Jebakan Sang Sahabat

Jebakan Sang Sahabat
06


__ADS_3

Hari ini rania dan teman* krunya akan melakukan perjalanan dinasnya ke kota Z begitupun dengan sang ceo dan assistennya edgar leon ingin berbaur dengan karyawannya karna itu dia memesan tiket yang sama dengan mereka dan kebetulan dia berdekatan dengan rania,,,


rania yang duduk tidak tau kalo yang duduk di sampingnya adalah ceonya,,karna dia asik memainkan hpnya saat pesawatakan lepas landas rania pun menyimpan hpnya tanpa sadar dia menggenggam tangan leon karna ini pengalaman pertamanya naik pesawat dia mengira yang duduk disampingnya adalah riko partner kerjanya,,dengan perasaan yang takut dia memejamkan matanya sambil berdoa dalam hati tanpa sadar pegangan tangannya semakin erat,,leon yang melihat itu hanya diam saja tanpa bicara sambil membiarkan tangannya dipegang erat sekali oleh rania,,,sedangkan edgar hanya diam saja dia takut sang bos akan murka jadi dia pura* tidak melihat,,,karna ini pertama kalinya dia disentuh oleh wanita selain tasya,,selama ini sang bos paling tidak suka bersentuhan dengan wanita apalagi wanita yang tidak dekat dengannya selain devi,,,leon memang ramah tapi dia tidak suka jika bersentuhan dengan wanita yang tidak dekat dengannya selain devi dan mungkin tasya uda masuk kali ya,,,he,,he


"_ko,,,maaf ya ini pengalaman pertama gue naik pesawat,,"_ucapnya dengan suara bergetar


"_hm"_,,hanya deheman keluar dari mulut leon,,sedangkan edgar jangan tanya lagi dia udah takut jika sang bos murka,,(hu...jangan sampai dia murka disini,,bisa beraabe nih)


sedangkan senior* rania mulai was* takut si bos murka karna mereka sudah tau tentang gosip sang bos yang tidak suka disentuh oleh wanita,,,bukan berarti dia menyimpang ya,,he,,he


perlahan pesawat sudah stabil rania pun membuka matanya perlahan sambil celingukan kekiri dan kekanan lalu fokus kedepan,,,dia belum melepaskan tangannya dia masih belum sadar sampai suara berat menyadarkannya


"_apa sudah selesai_"ucap leon dingin


"_rania menoleh ke samping dan mendapati jika yang duduk disampingnya adalah ceonya membelalakkan matanya sambil mengedip ngedipkannya,,leon melepaskan tangannya dengan kasar membuat rania sadar,,,


"_ma,,maaf pak,,,saya pikir riko teman saya"_


leon tidak menanggapai dia membersihkan tangannya seola olah habis memegang sampah rania yangelihat itu menjadi salah tingkah


"_maaf pak,,,sekali lagi saya minta maaf,,"_?


lalu dia menoleh ke samping kiri mencari riko yang ternyata duduk berseberangan dengannya sambil berbicara dengan bahasa tubuh


selama perjalanan rania hanya duduk diam sambil membaca majalah,,dia benar * malu dengan kejadian tadi,,dan yang lebih membuatnya malu adalah saat sang ceo membersihkan tangannya seolah olah dia habis memegang sampah,,,dia membaui tangannya dan tubuhnya dia berpikir tangannya kotor dan bau,,(tangan gua gak kotor kok,,bau juga gak,,,aishh segitu amat ni orang mentang* bos)


satu jam empat puluh lima menit pesawat akan tiba dibandara kota Z yang mereka kunjungi rania semakin gugup dan jantungnya berdebar debar seketika telinganya terasa agak berat keringat mulai kelihatan dikeningnya,,,leon yang melihat tiba* ada rasa kasihan dan dia menggenggam tangan rania yang seketika membuat rania tiba tiba keluar dari ketegangan dan ketakutannya berganti dengan kekagetan,,,dia mengedip ngedipkan matanya sambil melihat tangan yang menggenggamnya tanpa mau menoleh ke orang yang punya tangan,,edgar pun yang melihat sontak dibuat terperangah dengan tindakan sang bos yang juga sahabatnya itu(tumben ini siatif sendiri biasa juga masa bodoh,,)


setelah pesawat benar* berhenti rania langsung melepaskan tangannya dan berterima kasih


"_ makasih pak,,_"ucapnya tanpa memandang ceonya,,dia takut akan mendapat kata* mutiara jika memandangnya,,sedangkan leon yang melihat itu jadi kesal sendiri

__ADS_1


"_ apa begitu caramu berterima kasih,,,tanpa harus melihat orangnya_"!! ucapnya ada rasa kesal sontak rania memandangnya


"_,,ya,,,"_jawab rania langsung menatap lawan bicaranya ,,sejenak tatapan mereka saling mengunci dimana rania hanya bingung karna tadi aja dia menganggapnya seperti sampah dan sekarang dia inisiatif sendiri memegang tangannya tatapan rania bingung seolah olah meminta penjelasan,,sedangkan leon yang terpaku dengan mata rania yang indah saat dipandang dan rasanya tidak ada kebosanan melihat mata tersebut yang jernih manik mata coklat yang indah,,( apa ini kenapa matanya cantik sekali)batin leon untuk pertama kali mengagumi seseorang(aish,, ag kenapa sih tapi matanya memang cantik)batinnya sambil memutus pandangannya salah tingkah,,,


"_apa begitu caramu berbicara tanpa melihat lawaan bicaramu ,,? menurutmu apa itu sikap yang sopan_"?tanyanya lagi dan membuat rania terperangah sedangkan edgar yang melihat sang bos juga ikut terperangah melihat tingka bosnya itu


"_ hm,,m,, maaf pak,,tadi saaya hanya repleks dan terima kasih sudah membantu saya,,"_ ucapnya sambil menundukkan kepala


diabereskan barangnya kemudian turun dan berlari mengejar krunya,,


sedangkan leon yang masih kesal mulai berdiri dan turun juga dari pesawat,,sang asisten hanya mengikuti dari belakang


mereka tiba dihotel tempat mereka menginap,,mereka istrahat sejenak sebelum mereka meeting dan membahas apa* yang menjadi tujuan mereka


sore hari mereka berkumpul direstoran yang ad dilantai satu mereka bertiga membahas poin* yang akan mereka periksa nanti saat tiba dilokasi


"_besok kita berangkat pagi* agar semua bisa diselesaikan dengan cepat,,saya harap kita bisa lebih fleksibel masalah waktu,,"_ucap riko sebagai ketua tim


"_rania"_,,!


"_siap pak, "_


saat mereka selesai briefing,,mereka mau memesan makanan untuk makan malam


kebetulan leon yang masu kerestoran melihat mereka dan menghampirinya,,


"_apa kalian akan makan malam"_? mereka bertiga sontak dikagetkan dengan suara berat dan dingin itu karna mereka asyik dengan hp mereka masing*


"_ iya pak,,,"_ riko berdiri dan menyapa ceonya


"_kalau begitu kita makan malam bersama"_ucapnya langsung duduk disamping rania tanpa permisi,,,edgar yang melihat itu dibuat terperangah untuk yang kesekian kalinya dengan tingkah sang bos

__ADS_1


"_edgar apa kamu tidak mau makan"_? ucapnya dengan dingin,,,edgarpun langsung sadar dan duduk disamping si boss


"_baik,,saya juga ikut makan"_ sedangkan riko,,doni dan rania menjadi segan karna mereka tidak menyangka sang bos akan duduk dan makan malam bersama


"_ kenapa kalian berdiri saja,,,apa kalian tidak mau makan "_tanya leon sambil memandangi mereka,,dia mencoba curi pandang kerania berharap bisa melihat mata rania kembali


dengan sedikit enggan mereka bertigapun duduk fan pesanan mereka datang yang ternyata sudah dipesan si boss


"_gimana rencana kalian untuk besok,,,apa kalian akan langsung ke lokasi konstruksi"_?tanya sibos yang masih duduk dengan santai sambil mengetuk ngetukkan jarinya di sandaran kursi


"_iya pak rencananya kami akan berangkat pagi* agar kami dapat menyelesaikannya dengan cepat"_ucap riko


"_tidak usah buru* santai saja,,,jangan sampai kalian melewatkan banyak point* pentingnya"_


"_iya pak"_


rania dan doni hanya diam menyimak sambil memainkan tlpnnya,,,


"_kalau begitu makanlah_",,,mereka pun makan dalam diam karna takut membuat si boss kehilanganselera makannya


tiba* telpon leon berbunyi tanda panggilan tasya masuk


"_kalian lanjutkan makannya,,,"_ucapnya sambil berdirikeluar mengangkat tlpnnya di ikuti si edgar sang asisten,,,meteka bertiga bernapas lega setelah sang bos keluar


"_huft,,,akhirnya keluar juga,,,bikin tegang aja,,,jadinya gak bisa nikmati makan,,"_


"_hm,,"_dehemen niko membuat doni kikuk,,"_udah lanjutin makannya,,,ran kamu makan yang banyak siapkan mental untuk menghadapi pekerjaan besok,,"_ucap niko karna ini pertama kalinya rania ikut dilapangan


"_siap boss"_ucap rania meledek niko


mereka pun selesai makan dan kembali ke kamar masing*

__ADS_1


rania yang tiba dikamar mempersiapkan segala keperluannya untuk besok dan juga memasang alarm jangan sampai dia terlambat,,,setelah selesai dia membaringkan tubuhnya sambil menatap langit* kamarnya dia mencoba memejamkan matanya tapi tidak bisa jadi dia keluar dari kamar ke balkon melihat lihat pemandangan kota Z dimalam hari setelah puas diapun masuk dan mencoba memejamkan mata tanpa terasa dia pun berlabuh ke alam mimpi


__ADS_2