
Setelah membayangkan perjodohannya dengan Gus Ahmad.Ning Munapun tertidur.Pada pukul 03:00 dini hari Ning Muna terbangun oleh suara ketukan di pintu kamarnya.
Tok...Tok...Tok...
"Muna, bangun! ini Ummi.Nak." Kata Ummi Rabi'ah.
Cekrek...pintupun terbuka
"Ada apa Mi.Kok enjing² mpun mencari Muna." Kata Muna bingung.
"Ummi mau matur sesuatu." Kata Ummi sambil masuk ke dalam kamar putrinya tersebut.
"*Muna, Ummi minta maaf sekali.Ummi ngertos nek Muna niku remen kalih Gus Ahmad.Tapi Kamu harus ikhlas, Abah mpun menjodohkan Ahmad kalih Ara dan besok merela akan menikah.Sekarang keluarga Kyai Munawar sedang menuju kemari*." Kata Ummi dengan hati - hati karena Ia takut akan melukai putrinya tersebut.
Duarrrr.....bagaikan dihantam batu.Hati Ning Muna hancur seketika tatkala mendengar berita tersebut.
"Ummi...." Seketika Muna menghambur kepelukan Umminnya dan menangis sejadi - jadinya.
"Yang sabar ya Nduk.Kamu kan tahu sendiri kalau Adikmu itu agak susah diatur dan Dia juga pemikiranya seperti wanita modern.Makanya Abah takut kalau Adikmu itu keplayon melu sing kurang apik , Nduk." Kata Ummi mencoba memberi penjelasan.
"Mi,,,,tapi kan Abah ngertos nek Muna remen kalih Ahmad." Kata Muna mencoba memberikan pembelaan.
"*Wes tha, Nduk*.Kamu sing sabar wae.Ummi kalih Abah mpun gadah jodoh ngge Muna****." Kata ummi mencoba memberi penjelasan.
"Nggih mpun ummi, Muna ikhlas nek Gus Ahmad kalih Ara." Kata Muna sambil melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya.
Di kamar Ara.
Terlihat seorang gadis yg sedari semalam belum tidur karena Ia sedari semalam menangis tersedu - sedu.
Flasback on🔛
Setelah Ara keluar dari ruang baca Ia pun menemuai Ummi untuk mencari kebenaranya dan meminta keadilan.
__ADS_1
"Ummi...." .Kata Ara sambil masuk ke kamar Umminya dan langsung memeluk Umminya.
"Yang sabar ya Nduk.Abahmu pasti tdk akan salah pilih." Kata Ummi sambil mengelus - elus punggung Ara.
"Ummi kenapa mboten enten sing matur teng Ara." Kata Ara sesenggukan.
"*Ummi juga kurang paham untuk masalah ini.Sekarang kamu terima nasib dan sabar ya.Nduk nak **Ahmad iku wonge apik, tanggung jawab, lan iso mbimbing Ara***." Kata Ummi untuk menghibur Ara.
"Sudah ya Nduk nangisnya." Kata Ummi sambik melepas pelukannya dan menghapus air mata Ara dengan tanganya.
"Nggih mpun Ummi Ara setuju sama rencana Abah." Kata Ara masih sesenggukan.
"Ya sudah sana Ara istirahat biar besok nggak kurang tidur pas acara ijab kabulnya." Kata Ummi
"Baik Ummi."
Arapun keluar dari kamar Umminya dan kebali ke kamarnya.
Flasback off🔚
"Kak Fahmi, kenapa kakak tega nggak ngangkat telepon Ara." Kata Ara sambil tersedu - sedu dan memegang handphonenya.
"Kak, seandainya Kakak tau kalau selama ini Aku adah suka sama Kakak tapi Aku takut kalau Aku bilang sama Kakak, Kakak akan manghindari Aku bahkan menjauhi Aku." Kata Ara masih sambil sesenggukan di sela - menangisnya.
Keesokan paginya keluarga kyai Munawar sudah sampai.Beliau hanya membawa keluarga intinya saja karena pernikahan ini hanya akan dilakukan secara agama.Ini adalah permintaan Kyai Ali karena Kyai Ali ingin Ara menerima pernikahanya dulu baru setelah itu akan dilakukan pernikahan secara negara sekaligus diadakan resepsi.
*
*
Acara Ijab Kabul.....
"Saya terima nikah dan kawinya Zahra Asy - Syauky dg mas kawin seperangkat alat salat dan emas sebesar 1,5 kg dibayar tunai." Kata Ahmad mengucapkan Ijab Jabul dengan lantang dan sekali tarikan nafas.
__ADS_1
Ara pun yg sedang berada di dalam kamar pun digiring keluar.Karna ini hanya pernikahan secara agama makanya Ara hanya memakai gamis biasa saja.Namun Ara terlihat sangat cantik.Ara menggunakan gamis berwarna merah marun dan kerudung yg senada dengan sedikit polesan di wajahnya membuat Ia terlihat sangat cantik apalagi ditambah dengan kulitnya yang putih bersih.
Ara pun mendekati Ahmad dibimbing oleh Umminya.
"Silahkan bagi mempelai wanita untuk mencium tangan mempelai pria." Kata Gus Mahrus karena Ia yg menikahkan Ara dengan Ahmad.
Arapun mencium tangan Ahmad dengan lama karena Ahmad memegan puncak kepalanya sambil membacakan do'a.
Setelah selesai membacakan do'a Ahmad pun mencium kening Ara.
Kemudia Ahmad memakaikan cincin di jari Ara.Ada banyak orang yg mengabadikan momen tersebut.Namun ada juga yg sedang bersedih.
Ning Muna tak kuat menyaksikan pemandangan tersebut, Ia berlari menuju ke kamarnya dan menangis sejadi - jadinya di kamar mandi.
Di campus Fahmi.
Terlihat Fahmi sedang gusar karena saat Ia membuka teleponya ada notifikasi masuk dari Ara yg menunjukan ada 30 lebih panggilan masuk dari Ara.Ia menyesal karena sedari semalam Ia menonaktifkan teleponya.
*
*
*
*
*
*Salam hangat dari Author😆😆
Jangan lupa dukung Author dengan cara
Like, Vote and Commen😍😍*
__ADS_1
Sebentar lagi kan mau lebaran, jadi apabila Author pernah menyinggung hati kalian dg tulisan Author, Author minta maaf yg sebesar - besarnya.Makasih🙏🙏**