
Tak terasa waktu berjalan dg cepat.Waktu menunjukan pukul 15:00 para mahasiswa pun bergegas untuk pulang tanpa terkecuali Gus Fahmi.
📩: "Assalamu'alaikum.Kak nanti sehabis shalat Asar Ara pingin cerita." Ara mengirim pesan singkat ke Gus Fahmi.Mereka berdua memang dekat seperti adik dan kakak jadi mereka tdk merasa canggung.Juga menurut mereka pertemuan mereka tdk berbuat yg melanggar agama seperti pacaran, jadi mereka berani jika hanya sekedar bertemu dan bercerita.
(Note: di pesantren tsb santri yg berstatus abdi ndalem dan sudah besar atau sudah lulus sma di perbolahkan membawa handphone)
📩: "Wa'alaikumsalam.Insyaallah Dek, nanti Kakak usahain.Nanti ketemu di di kebun jeruk belakang pesantren." Balas Fahmi kmd ia melajukan motornya meninggalkan campus dan kembali ke pesantre.
**Pesantren Al - Istiqomah terletak di daerah Jawa Timur, sama seperti pesantren milik kakeknya Fahmi jadi, disana masih banyak perkebunan dan persawahan.Berbeda dg pesantren yg diasuh oleh kyai Ali atau ayahnya Zahra.Pesantren Beliau terletak di kota Yogyakarta.Disana ramai dan santinya pun lebih banyak dibandingkan dg pesantren milik Ayahnya Ahmad dan Kakeknya Fahmi.
Setelah melaksanakan salat Asar berjama'ah, para santri pun bergegas untuk mengaji tak terkecuali Ara dan Ahmad.Ara memilih untuk menemui( bercerita) ke Fahmi pd waktu sore karena menurutnya setelah ia mengaji hanya tersisa waktu luang sedikit sampai Adzan Magrib, jadi jika ia bertemu Fahmi maka waktunya hanya sedikit supaya tdk kena fitnah**.
Di kebun Jeruk.
"Assalamu'alaikum, kak.Maaf ya Ara lama jadi buat kakak nunggu lama." Kata Ara sambil menunduk.
"Wa'alaikumsalam.Nggak apa2 kok Ra.Kakak juga baru dateng.Ara mau cerita apa?" Kata Gus Fahmi.
"Kak, Ara bingung.Menurut kakak Ara lebih baik ngelanjutin kuliah atau jadi santri abdi ndalem?" Tanya Ara.
__ADS_1
"Hmmm,,,,kalau menurut kakak, mending Ara tanya hati Ara aja.Karena menurut kakak sesuatu yg mungkin kakak rasa paling cocok buat Ara belum itu cocok buat Ara.Dan jangan lupa tanya sama Allah lewat Shalat Istikharah, mintalah petunjuk pd yg Maha Kuasa gimana baiknya." Kata Fahmi memberi nasihat.
"Sebenernya Ara pinginya sih kuliah tapi, nggak tahu boleh apa nggak sama abah.Karena kata Abah anak perempuan nggak baik sekolah tinggi² mending ngaji aja di pesantren sampai dapet jodoh.Selama ini kakak² Ara yg perempuan juga gitu.Tapi kakak² Ara yg laki2 boleh nglanjutin kuliah asalkan sambil ngaji di pesantren." Kata Ara sambil menunduk dan sedikit tersedu.
"Ara udah pernah coba bilang sama Abah belum, kalau Ara pingen lanjut kuliah?" Tanya Fahmi.
"Belum, Kak.Ara takut kalau nanti pertanyaan Ara buat Abah marah." kata Ara.
" Mending Ara coba tanya dulu sama Abah sambil ngasih alasa yg tepat, mungkin dg begitu Abah bisa menerima alasan Ara dan mau mengabulkan permintaan Ara." Kata Fahmi.
"Tapi waktu yg pas kapan ya Kak, Ara bingung?" Kata Ara sambil menghembuskan nafas dg kasar.
"Makasih ya Kak saranya, insyaallah akan Ara coba.Ya udah Kak ini udah hampir maghrib Ara pulang dulu.Assalamu'alaikum. Kata Ara sambil beranjak berdiri dan pergi.
" Wa'alaikumsalam.Hati - hati Ra." kata Fahmi
Tanpa mereka sadari sedari tadi ada seseorang yg mengawasi merela dan mendengar semua pembicaraan mereka.
*
__ADS_1
*
penasaran siapa orangnya????tetap baca novel ini ya,,,,nanti kalian akan tahu siapa orangya.
*
*
*
*
*
Salam hangat dari Author😆
jangan lupa untuk dukung Author dg cara
Vote, Coment and Like sebanyak - banyaknya.
__ADS_1