Jodoh Sang NING

Jodoh Sang NING
Masuk Tanpa Izin


__ADS_3

Hari ini Zahra sudah mulai masuk menjadi santri abdi ndalem, sebuah posisi yg didambakan para santri (termasuk author, hehehe)


**Setelah Zahra selesai menata barang2 nya di kamar khusus mba2 ndalem yg berada di ndalem, Zahra pun keluar kamar untuk mulai melakukan tugas2nya yaitu membersihkan kamar Gus Ahmad.


*Di kamar Gus Ahmad***.


Tok...tok...tok....


Dari dalam tdk ada sahutan.Sampai 3 kali Zahra mengetuk dan mengucapkan salam namun tdk ada yg menyahut dari dalam.Akhirnya Ara pun memberanikan diri untuk masuk ke kamar tsb karena menurutnya ia sudah diperbolehkan oleh Umi Farida untuk menjaga atau dlm artian merawat kamar tsb supaya kamar tsb tetap bersih.


"Kayaknya nggak ada orang deh di dalam." Batin Ara.


"Mending q langung masuk aja.Mungkin kak Ahmad lagi keluar." Batin Ara sambil memasuki kamar Gus Ahmad dg membawa ember untuk mengambil pakain Gus Ahmad yg kotor dan membawa sapu untuk menyapu lantai kamat Gusnya tsb.


**Pertama - tama Ara mengambil baju Gus Ahmad dan memasukanya ke dalam ember, lalu stelah itu Ara menata buku2 dan kitab2 yg habis fibaca Gusnya ke rak tempat buku dan kitab.Setelah keduanya selesai ia kmd ia menyapu.Namun, saat Ara hampir menyelesaikan menyapunya tiba....


Ckrek....


Pintu pun terbuka dan masukklah seoarang laki2 yg tak lain adalah Gus Ahmad.Ara yg kaget saat mengetahui siapa yg masuk sontak ia langsung menjatuhkan sapu yg ia pengang ke lantai


Brukkkk...sapu yg Ara pegang pun terjatuh**.


"Ara....???" kata Gus Ahmad kaget, karena ia melihat Ara sedang berada di dlm kamarnya.

__ADS_1


"Apa yg Ara lakukan di kamar kakak?" Lanjutnya sambil menatap Ara intens.


"Anu...kak...maaf ara nggak bermaksud buay lancang masuk ke kamar kakak, Ara cuman disuruh Bunda buat bersihin kamar kakak." Kata Ara gugup sambilterus menunduk ke bawah tanpa melihat wajah Ahmad.


"Ya udah kak, Ara mau undur diri karna Ara udah selesai mbersihin kamar kakak.Assalamu'alaikum." Pamit Ara ke Ahmad sambil terus menunduk.


Ahmad sejenak berfikir,,,,kenapa uminya menyuruh Ara untuk membersihkan kamarnya.Karena setahu ia, ia paling nggak suka jika kamarnya di masuki oleh orang lain dan uminya pun tahu itu.Oleh karena itu selama ini tdk ada abdi ndalem yg masuk ke kamarnya dan untuk urusan bersih2 kamarnya biasanya uminya yg akan terjun langsung.


"Mungkin Umi sedang lelah makanya beliau menyuruh Ara untuk membersihkan kamarnya." Batin Ahmad mengusir keganjilan di hatinya.


Setelah Ara keluar dari kamar Ahmad ia segera bergegas pergi ke tempat pencucian baju yg berada di halaman belakang ndalem untuk mencuci pakaian Gus Ahmad.


Selang beberapa waktu....


"Alhamdulillah....akhirnya selesai juga nyuci bajunya." Kata Ara sambil berjala membawa baju2 yg telah ia cuci ke jemuran untuk di jemur.


"Wa'alaikumsalam.Ada apa ya kang?" Jawab Ara sambil menunduk.


"Nggak ada apa2.Tadi kang² ini cuman nggak sengaja lewat, eh pas nengok ke kanan lihat Dek Ara." Katanya.


Ara bingung.Pasalnya dari mana orang tsb namanya Ara, karna setahu ia kebanyakan temanya memanggil nya Zahra hanya orang2 dekatnyalah yg tahu sebutan itu.Juga sengiangat dia, dia tdk pernah dekat dg lawan jenis selama nyantri di pesantren ini.


Fahmi yg mengetahui kebingungan Ara, lalu kmd menjelaskan.

__ADS_1


"Ini kak Fahmi, cucunya Eyang Yusuf." Kata Fahmi mencoba mengingatkan Ara.


"Oh,,,Ara ingat.Ya ampun kak Fahmi ternyata juga nyantri disini." Kata Ara sambil menutup mulunya krn ia terkejut saat mengingat kakak masa kecilnya ternyata nyantri di pesantren yg sama dg dia.


"Iya, Ra.Kakak nyantri disini.Ngomong2 km disini lagi ngapain?" Tanya Fahmi.


"Oh,,,,Ara lagi njemurin baju.Ara sekarang jadi abdi ndalem kak." Jawab Ara sambil cengengesan.


"Wah hebat ya kamu Ra, kakak salut deh sama kamu.Ya udah ya Ra kakak masih ada urusan.Kakak disini juga abdi ndalem.kalau kamu mau ketemu kakak, kamu tunggu di sini aja karena kakak sering bolak - balik di sini.ya udah ya Ra, Assalamu'alaikum." Kata Fahmi sambil berlalu.


"Iya, kak.Wa'alaikumsalam." Jawab zahra.


Setelah Ara selesai menjemur pakaian, ia pun masuk ke ndalem untuk memasak makanan Gus Ahmad.


*


*


*


*


*

__ADS_1


Salam hangat dari Author.


Jangan lupa Vote, coment and likenya.Ditunggu ya.


__ADS_2