
Setelah selesai acara makan malamnya mereka berkumpul diruang keluarga sambil bercanda gurau dan sesekali terdengar suara tawa juga,,,,leon yang merasa risih karna kebisingan dibawah mengambil hpnya dan mengirim sms ke edgar agar keruang kkerjanya,,, tidak lama kemudian edgar sudah berada di depan pintu dan mengetuk pintu
"_tok,,,,tok,,tok,,"_suara ketukan pintu
"_masuklah,,"_ucap leon dari dalam ,,,kemudian edgar pun masuk
"_ada masalh apa bos"_ucapnya mencoba membuat suasana seolah olah tidak ada yang terjadi tadi dimeja makan
"_loe kayaknya suka banget ya kalau rania mendekati loe"_ucap leon dingin
"_(mati gue,,,gue pikir sibos sudah lupa tadi )batin edgar,,,"_ngak kok bos tadi itu saya benar* tidak tahu kalau rania akan memeluk gue bos,,,dan gak enak juga kan kalau gue langsung dorong apalagi dia lagi hamil,,,"_
"_tapi sepertinya poe bahagia banget"_
"_ho,,,ho,,,sepertinya ada aura kecemburuan nih disini,,,,apa loe udah mulai menyukai rania"_
"_tidak juga,,,gue hanya gak suka jika dia mendekati loe,,,secara loe teman gue jangan sampai loe juga seperti mama tunduk sama tu anak"_tanpa leon sadari kalau pembicaraan nya saat ini didengar oleh rania karna saat ini rania membawakan kopi untuk dia dan edgar,,,dan dia tidak berani masuk mengganggu pembicaraan mereka
__ADS_1
"_gue gak percaya on,,,kalau loe gak suka sama rania,,,tadi aja loe marah banget rania dekat ma gue"_
"_ngaklah,,,loe kan tahu dia ngejebak gue karna ingin hidup dikeluarga kaya,,,gue yakin saat ini dia merasa menang, ,,tapi gue gak akan ngebiarin dia menyentuh sepeserpun harta keluarga gue"_rania yang mendengar itu hatinya bsegitu sakit seperti tertimpa benda berat,,,dia lalu berbalik dan pergi kekamar dia tidak kembali ke dapur karna tidak ingin mendapat pertanyaan dari mama devi,,,( sehina ituka gue dimata loe leon,,,gue akui keluarga gue miskin tapi bukan berarti loe harus menuduh gue seperti itu,,,gue sedikitpun gak ada niatan bahkan tertarikpun dengan harta keluarga loe,,,tapi loe setega ini nuduh gue,,"_)batin rania dia menangis terisak,,,sedangkan diruang kerja leon edgar juga sudah mulai marah dengan tuduhan leon terhadap rania,,
"_loe keterlaluan on,,,rania itu gak mungkin seperti itu,,,gue bisa pastiin itu,,,dan lagi gue juga sudah lelah ngingatin loe tentang sifat brengsek tasya pacar loe,,,"_
"_loe gak usah bawa* nama tasya ya"_
"_karna loe udah keterlaluan ke rania leon,,,saran gue bisa tidak sekali saja loe buka mata loe dan loe lihat tu video yang gue kirim waktu itu ke hp loe,,,,gue hanya gak mau loe menyesal nanti,,,dan saat itu terjadi jangan perna bilang kalau gue gak ingatin loe,,,gue balik dulu,,,"_setelah mengucapkan isi hatinya edgar pun keluar meninggalkan leon ditempat kerjanya,,,,saat turun dia melihat mama devi dan tuan sanjaya masih diruang tamu menonton televisi,,,
"_lho kok udah pulang sayang,,,kan ranianya baru aja ngantarin kopinya tu"_edgar bingung karna dia tidak melihat rania membawakan kopi untuknya dan leon,,,(jangaan* tadi rania mendengar perkataan leon lalu pergi,,,kasian sekali kamu rania,,gue cuma harap loe sabar ngadapin leon,,,,dan loe leon jangan bilang gue gak ingatin loe)
"_lho kok malah bengong sih"_ucap mama devi melihat edgar kebingungan
"_ngak kok ma,,,i,,iya tadi gue juga udah pamit kok,,"_ucapnya gugup larna berbohong
"_oh,,,ya udah kamu hati* ya nyetirnya"_
__ADS_1
"_iya ma,,,edgar pamit dulu om"_
"_iya edgar kamu hati* nyetir"_
"_iya om,,,"_kemudian edgar berbalik pergi,,,
diruang kerjanya leon,,,dia penasaran dengan video yang dikatakan oleh edgar,,,diapun membuka video yang dikirim leon waktu itu dan dia sangat terkejut dengan apa yang dia lihat,,,dia lalu mengepalkan tangannya tidak pernah terpikir olehnya jika tasya bisa melakukan hal sekeji itu kepada rania bahkan naura juga dengan kejadian yang sama yaitu menghancurkan masa depan temannya sendiri,,,dia dengan kesal lalu melemparkan hpnya,,,dia bertolak pinggang sambil memijit kepalanya,,,
"_keterlaluan kamu sya,,,,gue udah percaya banget sama loe dan gue udah ikuti kemauan loe bahkan loe ergi bersenang senang dengan uang gue,,,BRENGSEK KAMU SYA",,,_dia melemparkan semua barang* yang ada di meja kerjanya bahkan laptopnya pun tidak luput dari amarahnya,,,
"_baiklah sya gue akan lihat sampai dimana permainan loe,,,dan gue bakalan buat loe hancur sampai loe menangis darah,,,loe udah buat gue nyakitin orang yang gue rusak hidupnya,,,semua ini karna loe,,,"_ucap leon lalu keluar dari ruang kerjanya,,,
dia masuk kekamar dan mendapati rania sudah tertidur dengan posisi meringkuk karna habis menangis,,,dia lalu menghampirinya dan memperbaiki posisi tidur rania,,,dia memandangi wajah halus rania dan membelainya serta menyingkirkan rambut yang menutupi mukanya seketika hatinya kembali tenang yang tadinya dikuasai oleh amarah tapi saat melihat wajah polos rania amrahnya hilang begitu saja
"_maafin gue rania,,,gue benar* bersalah ke loe,,,dan loe pantas membenci gue,,,maafin gue,,,"_sambil membelai wajah rania setelah puas memandangi wajah istrinya dia kemudian menyentuh perut rania,,sambil memejamkan matanya,,,
"_maafin papa sayang,,,,papa udah nyakitin kamu dan mama,,,papa bersalah ke kalian,,,papa janji papa akan menebusnya,,,jadi beri papa kesempatan ya sayang,,,"_ ucapnya mengelus perut rania,,,dia lalu berdiri dan masuk kekamar mandi membersihkan tubuhnya,,,sehabis membersihkaan diri diapun menyusul sang istri ke alam mimpi,,,
__ADS_1