Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
46


__ADS_3

Akhirnya waktu yang ditunggu oleh leon tiba juga,,,dia sudah tidak sabar ingin pergi bersama rania dia sungguh sangat tidak sabar ingin bukan karna ingin menghadiri acara makan malamnya tapi karna ingin berdua dengan rania untuk pertama kalinya,,,,


entah sejak kapan hatinya mulai terpaut ke rania dan setelah dia mengetahui kebenaran tentang kejadian waktu itu yang memang sudah dirancang oleh wanita yang sangat dia percaya namun dia dikhianati bahkan sebelum kejadian itu,,,dia benar* geram dengan segala perbuatan keji tang dilakukan oleh tasya,,namun dia tidak begitu larut dalam kemarahannya karna hatinya begitu damai saat rania ada didekatnya,,,seolah olah rania sudah menjadi obat peredam amarahnya,,,


hatinya berdebar* jika dia mendekati rania bahka perasaan aneh yang dirasakannya saat bersama rania tidak berlaku saat dia bersama tasya hatinya biasa saja mungkin hanya sekedar kepemilikan saja hatinya biasa saja beda dengan saat dia dekat* dengan rania bahkan rasanya diaa ingin selalu melihat rania setiap saat dan kalau perlu dia akan mengantonginya😁✌,,,


diperjalanan leon sering melirik ke jam tangannya dia merasa waktu berjalan begitu lambat,,,


"_gar,,,loe bisa gak nyetir,,,ini kok lama sekali,,,"edgar yang mendengar itu ingin rasanya menjitak kepala bosnya itu karna dari tadi hanya mengkritik cara leon membawa mobil,,,


"_biasanya juga begini bos,,,emang ada apa sampai kamu ingin cepat tiba dirumah,,,tidak seperti biasanya,,"_ucap edgar merasa heran dengan tingkah bosnya,,,


"_loe fokus aja nyetir,,"_ucapnya malas,,,leon hanya geleng* melihat bosnya itu


dirumah sanjaya rania telah selesai didandani oleh mama devi,,walaupun penuh dengan drama karna rania bolak balik kamar mandi muntah akibat bau dari makeup yang digunakan namun karna dia meminum obat akhirnya bisa dihindari juga walaupun masih ada bau*an namun sudah bisa ditahan,,,


rania menggunakan gaun berwarna hitam dengan belahan dada yang memperlihatkan tulang selangkanya dan bahunya yang putih bersih dan panjang sampai mata kaki dengan belahan sampai paha bawa,,,gaun yang terkesan seksi dan elegan

__ADS_1


"_wah,,,kamu cantik sekali sayang,,,mama yakin leon bakalan klepek* nih liatin kamu,,"_ucap mama devi mengagumi rania,,,sedangkan yang dipuji hanya tersenyum mendengar perkataan mama devi bagaimana tidak semalaam terdengar jelas apa yang diungkapkan leon rania merasa terhina,, meskipun dia dari keluarga miskin namun tidak terfikirkan baginya jika harus melakukan hal memalukan baginya


",kok kamu diam sayang,,,apa semua baik* saja"_?ucapnya saat melihat menantunya tengah melamun


"_ngak papa kok ma,,,,rania cuma takut aja jangan sampai rania malu* in disana nanti"_


"_ngaklah sayang mama yakin kok leon gak mungkin ngebiarin kamu,,,dan jangan mikir macam * deh ntar kamu jadi ndak percaya diri sayang,,,udahjangan terlalu banya menerka nerka sekarang kita turun menunggu leon,,"_ucapnya menuntun menantunya keluar dari kamar menunuju ruang bawah,,namun saat akan turun ternyata leon sudah ada dibawah baru juga sampai dengan sang asisten dia mengalihkan pandangannya keatas dan disuguhi dengan pemandangan yang begitu indah bak seorang putri rania menuruni tangga satu demi satu dengan anggun dituntun mama devi,,,leon yang melihat itu tidak bisa melepaskan pandangannya dati rania dia begitu mengagumi kecantikan rania,,(kenapa gue baru sadar kalau istri gue ternyata sangat cantik,,,gue terlalu dipenuhi oleh anarah sehingga tidak bisa melihat dia dengan baik,,,,,rania maafin gue,,gue janji gue akan selalu menjaga kamu dan anak kita,,,tidak akan aku lepaskan kalian berdua,,,gue harap loe mau maafin kesalahan dan kekasaran gue ke loe,,,,maafin gue)batinnya hingga dia tidak sadar kalau sang istri kini berada didepannya


"_hm,,,"_seketika deheman mama devi membuyarkan lamunannya


"_aoa kalian sudah siap berangkat sayang"_ucap mama devi lagi


"_baiklah a,,apa kamu sudah siap "_ucap leon sambil menatap rania,,rania hanya menganggukkan kepalanya,,,,


"_edgar loe gak usah ikut,,biar gue yang menyetir"_ucapnya membuat edgaar ternganga,,kenapa tidak karna dari kantor tadi dia sudah meminta edgar agar ikut ke perjamuan dan sekarang dengan tanpa berdosanya dia melah menyuruh edgar agar tidak ikut,,,mama devi yang melihat kearah edgar dia hanya tersenyum lalu menyenggol tangan edgar dan mengedipkan matanya,,,edgar kemudian mengerti maksud mama devi


"_ba,,baik bos,,,"_ucapnya hanya memandang kearah sepasang suami istri itu yang keluar dari kediaman sanjaya hingga bayangan mereka tidak terlihat lagi dibalik pintu,,,

__ADS_1


"_gar kamu lihat tadi kan sepertinya leon sudah mulai menyukai rania"_edgar hanya mendengar tanpa menjawab karna baru semalam leon menegaskan padanya jika sampai kapanpun dia tidak akan menyukai rania,,


"_saya juga berharap begitu ma,,,"_


"_mama tahu kalau leon terpaksa menikahi rania tapi mama yakin dengan kelembutan rania leon bisa luluh"_


"_kita tunggu saja ma dimana leon akan bertekuk ke rania,,,,tapi ma anakmu ini lapar sekali nih,,,"_ ucapnya memegangi pperutnya


"_ish kamu ini,,,


"_habis leon phpin saya ma,,,tadi dari kantor dia ngajak eh,,,sampai disini malah dibuang,,,"_


"_kok dibuang sih,,,kan ada mama"_


"_iya deh,,,"_ucapnya cengir lalu berjalan kemeja makan dan makan,,,,


didalam mobil tidak ada yang berbicara begitu hening yang ada hanya degupan jantung saja,,,,rania yang gugup karna takut jika dia membuka suara maka leon akan menggertaknya sedangkan leon dia tidak pernah merasa segugup ini disamping seorang wanita yang kini jadi istrinya sekarang bahkan dia tidak pernah merasa segugup ini jika dia memenangkan tender yang begitu besar jadi dia tidak tahu mau memulai pembicaraannya dari mana,,jadi dia hanya memfokuskan dirinya dalam menyetir sesekali diamelirik kerania takut jika rania mendengar degup jantungnya,,,

__ADS_1


dan akhirnya tibalah mereka ditempat acara


"_kamu tunggu sebentar,,"_ucap leon dengan suara baritonnya yang khas,,,,rania hanya memandangi leon yang keluar dari mobil menuju kearahnya,,,,diapun membuka mobil lalu mengulurkan tangannya ke rania,,,,rania bingung dengan kenibg yang berkerut dia memandangi uluran tangan leon,,,(apa dia ingin berpura pura jadi pasangan yang romantis,,,,baiklah)batinnya ,,,,leon melihat rania hanya memandangi uluran tangannya seketika ingin menariknya kembali namun belum sempat rania sudah menyambut uluran tangannya dia kemudian tersenyum dengan memalingkan wajahnya tidak ingin rania tahu,,,lalu mereka berjalan samvil bergandengan masuk ke dalam acara tersebut,,,


__ADS_2