Jodoh Sang NING

Jodoh Sang NING
Saling tersakiti


__ADS_3

" Sumpah Aku tadi ngerasa malu banget, Ra ". Ucap Aisyah setelah kegiatan Ospek berakhir.


" Sama Aku juga ". Ucap Ara lelah.


" Yaudah yuk keluar. Aku laper ". Ajak Aisyah.


" Ayuk ". Beranjak dari kursi.


" Tunggu ". Ucap seorang laki - laki tampan memegang pergelangan tangan Ara untuk menghentikan langkah Ara.


" M,,,maaf Kak ". Ucap Ara melepaskan tangan laki - laki tersebut dari tanganya dengan sopan.


" Eh,,,A,,,ku yang harusnya minta maaf ". Ucap Laki - laki tersebut sambil tersenyum kikuk.


" Perkenalkan namaku Bagas. Aku ketua panitia Ospek. Aku mau minta maaf atas perlakuan teman - teman Aku tadi yang membuat Kalian malu di depan anak anak Ospek ". Ucap Bagas sambil mengulurkan tanganya ke arah Ara.


" Iya Kak, nggak apa - apa ". Ucap Ara sambil merapatkan jari - jarinya di depan dada untuk membalas uluran tangan Bagas.


" Eh,,,eeemmm ". Ucap Bagas kikuk menarik tangannya kembali.


" Kamu anak pesantren ya? ". Tanya Bagas.


" Iya Kak ". Jawab Ara.


" Maaf ya atas perlakuanku tadi. Aku nggak tahu kalau Kamu anak pesantren jadi tadi Aku megang tangan Kamu. Ucap Bagas merasa bersalah.


" Iya Kak, nggak apa - apa. Kalau gitu Kami pamit dulu ya Kak. Masih ada urusan ". Ucap Ara.


" Iya, hati - hati. Sekali lagi Aku minta maaf ya ". Ucap Bagas.


πŸƒπŸƒπŸƒ


" Gila tu Cowok ganteng banger, mana baik lagi ". Ucap Aisyah berulang kali mengagumi Bagas. Sejak keluar dari Gedung Auditorium sampai Kantin Ia masih saja membangga - banggakan laki - laki yang bernama Bagas tersebut.


" Kamu udah kagumnya sama Kak Bagas? ". Tanya Ara yang sebal dengan ocehan sahabatnya tersebut.


" Kamu kenapa sih Ra, cemburu??? ". Ucap Aisyah yang palah nanya balik ke Ara.


" Aku, cemburu? nggak banget kali. Ya sudahlah dari pada Aku berdebat sama Kamu mendingan Aku ke kelas Aku aja. Gabung sama teman - teman baru Aku sekalian kenalan, ya kali aja dapet gebetan baru ". Ucap Ara meninggalkan Aisyah.


" Ya jahat Kamu, Ra. Tega banget ninggalin sahabat sendirian. Huh,,,habis manis sepah dibuang ". Ucap Aisyah sebal.


πŸƒπŸƒπŸƒ


Saat Ara masuk ke dalam kelas, disana sudah banyak teman temanya yang terlebih dahulu masuk ke dalam kelas. Mereka semua nampak sibuk dengan obrolan mereka masing - masing. Ada yang mojok di belankang. Ada yang ngrumpi di depan dan masih banyak lagi intinya suasananya seperti suasana saat kelas kosong, karena guru tidak masuk.


" Semrawudan ". Satu kata yang lolos dari bibir mungil Ara saat pertama kali memasuki kelasnya. Ia hanya berdiri mematung di depan pintu ruang kelasnya. Sampai ada seseorang yang melambaikan tangan ke arahnya.


" Hai,,,sini ". Ucap seseorang menyuruh Ara untuk mendekat ke Arahnya. Arapun mendekatinya.


" Sini aja jangan palah bengong di depan pintu ". Ucap wanita tersebut setelah Ara ada di dekatnya.

__ADS_1


" Perkenalkan nama Aku Mika. Kamu pasti Ara kan? ". Tanya anak tersebut seolah - olah mereka adalah teman akrab.


" Iya, kok Kamu tahu nama Aku sih? ". Tanya Ara.


" Ya iyalakh Aku tahu nama Kamu. Kan tadi Kamu yang perkenalan di depan ". Ucap Mika.


" Oh iya lupa. Emang Aku tadi kelihatan malu - maluin banget ya? ". Tanya Ara pada Mika.


" Mmm,,,sebenarnya iya sih, tapi lupain aja. Yang lalu biarlah berlalu Kita buka lembaran baru ". Ucap Mika semangat.


" Ya tapi kan Aku tetap ngerasa malu ". Ucap Ara.


" Dari pada malu mending sekarang Kita ngerumpi aja ". Ajak Mika yang dibalas dengan anggukan kecil Ara.


" Ayuk Kita ngerumpi di taman Campus aja ". Ucap Mika.


Saat mereka berdua tengah asik ngerumpi di taman campus tiba - tiba ada seseorang yang mendekati mereka.


" Assalamu'alaikum. Ara ". Sapa Fahmi pada Ara.


" Eh,,,Kak Fahmi. Kakak ngapain kesini ". Tanya Ara celingukan takut jika tiba - tiba Gus Ahmad datang menghampiri mereka.


" Kakak kesini ya kuliahlah sama kaya Kamu. Kamu kenapa sih kok celingukan kaya lagi nyari seseorang ". Ucap Fahmi.


" Nggak kok Kak. Kakak pasti mau ngomong sama Ara kan. Kalau gitu Kita ngomong di sana aja ". Ucap Ara menunjuk ke sisi lain taman Campus.


" Mika Aku tinggal sebentar ya ". Ucap Ara pada Mika yang dibalas anggukan oleh Mika.


πŸƒπŸƒπŸƒ


" Kakak kangen sama Kamu Ra. Semenjak Kita ketemu sore itu ( sore saat mereka akan ketemuan tapi kepergok oleh Gus Ahmad ) Kamu jadi beda. Kamu sekarang seperti menjauh dari Kakak ". Ucap Fahmi sendu.


" Kak Ara nggak ngejauhin Kakak kok ". Ucap Ara mengeles.


" Tapi kenapa pesan Kakak nggak pernah Kamu bales. Cuma di read aja. Kakak minta ketemuan kaya biasa, tapi Kamu nggak pernah datang ". Ucap Fahmi lagi.


" Kak dari kemarin Ara sibuk ngurusin keperluan buat Ospek Ara ". Ucap Ara.


" Ra, asal Kamu tahu. Sebenarnya Kakak Cinta sama Kamu ". Ucap Fahmi terus terang.


" Kak Ara juga tahu kalau Kakak cinta sama Ara. Ara juga cinta sama Kakak. Ara tulus mencintai Kakak seperti Ara mencintai Kakak kandung Ara ". Ucapan Ara membuat senyum Fahmi yang semula merekah kini menciut.


" Ra, tapi Kakak mencintai Kamu bukan sebagai adik. Tapi cinta seorang laki - laki dewasa kepada perempuan dewasa ". Ucap Fahmi tegas.


" Tolong Ra jangan tolak Kakak. Kalau Kamu tolak Kakak berarti Kamu sudah menyakiti hati Kakak. Kakak mohon sebentar lagi Kakak wisuda. Tunggu Kakak ya. Habis wisuda Kakak bakal ngelamar Kamu ". Ucap Fahmi.


" Kak, tolong jangan egois. Kalau Kakak nemuin Ara cuman mau bilang kaya gini sama Ara mending sekarang Ara pamit. Assalamu'alaikum ". Ucap Ara pergi sambil berlinang air mata.


" Kak seandainya Kakak tahu. Hati Ara juga ikut sakit. Kita sama - sama harus memendam cinta untuk orang yang Kita cintai ". Ucap Ara dalam hati sambil berlari ke arah taman untuk menemui Mika kembali.


πŸƒπŸƒπŸƒ

__ADS_1


Sebelum Ia menghampiri Mika, terlebih dahulu Ia pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan sedikit memoleskan make up supaya Mika tak curiga jika Ia baru saja menangis.


" Cie,,,yang baru ketemuan sama gebetan ". Ledek Mika setelah Ara kembali.


" Enak aja Aku nggak punya gebetan. Dia itu Kakak sepupu Aku ". Ucap Ara bohong.


" Tapi kok kayaknya Kalian cocok ya ". Ledek Mika lagi.


" Ah Kamu bisa aja ". Ucap ara.


" oh iya Ra, Kamu harus tanggung jawab. Gara - gara Kamu tadi pergi sama sepupu Kamu Aku jadi jamuran nungguin Kamu yang pergi lama banget. Lihat tuh sekeliling Kita udah pada pergi. Tamanya udah sepi ". Ucap Mika sebal sambil mengedarkan pendangannya ke sekeliling mereka.


" Iya deh maaf. Kapan - kapan Aku tlaktir Kamu makan. Oke ". Ucap Ara menyodirkan tanganya meminta persetujuan.


" Oke Kita Deal ". Ucap mika seraya membalas uluran tangan Ara.


" Heh Kamu!!! ". Ucap Nia menghampiri Ara dan Mika.


" Ada apa Kak? ". Tanya Mika.


" Lo diem aja. Gue lagi nggak ngomong sama Lo ". Ucap Nia menatap tajam Mika.


" Heh anak baru Gue peringatin ya, jangan sekali - kali lo deketin Bagas. Dia itu cowok Gue. Awas kalo Lo berani deket - deket sama Bagas. Habis Lo ". Ucap Nia sambil menunjuk - nunjuk wajah Ara. Lalu pergi.


" Aneh ya itu orang. Tadi pas sambutan di Ospek kelihatan ramah, tapi ternyata di belakang. Ckckck ". Ucap Mika geleng - geleng.


" Ya sudahlah Kita pulang aja ". Ucap Ara.


Merekapun pergi meninggalkan Taman Campus.


*


*


*


*


*


Jangan Lupa dukunganya kalau mau cerita ini tetap lanjut.


Like, Vote n Commen sebanyak - banyaknya.


Baca juga novel baru Author judulnya....


πŸƒBidadari Pilihan MamahπŸƒ


**Ditunggu Like, Vote n Commentnya juga.


*Love

__ADS_1


@Shinta_28😘***



__ADS_2