
"Keputusan seperti apa yang harus aku lakukan, Pangeran? Aku bingung," gumam Mila sambil menatap sekeliling kastil di balik jendela.
"Aku rasa sebaiknya kamu hadiri saja undangan dari mereka. Berkunjunglah ke Kerajaan Selatan. Siapa tahu dengan begitu kamu bisa menemukan jati dirimu yang sebenarnya di tempat itu," jawan Pangeran Hans.
Mila menghembuskan napas berat. "Baiklah kalau begitu. Tapi kamu ikut 'kan?"
Pangeran Hans tersenyum sembari meraih tubuh Mila ke dalam pelukannya jauh lebih dalam lagi. "Tentu saja. Bukankah sudah pernah kubilang padamu, bahwa aku tidak akan pernah meninggalkan kamu sendirian lagi. Ke mana pun kamu pergi, aku harus ada di sana bersamamu."
***
Akhirnya Mila dan Pangeran Hans memutuskan untuk memenuhi undangan dari Raja Leon dan Ratu Alexa untuk mengunjungi kerajaan besar itu. Kedatangan mereka disambut dengan begitu meriah oleh Kerajaan Selatan. Berbagai hiburan ala Kerajaan Selatan sengaja digelar oleh Raja untuk menyambut kedatangan mereka. Bahkan para warganya pun ikut meramaikan pesta penyambutan tersebut.
"Aku rasa acara penyambutan ini terlalu berlebihan, Pangeran. Bagaimana menurutmu?" tanya Mila.
"Menurutku wajar saja mereka melakukan ini karena kamu adalah tamu istimewa untuk mereka."
Setelah acara penyambutan itu selesai, Raja Leon dan Ratu Alexa mengajak Mila dan Pangeran Hans untuk berkeliling kerajaan besar mereka. Benar-benar besar dari segi apa pun. Bahkan Kerajaan yang dipimpin oleh Raja Edward pun tidak ada apa-apanya.
Pada saat mereka berjalan menuju ruang utama, mereka melewati sebuah lorong berukuran besar di mana banyak sekali lukisan berjejer di dinding ruangan tersebut. Namun, ada sebuah lukisan berukuran besar yang berhasil mencuri perhatian Mila.
Mila memperhatikan lukisan berukuran besar yang terpajang di salah satu dinding kemudian menghentikan langkahnya. Begitu pula Pangeran Hans, ia juga ikut berhenti dan memperhatikan lukisan tersebut. Sebuah lukisan di mana ada Raja Leon dan Ratu Alexa beserta kedua anak mereka. Pangeran Arthur yang masih kecil serta bayi Putri Aurora.
"Kamu pasti bisa menebak bayi mungil yang sedang digendong oleh Ratu di lukisan ini." Raja Leon tersenyum menatap Mila yang masih terpaku menatap lukisan tersebut.
__ADS_1
"Putri kalian yang hilang?" sahut Mila dengan tatapan yang masih fokus pada lukisan tersebut.
"Ya. Putri Aurora. Putri kami yang hilang setelah diculik oleh salah satu pelayan kepercayaan Ratu Alexa. Kemarilah," ucap Raja Leon sembari meminta pasangan itu untuk mengikutinya.
Mila dan Pangeran Hans pun mengikuti langkah Raja Leon dari belakang. Lelaki yang memiliki aura wajah yang begitu menentramkan itu, menghentikan langkahnya tepat di depan sebuah lukisan.
"Ini adalah wanita yang sudah menculik putri kami yang hilang. Apa kamu mengenalinya, Putri Aurora?"
Mila berjalan mendekati lukisan itu dan memperhatikan lukisan seorang wanita tua yang sedang berdiri di samping Ratu Aurora. Tiba-tiba saja mata Mila membulat sempurna. Ia sangat mengenali wanita yang ada di dalam lukisan tersebut.
"Bukankah ini ...," pekik Mila sembari menoleh kepada suaminya yang masih setia mengikuti ke mana pun ia melangkah.
"Wanita tua yang selama ini merawatmu, 'kan?" sahut Pangeran Hans.
Mila mengangguk pelan. Namun, ekspresi wajahnya masih tampak bimbang. Ia benar-benar tidak percaya ternyata wanita tua yang selama ini sudah ia anggap sebagai nenek kandungnya, ternyata seorang penculik.
Mila pun menoleh. "Jika itu benar, lalu apa tujuannya menculik saya, Yang Mulia Ratu? Selama ini dia selalu bersikap baik kepada saya. Saya bahkan sudah menganggapnya seperti nenek saya sendiri," ucap Mila dengan wajah bingung menatap Ratu Alexa yang berdiri di sampingnya.
"Itulah yang masih menjadi misteri buat kami. Ada yang bilang ia membutuhkanmu untuk menyembuhkan anaknya yang sedang sakit. Namun, ada pula yang mengatakan bahwa dia benar-benar jatuh cinta padamu dan akhirnya ia nekat membawamu bersamanya," jelas Ratu Alexa.
Mila terdiam sejenak sambil memikirkan apa yang dikatakan oleh Ratu Alexa barusan. "Tidak ada sesiapa pun selain aku dan nenek. Ya, nenek menang begitu menyayangiku seperti cucunya sendiri. Sebab itulah aku tidak percaya jika dia dituduh sebagai seorang penculik, Yang Mulia Ratu."
Ratu Alexa tersenyum kecut. "Maaf karena sudah mengecewakanmu, tapi seperti itulah kenyataannya."
__ADS_1
Mata Mila berkaca-kaca ketika menatap Ratu Alexa. Sekarang ia percaya apa yang dikatakan oleh Ratu Alexa dan Raja Leon adalah benar.
"Maafkan saya karena sudah tidak mempercayai kata-kata kalian, Yang Mulia." Mila membungkuk hormat kepada Raja Leon dan Ratu Alexa yang kini menatapnya dengan wajah berbinar. Ratu Alexa bahkan tidak bisa menutupi rasa harunya.
"Oh, Putri Aurora! Ibu benar-benar merindukanmu!" pekik Ratu Alexa yang sudah tidak bisa menahan kerinduannya terhadap Mila. Ia memeluk tubuh mungil Mila dan menciumi wajah cantik itu sepuas hatinya.
Pangeran Hans hanya bisa tersenyum. Ia turut bahagia karena akhirnya Putri Aurora berhasil menemukan jati dirinya. Dia bukanlah seorang pelayan rendahan seperti yang sering dikatakan oleh orang-orang. Lebih dari itu, dia adalah seorang putri dari Kerajaan Selatan. Kerajaan terbesar yang ada di negeri gaib tersebut.
Pangeran Hans menghampiri Pangeran Arthur yang sedang terpaku dengan mata yang berkaca-kaca. Pemandangan indah yang terjadi di hadapannya, membuat Pangeran Arthur tak kuasa menahan buliran bening itu.
"Selamat ya, Pangeran Arthur. Akhirnya keluarga besar kalian kembali sempurna dengan hadirnya Putri Aurora," ucap Pangeran Hans sembari menepuk pundak Pangeran Arthur.
Pangeran tampan itu menganggukkan kepalanya. "Ya, itu benar. Aku sangat-sangat bahagia, Pangeran Hans."
...*** The End ***...
Cerita Cinta Pangeran Hans sama Mila sudah berakhir. Mila sudah menemukan jati dirinya dan ia sudah bahagia bersama Pangeran Hans. Insyaallah, kalo gak stuck ide, Author mau kasih ekstra part.
Tapi Author gak janji, ya 🤧 Soalnya Author sering janji kasih ekstra part, eh taunya stuck ide, pada gagal dan jadi boong ðŸ˜.
Pokoknya buat yang udah baca kisah cinta Pangeran Hans sama Mila, Author ucapkan terima kasih banyak 🥰 Terima kasih pula atas like, komen, gift sama votenya. Pokoknya kalian the best 🥰
Love you all 😘😘😘
__ADS_1
Eits, jangan lupa mampir di cerita baru Author, ya. Tapi kali ini tag-nya 21+++ pokoknya di bawah itu, jangan dulu 🤧🤧🤧