Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
30


__ADS_3

Akhirnya rania dan leon pergi bersama untuk fitting baju pengantin,,,leon sengaja melakukan fitting sore hari karena dia ingin berangkat pagi pagi ke rumah rania yang jaraknya sekitar tiga jam perjalanan dari kota T,,dalam perjalanan tidak ada satupun dari mereka yang mengeluarkan suara,,, mereka larut dalam pikiran masing* bahkan suara napas mereka pun terdengar,,,rania melihat keluar jendela,,,dia benar* merasa tegang berada satu mobil dengan leon bahkan bernapaspun dia enggan takut membuat leon murka,,,sebisa mungkin dia menghindari pertengkaran dengan leon jadi dia lebih memilih diam saja dan melihat keluar jendela


sedangkan leon dia hanya fokus melihat kedepan sambil menyetir mobil,,,perjalanan yang hanya memakan waktu dua puluh menit ketempat yang mereka tuju namun terasa seperti berjam jam,,,dan tidak lama kemudian mereka akhirnya sampai juga ketempat yang mereka tuju,,leon lalu turun setelah memarkirkan mobilnya tanpa menghiraukan rania,,dia hanya berjalan masuk ke butik rania yang melihat leon pergi tanpa mengajaknya hanya memandangi punggung leon hingga hilang dibalik pintu butik,,,rania lalu berjalan dan juga masuk menyusul leon,,,sesampai didalam butik rania merasa takjub melihat desain* baju pengantin benar* sangat memukau


"_nona silahkan,,,,! tuan sanjaya sudah menunggu anda didalam"_ucap pegawai butiknya mempersilahkan rania dan mengantarkannya ke tempat leon menunggu


"_trima kasih mba"_,,,ucap rania setelah samai ditempat leon


"_langsung saja fitting,,,tolong kalian bantu mencarikan gaun yang sesuai dengannya"_ucap leon saambil melihat kearah rania dengan pandangan meremehkan rania yang menangkap pandangan itu hanya tertunduk,,,dia tidak sanggup melihat kearah leon yang selalu memandangnya dengan jijik


"_kalau begitu mari nona ikut saya,,,"_ucap pegawai butik mengajak rania kekamar pas,,,rania hanya mengekor dari belakang seperti anak itik mengikuti induknya,,,lalu rania mencoba memakai beberapa baju namun tidak ada pengakuan dari leon,,,dia juga bingung semua gaun yang dia coba sangat bagus dan pas dibadannya namun karna tidak ada pengakuan dari leon jadi dia mencoba beberapa pasang lagi sampai dia kelelahan,,,dia istrahat sejenak karna lelah,,,leon yang menunggu rania pun mulai bosan karna rania tidak keluar* juga dari kamar pas (ck ngapain dia lama sekali,,,apa dia tertidur)batinnya mulai kesal,,,namun tidak lama kemudian rania keluar dengan gaun yang terlihat sangat cantik dikenakan olehnya,,,leon yang melihat itu seketika terperangah melihat kearah rania (cantik,,,)batinnya dia mengakui dalam hatinya kalau rania kelihatan cantik bahkan aura kecantikannya benar* memukau,,namun sedetik kemudian dia tersadar dan pura* melihat handphonnya dia tidak mau rania mendapati jika dia mengaguminya,,


"_pak devan gimana dengan gaun ini,,?jika bapak masih tidak suka maka saya tidak mau mencoba lagi saya benar* capek dan lelah,,"_!!ucap rania taakut* namun dia tetap memberanikan diri mengatakan pendapatnya


(what!!!,,,dia memanggil saya bapak,,,emang saya bapaknya apa! ck benar* menjengkelkan)batin leon kesal mendengar panggilan 'bapak' dari rania


"_hm,,,"_dia berdehem menetralkan hatinya yang kesal,,"_kamu pilih yang kamu suka saja"_ucap leon acuh,,,,rania dengan kesal melihat kearah leon dan menghentakkan kakinya


"_mba,,,aku aambil yang ini saja ya,,,saya tidak ingin mencoba lagi,,,"_ucap rania sambil melirik dengan pandangan kesal kearah leon

__ADS_1


"_baik,,,nona,,kalau begitu ikut saya agar anda bisa berganti"_ucap pegawai toko yang mengarahkan rania dari tadi,,,kemudian rania menurut dan mengikuti pegawai tersebut,,,setelah selesai rania dengan kesal berjalan kearah pintu keluar,,, dia berencana ingin pulang dengan taksi saja karna dia sedang kesal,,,namun belum juga pintu terbuka dia disadarkan dengan suara tegas dan dingin dari belakang


"_mau kemana kamu,??"_namun tidak dihiraukan rania jadi dia berjalan saja tanpa peduli tatapan kesal dari leon


"_ rania!! saya bertanya sama kamu!?"_


"_saya mau pulang naik taksi saja,,,lagian acara fittiingnya sudah sellesaikan,,,ucap rania berjalan keluar namun belum sempat dia keluar tangannya dicekal oleh leon


"_kamu jaangan membantah,,,kamu harus harus pulang dengan saya,,,apa kamu ingin mama marah!!?_" seketika rania terdiam dia juga tidak ingin mama devi jadi sedih,,,


"_kamu tunggu sebentar disini,,,ingat jangan kemana mana"_ucap leon dengan penekanan


"_ayo pergi"_!!ucapnya berlalu begitu saja dan di ikutti oleh rania,,,mereka lalu berjalan karah mobil leon


"_kita makan malam dulu,,,ada yang ingin aku bicarakan sama kamu,,,,dan ya jangan panggil saya dengan sebutan bapak,,,apa kamu pikir aku bapakmu "_!!ucapnya kearah rania yang belum sempat masuk kemobil,,,rania hanya mandang kearah leon kemudian masuk kedalam mobil tanpa menghiraukan leon,,


leon yang merasa dicuekin juga membuka pintu mobil kemudian masuk ?diperjalanan menuju restoran keheningan kembali melanda mereka tidak ada yang bicara satu katapun,,,dan tidak lama kemudian mereka tiba direstoran,,,leon turun dari mobil setelah memarkirkan mobilnya dan diikuti oleh rania


mereka dituntun oleh pegawai restoran ketempat vip yang sudah direservasi oleh leon saat menunggu rania tadi melakukan fitting baju,,,setelah tiba ditempatbya mereka duduk lalau memesan setelah itu leon memulai berbicara

__ADS_1


"_ini kamu baca lalu tanda tangani"_ucp leon datar lalu membrikan kontrak kepada rania,,,ya leon menyetujui menikah karna dia berencana meikah kontrak dengan rania,,,kemudian rania mengambil dokumen tersebut dan membacanya dia membaca semua isinya,, rania merasa sedih membaca poin demi poinnya,,,karna dia merasa kehamilannya hanya merupakan pekerjaan yang mendapat gaji setiap bulan sebesar tiga puluh juta,,,dan saat melahirkan harus tes DNA jika anak yang dikandung rania bukan anak leon maka rania harus bertanggung jawab dan membayar sepuluh kali lipat uang yang dia dapatkan dari keluarga sanjaya,,,tidak ada kontak fisik dan tidak mencampuri urusan masing*,,,harus melakukan sandiwara didepan keluarga dengan berpura pura saling mencintai,,,melakukan pekerjaan rumah tanpa terkecuali,,,dan setelah anak itu lahir maka mereka akan bercerai,,,


begitulah kira*isi dari kontraknya,,,seperti yang dikatakan leon jika rania tidak akan mendapatkan apa* dari keluarga sanjaya


'_bagaimana apa ada yang mau kamu tambahkan"_?ucapnya memperhatikan raut wajah rania kalau* rania akan keberatan dengan isinya(ekspresinya biasa saja,,,)batin leon memperhatikan rania


"_tidak ada tuan,,,"_!ucap rania(kenapa nasibku begini,,,jika saja saya melakukan aborsi seperti kata naura mungkin ini tidak akan terjadi,,,,,apa aku melakukan aborsi saja ya,,!)batin rania dia sedih karna mempertahankan bayi yang nantinya juga dia tidak akan memilikinya jadi dia merasa percuma saja melahirkannya


"_tuan bagaimana jika saya menggugurkan anak ini,,,apa mungkin kita tidak akan menikah"_?ucap rania memutuskan memanggil leon dengan kata tuan setelah leon menyuruh dia untuk tidak memanggilnya bapak,,,leon yang mendengar kata tuan entah mengapa dia rada* tidak suka hatinya sedikit terusik mendengar kata tuan yang diucapkan rania


"_itu terserah sama kamu saja,,,,lagian kan kamu yang menginginkan anak ini dan bermimpi untuk menikah denganku kan"_!ucap leon sinis,,,,rania sakit hati mendengar penuturan leon dia tidak sedikit pun menginginkan ini semua,,,dia hanya tidak ingin melakukan dosa yang sama dengan naura dia takut akan mendapatkan azab nantinya


"_kalau begitu saya akan menggugurkannya tuan,,,dengan begitu kita tidak akan menikah"_


leon yang mendengar rania akan menggugurka kandungannya merasa keberatan


"_kenapa sebelumnya kamu tidak memikirkannya,,,,setelah orang tuaku tahu kamu baru akan melakukannya,,,atau kamu keberatan karna kamu tidak mendapatkan keuntungan apapun saat menikah dengan saya"_? ucapnya mencoba mempropokatori rania agar dia tidak melakukan aborsi


"_saya tidak sedikitpun menginginkan harta anda tuan!! saya hanya menginginkan anak ini,,,dan saya sedikitpun tidak ada keinginan agar anda bertanggung jawab"_!!ucap rania mulai marah atas tuduhan leon,,,

__ADS_1


"_kalau begitu ayo kita lakukan sampai akhir dengan begitu semua keingan kamu tercapai,,,tapi jangan pernah bermimpi kamu akan hidup enak dikeluarga sanjaya,,,karna saya akan mastikan kamu tdak akan mendapatkan seperpun,,,camkan itu,!!!"_ucap leon lalu pergi tanpa menyentuh makanannya karna dia juga mulai kesal,,,rania merenung akan nasibnya(baiklah rania kita lakukan saja meskipun anak ini nantinya bukan milikmu,,,pernilahannya hanya beberapa bulan lagi,,,semangat rania!)batin rania menyemangati dirinya(maafkan mama ya sayang tadi sempat mengatakan akan menggugurkan kamu,,,meskipun nanti kita tidak bersama yakinlah kamu akan selalu mama sayangi dan rindukan)batinnya kemudian memakan makanan yang ada didepannya,,,


__ADS_2