
setelah keluar dariruang rapat rania bernapas lega karna apa yang dia pikirkan tidak terjadi justru dia merasa kagum dengan ceo yang baru menjabat itu,dia berpikir seperti dinovel novel tentang ceo yang sombong arogant pemarah dingin dan susah didekati,tapi mengingat pertemuannya tadi dia merasa bahwa leon adalah ceo yang hangat
sedangkan leon yang dalam ruangannya duduk mendengarkan laporan yang dibacakan oleh asistennya edgar dia mendengar sambil mengetuk ngetuk jarinya diatas meja
tadinya dia dikantor pusat tapi karna cabangnya tidak ada pimpinan maka dia menjabat untuk sementara,,
hpnya bergetar panggilan dari tasya masuk
tasya : ",,sayang jadikan ntar makan malamnya,,kamu jemput ag kan?""
leon : " mungkin ditunda dulu sayang soalnya lagi banyak yg akan sy kerjakan"
tasya : " , kok gitu sih sayang,ag kan udah janji sama teman ag""ucap tasya cemberut
leon : ", maaf sayang,gini aja kamu beritahu kamu makan dimana ntar asisten ag kesana buat reservasi tempatnya dan kamu boleh belanja sepuasnya gimana?"
tasya : " ya udah deh sayang ag tutup,miss you",,💓
tasya senang sekali mendapat ajakan dari leon untuk berbelanja.
dia menghubungi teman*nya
tasya : ",,hai gays kalian dimana sekarang gue uda sherlock,,gue tunggu gak pake lama"",,
naura,rania :" OTW"
akhirnya mereka tiba ditempat tujuan mereka
sambil memesan makanan rania menceritakan tentang ceonya yang baru
",,gays kalian tau hari ini pimpinan baru perusahaan masuk,,dan ap kalian tau dia sangat sangat tampan sekali oppa*gitu
ah kalu begini jadi semangat banget kerja disuruh lemburpun ag mau",,ucap rania sambil senyum* sendiri menopang dagu dengan kedua tangannya
",,gila lu ran,ingat mungkin saja tu orang uda punya bini",, ucap naura geleng*kepala melihat tingkah rania
"__masa iya sih dah punya bini,,orang masih muda gitu",,ucap rania cemberut
",,ah loe sih ra,,,,merusak kesenangan aja
"_makanya jangan ngejomlo teruslah",,ucap tasya sambil sibuk dengan handphonnya,,
",,gue sering berharap pengen egois sesekali ngelupain kalo gue cuma cewek miskin,,tapi gue takut jika suatu hari ketahuan dan yang ad gue bakalan dipermalukan lagi,,,mungkin gue cuma bisa mengagumi saja tanpa bisa memiliki",,ucap rania sendu
",,udah ah,,,gak usah dipikirin biarlah jodoh berjalan sesuai takdirnya,,gue yakin suatu hari namti loe bakalan daat jodoh yg bemar * menerima loe ap adanya",, ucap naura
__ADS_1
",,amin thanks ya nau,,ucap rania semangat kembali
pesanan mereka pun datang dan mereka makan sambil sesekali tertawa karna cerita mereka
tiba*handphone tasya berbunyi dan yang menelponnya bukan leon namun gebetan barunya
",,gue ke toilet bentar ya gays",,ucap tasya berlalu mengangkat telponnya
naura dan rania hanya saling pandang sambil meneruska makan mereka
",,nau gimana dengan cowok yang loe taksir itu"_ucap rania penasaran,,karna larin naura curhat soal laki*yang dia tabrak dengan motornya,,
",,gue lupa minta nomor hpnya,,tapi jika jodoh tak kemana ya kan""ucapnya mengedipkan mata menggoda rania
",,iy sih,," eh,,,tasya kok lama ya,,dia lagi ngapain",,ucap rania karna memang tasya ketoilet sudah setengah jam yang lalu
",,kayak gak tau aja kalo orang lagi kasmaran juga,,"ucap naura
"_ya kan harus tau tempat juga kali,,masak iya kita ditinggal begini,,,"ucap rania mulai bosan karna ingin cepat pulang mencuci pakaiannya ya sudah menumpuk
"__gue susul ketoile dulu deh,,ucap rania sambil berdiri dan pergi ke toilet
sampai ditoilet dia dikejutkan dengan pemandangan yang menodai matanya,,,kenapa tidak tasya sedang bermesraan dengan seorang pria mereka berciuman tanpa melihat tempat dimana mereka berada
seketika tasya melepaskan pelukan pria tersebut dengan wajah memerah
seketika rania membelalakkanata melihat pria yang berciuman dengan tasya yang tak lain adalah darren pria yang ditaksir oleh rania
denhan kikuk dia menyapa pria tersebut
"_hai kak darren,,maaf ag ganggu ucap rania berpaling dan pergi dengan hati yang sedih
ternyata pria yang sudah lama di kagumi sekarang jadi kekasih dari sahabatnya
rania menghampiri naura yang lagi asyik dengan hpnya
"_gimana,,? si tasyanya mana?"tanya naura yang bingung dengan raut wajah rania
"_mungkin bentar lagi kesini",,ucap rania lesu,,tidak dapat dipungkiri ada sedikit kekecewaan yang dirasakn oleh rania dengan apa yang didapatinya namun dia juga sadar akan dirinya,,(kenapa juga gue harus sedih pacar juga bukan pun,huft sadarlah rania loe itu gak pantas mencintai yang ada lu cuma bisa mengagumi orang,,,)rania masih sibuk dengan pikirannya sedangkan tasya kini sudah duduk ditempatnya dia melihat rania dengan sedikit kikuk bingung mau bicara apa ke rania karna dia sendiri tau kalau rania menyukai darren,,(ngapain juga gue jelasin suka *gue kali apa urusannya ma dia)guman tasya dalam hati
"_sorry ya tadi gue lama biasalah",,ucap tasya cengingiran tanpa merasa harus menjelaskan tentang kejadian tadi
"_ngak papa sih tapi lain kali liat tempat dong masa iya kita jadi obat nyamyk",,ucap naura
"_ok deh gays gue duluan ya soalnya lagi banyak kerjaan numpuk",,ucap rania sambil berdiri ",,thanks ya sya udah traktir jangan sungkan* buat traktir lagi ",,ucap rania mencoba tersenyum seperti tidak ad apa*
__ADS_1
tasya hanya memandang rania dia bingung kenapa rania biasa aja karna yang dia tau rania sangat menyukai darren,,
"_ok santai aja ntar gue traktir lagi deh",, ucap tasya sambil tersenyum,,,ra,,loe juga uda mau balik",,,?tanya tasya karna dia ingin mengajak naura ke mall
"_emang loe mau kemana lagi sya"_tanya naura
"_,menurut loe gimana kalau kita ke mall",,
boleh juga tuh, kebetulan gue lagi gak ad kegiatan,,asal lu yang traktir gue mau aja nemanin loe"_ucap naura tersenyum penuh makna
'ya udah deh kita berangkat sekarang" ucap tasya sbil berdiri menuju ke kasir
sampai dimall mereka langsung pergi menuju ke toko yang menjual wanita mulai dari tas baju dan sepatu,naura begitu bersemangat karna mendapat yraktiran dari tasya,,setelah mereka puas berbelanja mereka pergi ke spa
untuk merilekskan badan kakrna pegal sepanjang hari jalan*
sejenak tasyaasih memikirkan rania yang biasa saja melihat dia dan darren berciuman ditoilet
"_ra,,tadi habis dari toilet raut muka rania beda ngak?"tanya tasya mencoba menggali informasi dari rania
",_i ,,iya sih sedikit malah saat duduk dia melamun,,,emang ad kejadiaan apaan sih yang gue gak tahu"_,
gak ada kok cuma nanya aja
"_ouh kirain ada apa"_ ucap naura sambil menikmati pijitaannya
Rania tiba dirumah dengan hati yang lesu tidak bersemangat karna kejadian tadi,dia tidak menyangka kalau tasya dan darren uadah jadian
( ah kenapa juga ag mikirin,emang gue ini siapanya dia sih,,pacar juga bukan,,ttapi hati gue sedih banget,,,kenapa sih gue gak bisa dapatin orang yang gue suka,,,kenapa gue gak bisa percaya diri gini,,,apa salah kalo gue lahir di keluarga yang miskin,,,,ahhhh,,) rania membatin sambil mengacak acak rambutnya
tak ingin makin larut dalam pikirannya rania pun melakukan pekerjaannya yabg tertunda
"_semangat rania",,ucapnya menyemangati dirinya
akhirnya pekerjaanyapun selesai,,dia mempersiapkan keperluannya untuk besok berangkat kerja
"_ hm,,kok naura belum pulang ya,,,udah jam 10 j uga,,,,ag telpon aja,,"ucapnya sambil mencari kontak naura
rania : "_halo ra,,kalian belum pulang?"
naura :"_iy bentar lagi ran,,kami masih di spa,,kalo loe udah mau tidur pintunya dikunci aja,,kan ag ada kunci cadangannya"_
rania : "_ ya udah deh,,,selamat bersenang*
mereka mengakhiri panggilannya,,rania pun siap siap untuk tidur
__ADS_1