Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
34


__ADS_3

Setelah sampai dirumah rania mereka masuk kedalam rumah disambut oleh bu zaenab,,,


"_jadi gimana pak,,,masalahnya"_?ucap bu zaenab tanpa melihat kearah orang yang datang


"_ini bu bosnya rania ternyata ketiduran dimobil,,mungkin dia kecapean melakukan perjalanan jauh,,"_ucap pak tarjo


"_ayo nak leon masuk kedalam,,,maaf atu rumahnya begini"_ucap lagi ak tarjo mempersilahkan leon masuk,,,rania masuk duluan tanpa mengajak leon dia kesal sekaligus takut kalau* leon akan menjelaskan maksud kedatangan leon kerumahnya


"_lho nak leon,,,jadi dari tadi itu nak leon dimobil"_?tanya bu saenab sambil berdiri menyambut tamunya,,,"_ayo nak masuk dulu,,,ibu buatkan makan dulu ibu yakin nak leon pasti keelaparan,,,neng,,,buatin teh anget atuh tamunya"_,,ucap bu saenab menyuruh rania,,,


"_iyah mak,,,"_jawab rNia dan berlalu kedapur membuat teh dan diikuti oleh bu saenab


"_neng itu benaran bos kamu_"?ucap bu saenab rada* curiga,,,maklum biasanya naluri sang ibu itu benar* tajam😉,,,seketikaa rania gugup dan salah tingkah,,itu semua tidak luput dari pandangan bu saenab


"_iya atuh mak,,,dia bosnya neng,,kan tadi siang sudah neng bilang kalau dia itu ngantarin neng karna neng ketinggalan bus,,"_ucapnya berbohong,,,dan tidak berani melihat ke arah maknya


"_ya sudah sana bawakan tehnya,,,ntar masuk aangin bosnya kamu itu,,,,ibu buatin makanan dulu,,"_


"_iya mak,,,neng kedean dulu ya"_ucap rania lalu keluar membawa minumannya


"_lho abah mana_"?tanyanya saat mendapati leon hanya sendiri duduk tanpa melihat pak tarjo


"_dia keluar katanya mau ngerondak"_ucap leon datar tanpa ekspresi sambil memainkan hpnya


"_oh,,,ini tehnya diminum dulu biar gak masuk angin"_ucap rania menaruh tehnya didepan leon,,,leon melirik sebentar lalu kembali fokus ke hpnya karna ada laporan yang dia yerima dari asistennya edgar


"_diminum dulu atuh pak,,,nanti dingin kan capek mau buat lagi,,"_ucap rania kesal karna leon hanya fokus ke hpnya saja ,,seketika leon mengangkat kepalanya dan memandang rania,,,entah kenapa dia merasa geli melihat rania yang tidK sabar hanya karna dia tidak menyentuh teh yang baru saja disiapkan olehnya

__ADS_1


"_apa tehnya sudah tidak panas"_?ucapnya datar tapi masih memandangi rania,,,rania yang dipandang seperti itu oleh leon menjadi salah tingkah dan tidak tau mau bicara apa jadi hanya menganggukkan kepalanya entah kemana keberaniannya tadi saat bicara karna kesal ,,,lalu leon mengambil cangkir tehnya daan meminumnya,,,dan benar saja haangatnya pas dan juga rasanya sangat cocok dengan seleranya dia menghabiskan tehnya dalam satukali teguk rania yang melihat itu mulai bergerutu


"_hm,,kalau haus bilang kek,,,gak usah sok gak mau sentuh minumannya tau*nya minum kayak orang sudah berhari hari gak minum"_gerutu raania pelan namun masih didengar oleh leon


"_hm,,,saya memang sangat haus karna tadi siang kamu tidak membiarkann saya minum lalu mengusir saya"ucapnya datar yang mbuat rania diam karna memang tadi leon tidak sempat meminum minuman yang dihidangkan oleh rNia


"_lho tadikan saya nawarin pak,,,tapi bapak cuma memandangi gelasnya aja,,,"_


"_karna saya pikir kangan* kamu naruh racun,,,kan siapa tau aja_"ucapnya santai dan seketika rania berdiri dan mau melampiaskan amarahnya namun seketika ibu saenab datang


"_nak leon mari masuk makan,,,sudah ibu siapkan makannannya"_bu saenab melihat kearah rania yang kelihatan kesal


"_neng temani atuh bosnya makan"_


"_iya mak,,,mari pak LEON_"ucap rania menekankan nama leon,,,leon yang melihat rania kesal tersenyum tipis,,(menarik juga melihat kamu kesal rania),,,


"_silahkan makan,,,hanya ini makan kami orang kecil,,,,"_entah kenapa leon kesal mendengar penuturan rania namun hanya dengan melihat menu diatas meja perutnyapun mulai keroncongan karna yang ada dimeja adalah ikan lele dengan sambal yang menggoda dan lalapan timun serta sayur lodeh ad juga tempe goreng,,,dia lalu duduk dan langsung makan tanpa peduli lagi dengan rania yang masih mengomel tidak butuh waktu lama leon menghabiskan makanannya dia lalu berdiri dan keluar ke depan tanpa menoleh ke orang yang ada didepannya rania hanya terperangah melihat sikap leon yang tidak menoleh sama sekali kedia


"_hais,,,dasar tuan besar yang tidak punya sopan santun"_gerutu rania dan masih didengar oleh leon


"_hm,,,"_dia hanya berdehem mendengar gerutuan rania dan meninggalkannya sendirian didapur


"_eh nak leon,,,udah selesai makannya"_?ucap bu saenab menoleh kearah leon sebentar lalu melanjutkan jahitannya


"_sudah bu,,,makasih atas jamuannya,,,"_


"_itu hanya makanan biasa nak,,duduklah ,,,"_

__ADS_1


"_i,,ya bu,,,


"_oh ya nak leon,,,sebelumnya ibu minta maaf sama nak leon,,,ibu ingin bertanya apa boleh"_


"_boleh bu gak sungkan"_


"_dari yang ibu lihat sikap rania sama nak leon berbeda dengan perlakuan seorang karyawan dengan bosnya,,,,apa kalian punya masalah_"?


"_ya,,,!! "ucap leon tersentak dengan pertanyaan bu saenab,,,"_maksudnya apa bu"_ucap leon gugup


"_maksud ibu apa ada yang ingin nak leon sampaikan,,atau jelaskan ke ibu"_ucap bu saenab membuat leon bingung harus memberikan jawaban apa dia hanya melihat ke arah dapur berharap rania keluar dari sana dan membantunya bebas dari kecurigaan bu saenab,,, bu saenab lalu mengikuti arah tatapan leon seketika dia mengerti


"_biasanya kalau jam segini rania membawa cemilan ke pos ronda,,,"_leon kelihatan makin kikuk karna dia kedapatan memikirkan rania


"_oh,,begitu ya bu,,,"


"_gimana nak leon ada hubungan apa kamu sama rania"_?ucap ibu saenab langsung pada intinya yang membuat leon mengarahkan pandangannya ke bu saenab dengan terperangah dia bingung mau memulai dari mana menjelaskan situasinya dengan rania


"_hm,,"_dua berdehem menetralkan kegugupannya,,"_begini bu,,,,saya suka sama putri ibu rania dan berencana ingin melamarnya namun dia menolak saya,,,"_ucapnya berbeda dengan tujuan kedatangannya sebelumnya


"_kok bisa dia menolak nak leon,,,,justru sebaliknya bukankah nak leon yang seharysnya ada diposisi itu melihat kehidypan kami yang sederhana begini,,"_seketika leon bingung mau jawab apa karna dia mengingat akan apa yang selalu dia tuduhkan ke rania


"_maaf bu ,,,saya dan keluarga saya tidak pernah melihat kearah sana,,,karna menurut saya kita sebagai manusia semuanya sama dimata Tuhan"_


"_lalu bagaimana sendiri dengan nak leon,,,apa nak leon yakin dengan perasaan nak leon ke rania"_?seketika leon terdiam karna memang saat ini dia hanya dipaksa oleh mama devi untuk bertanggung jawab,,,dan juga dia masih pacaran dengan tasya,,(rania mana sih,,,aku harus jawab apa ini,,,,atau aku terus terang saja ya,,,tapi jika aku meengatakan yang sebenarnya apa yang akan terjadi nantinya,,,jangan sampai bu saenab saakit atau tiba*pingsan adu saya harus gimana ini)melihat leon yang sedang terdiaam dalam kebingungannya bu saenab bisa tahu jika ada sesuatu yang salah dengan smereka berdua


"_nak leon ada apa,,? bisaka nak leon menceritakan ada apa sebenarnya"?,,,dari yang ibu lihat nak leon tidak memiliki cinta dimata nak leon untuk rania jadi jika ada sesuatu tolong katakan agar ibu bisa tahu bukan cuma menebak"_! leon juga bingung jadi leon memutuskan untuk menceritakannya saja,,,namun saat hendak akan bercerita rania datang dan melihat jika sedang ada ketegangan dirumahnya dia menerka nerka apakah leon telah mengatakan semuanya

__ADS_1


"_pak leon apa bapak mau bergabung dengan bapak* dipos yang sedabg meronda",? ucap rania mencoba setenang mungkin padahal hatinya sudah gelisah,,,


__ADS_2