Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
49


__ADS_3

Setelah leon sampai ditempat mang ujang berdiri dia tersenyum smirk,,,


"_mang istri saya mau pentolannya yang banyak ya,,,sekalian tambah satu porsi lagi baksonya,,,,dan juga gak pake lama istri saya sudah kelaparan,,,"_seketika mang ujang menoleh ke leon,,


,,"_oh maaf tuan,,,ini kita disini antri yang pesan duluan itu yang dilayani terlebih dahulu,,,"_ucap mang ujang,,,leon yang mendengar itu jadi kesal


"_mang tahu kan rania,,,"_?


"_iya tuan,,"_


"_nah,,,dia itu ISTRI saya,,,"_ucapnya menekankan kata istri mang ujang melihat kearah leon lagi,,,


"_ah ,,,masa sih si neng dah nika,,,tuan ini ada* aja deh,,,"_leon bingung mau jelasin gimana lagi ke mang ujang,,,dia lalu memperlihatkan cincin kawinnya


"_mang coba lihat ini, "_ucapnya memperlihatkan jarinya yang dilingkari cincin kawinnya dengan rania,,, lalu mang ujang melihat kearah tangannya leon,,,,"_mang tahu ini kan"_


"_tahu lah tuan itu cincin"_


"_iya betul ini cincin kawin saya dengan rania,,,mang biisa lihat dijari rania ada cincin yang sama"_lalu mang ujang melihat kearah rania dan memang mendapati jika rania menggunakan cincin dijarinya,,


"_nah,,mang ujang sekarang percaya kan kalau saya suaminya rania,,,"_ucap leon puas melihat air muka mang ujang,,,yang terlihat lesu


"_jadi benar neng rania sudah menikah,,,"_!ucap mang ujang sendu,,leon merasa puas melihat raut wajah mang ujang yang terlihat sedih

__ADS_1


'_jadi mang cepatan ya pesanan istri saya dibbawa soalnya dia lagi ngidam,,"_ucapnya lagi* membuat mang ujang makin patah semangat,,,dan semua itu tak luput darii pandangan leon dia lalu tersenyum puas meninggalkan mang ujang dan menghampiri rania,,


"_kok lama banget sih mas disana"_leon jadi salah tingkah dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal mencari alasan,,,,karna jika rania tahu apa yang dia obrolkan dengan mang ujang bisa malu dianya,,,


"_oh ,,,itu tadi saya bingung mesannya gimana jadi sekalian ngobrol sama mang ujangnya,, "_ ucapnya berharap rania percaya


"_oh,,,"_


tidak lama kemudian mang ujang datang membawa pesanan mereka,,,dia masih memandangi kedua pasangan suami istri secara bergantian lalu pandangannya mengarah ke jari rania dia melihat sebuah cincin yang persis sama dengan yang dikenakan oleh leon melingkar dijari manis rania,,, leon menyadari jika si ujang memandang kearah jari rania dia lalu tersenyum kecil,,


"_neng apa benar kalau neng sudah menikah"_,,,?seketika rania tersedak karna dia sedang minum saat mang ujang menanyakan pertanyaan tentang dirinya,,,leon dengan sigap memberikan air minum ke rania sambil memukul mukul pundaknya,,,


"_mang tahu dari mana"_? kini giliran leon yang jadi kalang kabut,,,dia yakin jika dirinya akan ketahuan dengan pengakuan mang ujang,,(gawat,,,mang ujang jangan sampai bilang semua yang saya obrolkan dengannya tadi,,,,)


"_oh,,itu cincin dijari neng sama dengan yang digunakan oleh tuan yang didepan neng,,"_rania memandang kearah leon na allis dinaikkan seolah olah meminta penjelasan,,,namu leon mengalihkan pandangannya pura pura tidak tahu,,,rania tidak tahu mau bicara apa karna dia merasa pernikahannya tidak perlu diketahui oleh orang sekitarnya karna hanya pernikahan kontrak yang akan berakhir beberapa bulan lagi,,,


mang ujang melihat rania dengan wajah yang sendu,,,


"_maaf ya neng,,,saya sudah menyinggung bosnya neng"_!


"_gak papa kok mang,,,,ya udah rania makan dulu ya,,,"_ucapnya seolah olah tidak terjadi apa* namun saat ini perasaannya mulai tidak tenang,,,


"_kalau begitu silahkan dinikmati neng,,,"_lalu mang ujang meninggalkan rania,,,,rania mencoba bersikap tenang dia memakan baksonya dengan lahap,,,(ah biarin aja,,,kan emang benar kita nikah cuma kontrak jadi ngapain gue mau pusing mending gie makan aja deh,,,dah lama gak makan bakso mang ujang)batinnya mencoba menenangkan dirinya yang sebenarnya sedang gelisah namun dia masih juga bisa makan dan menghabiskan dua porsi bakso mang ujang,,,

__ADS_1


"_mang semuanya berapa ya,,,"_!


"_seperti biasa atu neng,,,"_ ucap mang ujang,,,rania kemudian mencari dompet dan hpnya yang ternyata tertinggal dimobil leon,,,dia memeriksa jas leon yang dikenakannya kalau* ada uang didalamnya namy nihil gak ada apa* selain sapu tangan leon,,,dia ingin menghubungi naura namun hpnya ketinggalan,,,mang ujang melihat rania kebingungan lalu bertanya kepadanya


"_ksnapa neng"_?


"_eh,,,anu mang,,,dompet dan hpku tertinggal di mobil bosku jadi aku gak punya uang,,,,,atau gini aja boleh ngak saya pinjam hp mang ujang"_?tanyanya berharap mang ujang mau meminjamkannya


"_boleh atu neng,,,nih,,,"_! kemudian rania mengambil hp yang berada ditangan mang ujang lalu menelpon naura sahabatnya


panggilan pertama naura tidak mengangkatnya dia berpikir hanya telepon iseng panggilan kedua dan ketiga juga tidak diangkatnya rania sudah mulai panik,,


"_aduh naura kemana sih kok hpnya gak diangkat*,,"_ucapnya sambil mondar mandir lalu mencoba menghubunginya lagi dan kali ini diangkat oleh naura


naura : "_halo,,"_


rania :"_ halo ra' ini gue rania,,,loe bisa jemput gue ngak diwarungnya mang ujang,,sekalian gue pinjam duit loe dulu buat bayar bakso soalnya dompet dan hp gue tertinggal,,,"_


naura :"_kok bisa sih loe terdampar diwarungnya mang ujang"'_?


rania : "_ceritanya panjang,,,loe jemput gue dulu nih,,,"_


naura : "_ya udah gue kesana sekarang"_ucap naura lalu memutuskan sambungan telponnya,,,dia mengambil sweaternya dan tidak lupa dia mengambil uang untuk bayar bakso rania

__ADS_1


beberapa saat kemudian naura muncul diwarungnya mang ujang


"_akhirnya loe tiba juga ,,,,gue jadi bisa bernapas lega,,,,,sini uangnya gue bayar mang ujang dulu,,,"_naura memberikan selembar uang seratus ke rania,,,rania langsung mengambilnya dan memberikannya ke mang ujang,,,setelah membayar mereka lalu pergi berjalan kaki karna memang rumah kost naura dekat dengan warung bakso mang ujang,,,


__ADS_2