
Di Universitas Korea
Terdapat 3 orang gadis yang sedang menunggu seseorang di bawah pohon dekat dengan gerbang kampus.
“Huft.. sudah jam berapa coba ini, si Kay belum datang juga” ucap Dhea sambil mengusap keningnya.
“Tahu itu anak kemana kali, mana kaki gua sudah pegal banget ini” jawab Fitri sambil menginjak-injakan kakinya kecil di tanah.
“Sudah lebih baik kalian sabar dulu, sebentar lagi juga Kay datang kok” saut Bella kepada kedua sahabatnya itu.
Kriuk..
Kriuk..
Kriuk..
Bunyi suara perut yang terdengar sedikit nyaring.
“Suara apa itu?” raut wajah Dhea seketika berubah menjadi bingung.
“Eh.. hehe.. biasa cacing-cacing gua pada demo minta di isi ” jawab Fitri sambil ketawa.
Bella yang mendengar suara perut Fitri langsung memberikan sebungkus roti untuk mengganjal perut Fitri sambil menunggu kedatangan Kay.
Fitri langsung menerimanya dan memakannya sesekali mata mereka melirik kesana-kesini untuk mencari keberadaan Kay.
Namun tidak lama mereka mendengar suara mobil yang baru saja tiba.
Brum..
Brum..
Brum..
Seketika Dhea, Fitri dan Bella langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut
Tidak jauh dari sana, turunlah seorang gadis cantik dengan sedikit keanggunannya dengan memakai baju dress di bawah lutut berwarna merah dengan motif bunga-bunga yang memancarkan kecantikan alaminya.
Dhea, Fitri serta Bella sedikit menyipitkan matanya agar mereka tahu apakah itu Kay atau bukan.
Mungkin jarak yang agak jauh membuat mereka hanya melihat sekilas karena seseorang di tutupi oleh banyaknya mahasiswa dan mahasiswi yang berdatangan.
Gadis cantik itu kemudian berjalan mendekati mereka bertiga dengan sedikit berlari kecil membuat rambut pirang dan panjang serta pirang itu terkibas diterpa oleh angin.
“HAI GUYS.. RATU CANTIK SUDAH DATANG” ucap Kay dengan teriakan khasnya.
Dhea, Fitri dan Bella yang mendengar teriakan itu langsung menutup kupingnya rapat-rapat.
“MANA KARPET PINK NYA AYO CEPAT DI GELAR RATU MAU LEWAT” teriakan Kay membuat sahabatnya semakin dibuat geram olehnya.
“Itu anak kalo ngomong tidak bisa volumenya dikecilkan apa ya” suara batin Dhea sambil menutup telinga dan matanya.
Sampailah Kay tepat di hadapan sahabatnya.
“Dari mana saja lu? Kami menunggu lu dari tadi sampai kaki pada kesemutan belum lagi make up kita pada luntur kena matahari” ucap Dhea sambil menatap sinis kepada Kay.
“Memang dasar ya RATU NGARET” saut Fitri dengan muka kesalnya.
“Hehe.. maaf guys, gua tadi abis berantem sama kakak gua tahu sendirilah ya kalian bagaimana kakak gua itu” ucap Kay sambil memutar bola malas matanya.
“Ada masalah apa lagi dengan Kak El?” jawab Bella dengan alis yang diangkat.
“Biasalah rebutan mobil, dia lagi ingin di setirin sama supir jadi gua tadi nganterin dia dulu baru ke kampus” ucap Kay dengan nada yang sedikit malas.
__ADS_1
“Memang dasar ya Kak El, bisanya cuman ganggu lu terus” saut Fitri dengan nada jengkel.
“Namanya juga TJ ya begitulah” ucap spontan Dhea yang membuat wajah Fitri merasa bingung.
“TJ? Singkatan apa itu De” saut Fitri.
“Tom and Jerry Fit” jawab Bella.
“Begitu saja kau tidak tahu Markonah. Bahkan orang KUNO aja tempe, kalah lu” ucap Dhea dengan sedikit mengejek Fitri dan Bella.
Seketika tawa Kay pecah mendengar kata-kata Dhea yang sedang mengejek mereka berdua.
“Baiklah, jatah makan siang hari ini buat kalian di batalkan” ucap Bella dengan nada kesalnya dan berlalu pergi meninggalkan mereka bertiga.
Kay, Dhea serta Fitri yang melihat Bella marah bahkan jatah makan dari Bella dibatalkan itu langsung saling menyalahkan satu sama lain.
Kemudian Fitri berteriak mengejar Bella sampai ke dalam kelas serta diikuti oleh Kay dan Dhea.
*
*
*
*
Di dalam kelas
Fitri yang telah sampai terlebih dulu itu langsung duduk di samping Bella lalu membujuknya agar tidak marah lagi, sedangkan Kay dan Dhea baru saja sampai dan kini mereka duduk di belakang Bella dan Fitri.
Tidak lupa mereka membantu Fitri untuk membujuk Bella agar mau memaafkan mereka serta membatalkan ucapannya agar mereka bisa mendapatkan bekal dari masakan Bella yang terbilang sangat enak itu.
Sampai akhirnya Bella luluh dengan muka mereka yang memelas serta di buat seolah-olah mereka adalah seorang bayi-bayi kecil yang menggemaskan.
Bella yang di buat malu oleh kelakuan mereka itu langsung menyuruh mereka untuk diam agar semua orang tidak lagi melihat ke arah mereka berempat.
Selang beberapa menit sang dosen pun datang memasuki kelas.
Dan kelas pun di mulai, sang dosen menjelaskan beberapa materi serta membahas tugas yang telah di berikan beberapa hari lalu.
Tidak terasa sang dosen sudah mengajar di kelas selama 3 jam lamanya.
📢 It’s time to lunch..
📢 It’s time to lunch..
📢 It’s time to lunch..
Terdengarlah bunyi bel kampus yang menandakan waktunya istirahat.
Fitri bersorak dengan mengangkat tangannya tanpa melihat bahwa sang dosen masih ada di dalam kelas.
“Baiklah anak-anak semuanya, kelas kali ini cukup sampai di sini. Dan buat Fitri!!” ucap sang dosen dengan berdiri menatap Fitri.
“Iya pak, ada apa?” Fitri menjawab dengan rasa tidak bersalah.
“Tolong kondisikan mulut laparmu itu, jika saya masih ada di dalam kelas. Mengerti” ucap sang dosen dengan nada tegasnya.
“Hehe.. maaf pak, saya janji tidak akan mengulanginya kembali jika saya tidak hilaf” ucap Fitri disertai candaan kepada sang dosen.
Sang dosen yang melihat tingkah Fitri hanya bisa menggelengkan kepalanya.
“Semoga di kelas yang lain aku tidak sampai menemukan murid seperti dia” ucap sang dosen di dalam hati.
__ADS_1
“Ya sudah kalau begitu, sampai jumpa di pelajaran selanjutnya. Saya permisi” Sang Dosen pun langsung keluar dari kelas.
Lagi dan lagi Fitri bersorak heboh karena waktunya dia makan telah tiba, selama pelajaran berlangsung yang hanya ada dalam pikiran Fitri cuma kapan jam istirahat berbunyi bahkan perutnya pun sudah mulai berbunyi kembali.
“Dasar tidak tahu malu. Sudah di tegur sama dosen masih saja di ulangi” ucap Kay dengan wajah sinisnya menatap Fitri.
Fitri yang mendengar Kay mengoceh itu langsung bersikap acuh tidak ingin menanggapi. Karena akan panjang nanti urusannya.
Bella serta Dhea hanya bisa menyimak dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah bocah gila di hadapannya ini.
Mereka berempat lalu pergi meninggalkan kelas menuju taman kampus.
Penambahan Tokoh :
1. Bella Geofany adalah seorang anak tunggal dari keluarga Geofany, yang berusia 21 tahun.
Sifat yang dimiliki Bella yaitu keibuan, dewasa dan cuek.
2. Dhea Metamone adalah seorang anak yatim piatu berusia 20 tahun yang tinggal di apartemen yang telah di berikan opah dan omahnya.
Serta Dhea menjadi asisten Kay saat di pertandingan yang mengatur semua jadwal Kay ketika balapan.
Sifat yang dimiliki Dhea yaitu baik, konyol, dan cuek.
3. Fitri Veladrom adalah seorang anak yatim piatu berusia 20 tahun yang tinggal bersama bibi dan pamannya.
Sifat yang dimiliki Fitri yaitu baik, tukang makan, konyol serta manja.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung....
Terima Kasih sudah mau membaca novel pertamaku ini.
Jangan lupa like, komen, dan subscribe semua..
See you again bye-bye .. 🤗
Warning!!!
Dilarang bom like tanpa membaca terlebih dahulu.
...----------------...
...Selagi mereka pergi ke taman yok kita pergi juga ke novel yang mau aku rekomendasikan ini 😍...
...Dijamin tidak membuat kalian kecewa dengan kisahnya ☺️...
...Hitung-hitung untuk menambah kolesi favorite kalian 😜...
...Cuss berangkat langsung ke sini .....
Blurb
Gak ada acara NgaNu🤗🤗
Hanya cerita tentang perjodohan anak Sma. Babnya hanya sedikit.
Kawal sampai End😋😋
__ADS_1