
Saat kembali kekediaman sanjaya mama devi mencari rania karna ingin menyampaikan kabar bahagia jika leon akan menikah dengannya,,,namun saat sampai rania sedang tertidurjadi dia mengurungkannya dia akan menyampaikannya saat rania bangun nanti,,,akhirnya dia kekamar dan istrahat,,,
sore hari raniaa telah bangun dan membantu bi sumi didapur
"_aduh,, nona istrahat aja nanti nona kecapean,,,"_ucap bi sumi melarang rania namun rania ngotot ingin membantu
"_gak papa bi,,,lagian saya juga bingung mau ngapain,,,saya ngap biasa bi duduk saja,,,"_
"_soalnya nona kan lagi hamil nanti kakinya pegal lho,,,"_
"_ngak kok bi,,,nanti kalo rania rasa da capek rania akan berhenti kok,,"_
"_betul ya non,,,nanti nyonya marah kalau ada apa* sama non rania"_
"_iya bi,,,"_ mereka pun asyik didapur tanpa menyadari kedatangan mama devi
"_lho ran,,,kamu ngapain sayang"_,,,!ucap mama devi menghampiri rania dan bi sumi
"_ini nyonya saya sudah melarang tapi non rania ngotot tetap mau bantuin katanya"_,,,
"_iya ma rania pengen belajar masak,,,"_
"_wah bagus dong sayang,,,ini namanya calon istri idaman,,,,tapi kamu jangan maksain ya,,!_ takutnya nanti kamu kenapa*"_ucapnya kuatir
"_iya ma,,,rania akan berhenti jika raania capek"_
"_baiklah sayang,,,oh ya nanti kalau kamu sudah selesai kamu nyusul mama ke taman ya ,,mama mau bicara sesuatu sama kamu,"__,,,
"_iya ma ntar lagi rania nyusul mama,,"_
"_baiklah mama duluan ya,,"_ucap devi kemudian dia pergi ke taman,,,,tidak lama kemudian pekerjaan raniapun sudah selesai,,,dia lalu memvuat teh dan cemilan untuk mama devi
"_bi,,rania tinggal ya mau nyusul mama ke taman"_,,ucapnya sambil memegang nampan yang berisi teh dan cemilan
__ADS_1
"_iya non,,,"_akhirnya rania menyusul mama devi ke taman yang sedang sibuk menggunting ranting kering bunga mawarnya yang sudah berbunga,,,mama devi berbalik dan melihat rania dibelakangnya
"_e,,sayang kamu sudah datang,,,kamu duduk dulu,,,ucap mama devi lalu membersihkan tangannya dan menghampiri raniaa yang sedang duduk menunggunya
"_diminum dulu ma tehnya"_ucapnya sambil memberukan teh hangat ke mama devi
"_iya sayang,,"_mama devi meminum teh yang diberikan oleh rania
"_sayang mama ada kabar gembira buat kamu,,,kalau satu minggu dari sekarang kamu akan menikah dengan leon,,,dan besok kamu harus pulang dengan leon untuk meminta restu keorang tuamu nak"_,ucap mama devi antusias,,yang membuat rania tersedak seketika mama devi panik karna rania tersedak sampai batuknya tidak berhenti dan dia seperti sesak,,,mama devi memberi air lalu mengusap punggunggnya
"_sayang kamu ngak papa kan"_?ucap mama devi kuatir
"_ngak kok ma,,,rania udah baikan,",,ucapnya walaupun masih terasa tidak enak
"_ma kenapa pernikahannya cepat sekali"_?
"_lho emang kenapa sayang,,,? menurut mama lebih cepat lebih baik lho,,,dan lagian kamu kan sedang hamil sayang jadi kamu perlu seorang suami untuk mendampingi kamu"_,,,
"_tapi ,,,,gimana dengan pak leon ma,,,apa dia mau"_?
"_benarkah ma"_?ucap rania ragu karna mengingat bagaimana bencinya dan jijiknya leon melihat dia(apa benar leon yang mengusulkaan,,,sedangkan dia sendiri menolak untuk menikah ditambah lagi dia sangat benci kesaya hanya dengan melihat tatapan matanya dia begitu jijik san benci kegue,,,jadi tidak mungkin jika dia menyetujui pernikahan ini)batin rania meragu,,,,mama devi n melihat kebingungan diwajah rania dan bertanya
"_kenapa sayang,,,? apa ada yang salah?,,_"
"_eh,,ngak ada kok ma,,,rania hanya tidak menyangka kalau pak leon bisa mengusulkan menikah secepatnya"_ ucapnya sambil mengharuk tengkuknya yang tisak gatal,,,mama devi hanya tersenyum dan menggenggam tangan rania
"_ jadi sayang besok sebelum kalian kerumah orang tuamu kalia akan fiting baju terlebih dahulu setelah selesai baru kalian berangkat"_
"_iya ma,,"_
"_sayang kamu senangkan menikah dengan leon?"_sejenak rania meragu dengan apa yang ditanyakan oleh mama devi,,,dia bingung harus jawab apa mengingat kebencian leon kepadanya(ma seandainya mama tau kalo sebenarnya rania tidak mengharapkan pak leon untuk bertanggung jawab,,,karna ini hanya akan menyiksa kami bahkan akan berdampak ke anak kami nantinya,,,sedangkan pak leon mungkin saja dia akan lebih membenci saaya karna diaa berpikir jika saya sengaja menjebaknya,,sedangkan sampai saat ini saja pak leon tidak pernah menyapa saya,,,jangankan menyapa memandang saya saja dia rasanya jijik,,,saya hanya tidak ingin menyakiti hati mama karna mama sangat baik,, biarlah rania coba dulu jika memang rania tidak sanggup maka rania akan berhenti,,,jadi maafkan rania ma jik suatu hari nanti rania mengecewakan mama atau bahkan menyakiti hati mama)batin rania melihat tatapan pengharapan dimata mama devi dia hanya menjawab dengan anggukan,,
tanpa mereka sadari jika dari tadi sepasang mata memandang kearah mereka bahkan percakapan mereka juga didengarkan oleh leon(aku tahu kamu sangat bahagia rania karna kamu akanenikah denganku,,tapi kamu jangan pernah bermimpi untuk menikmati harta sanjaya bahkan sepeserpun tidak akan kamu dapatkan akan kupastikan itu)batin leon sambil memandang kearah mama dwvi dan rania dengan pandangan yang rumit,,,dia lalu menghampiri mereka
__ADS_1
"_hm,,,ma,,,"_ucapnya sambil mencium tangan mama devi
"_lho kamu kesini sayang,,,ada apa?"_ucap mama devi bingung akan kedatangan leon
"_hari ini leon pulaang cepat ma,,,karna leon akan mengajak rania untuk fitting baju,,,"_memakan kue yang ada dimeja tanpa sedikitpun mengalihkan pandanganny ke rania,,,sedangkan rania melihat kearah leon karna merasa kaget dengan ajakan leon
"_wah bagus dong,,,kamu lihatkan rania dia sudah tidak sabar sekali pengen cepat*nikah"_ucap mama dwvi menggoda leon,, (ini semua kan hanya untuk melihat mama bahagia,,,seandainya bukan karna mama mana sudi aku menikah dengan dia,,)batin leon kesal melihat mamanya menggodanya
"_ya sudah sayang kamu siap*dulu,,,kamu udah dengarkan ajakan leon"_!ucap mama devi menyuruh rania bersiap raniapun bangkit berdiri dan berpamitan
"_kalau begitu rania tinggal dulu ma,,,"_ucap rania berpamitan dan sempat melirik kearah leon namun leon sedikitpun tidak mau memandang rania
"_iya sayang,,,kamu sana jangan lama* ya biar masmu ini tidak bete menunggu"_ucap mama devi lagi*menggoda leon,,,lalu raniapun pergi meninggalkan mereka,,,
melihat mamanya memandang dengan tatapan sayang kerania membuat leon tidak suka
"_ mama kok begitu sayang sama dia"_
"_apa kamu tidak bisa lihat dia adalah menantu idaman mama,,sudah cantik,,baik ,,sopan,,dan penyayang pengertian malah,,,jadi mama harap jangan pernah kamu menyakitinya ataupun membuatnya menangis,,"_
"_iya ma,,,(tapi leon akan menceraikannya saat dia sudah melahirkan jadi saya harap mama tidak melarang saya)batinnya,,leon memang berjanji akan menikahinya tapi dia tidak bilang jika dia akan menceraikannya jika sudah melahirkan nanti
"_oh ya sayang,,,apa kamu sudah menyiapkan buah tangan untuk calon mertuamu"_
"_sudah ma,,,leon sudah menyiapkan semuanya,,,mama tidak usah kuatir akan hal itu"_
"_bagus kamu memang anak mama,,"_tidak lama kemudian raniapun datang dan menhampiri mereka dengan penampilan yang fresh,,,
"_kamu sudah datng sayang,,,kamu cantik sekali,,,"_ucap mama devi memandaang kearah rania yang menggunakan dress selutut
"_makasih ma,,"_ucap rania tersipu dan melirik kearah leon namun leon tidak sedikitpun meliriknya
"_kalau begitu kami berangkat dulu ma"_ucap leon lalu berdiri dan pergi duluan,,,mama devi yang melihat itu hanya geleng* kepala
__ADS_1
"_ya sudah sana kamu kejar calon suami kamu sayang"_ucap mama devi membuat rania merona mendengar kata suami yang diucapkan mama devi
"_ya sudah rania pamit ma"_ucapnya menyalami tangan mama devi lalu menciumnya kemudian menyusul leon yang sudah sampai parkiran mobilnya,,,