ke apartement leon berharap leon disana,,