
Di taman kampus
Mereka sudah menemukan tempat duduk yang cocok tepat di bawah pohon dengan udara yang tidak terlalu panas.
Bella telah mengeluarkan beberapa kotak makanan untuk menjadi santapan makan siang mereka berempat.
Bella memang tipikal anak yang rajin memasak dan membawa bekal dari mulai dia duduk di bangku sekolah menengah Bella sering membawa bekal masakannya sendiri meskipun hanya dengan lauk seadanya yang bisa ia masak.
Tapi kini telah berkembang dengan berbagai jenis lauk yang sangat enak, sehingga Bella menyiapkan bekal makanan untuk para sahabatnya itu agar mereka tidak selalu makan di kantin dengan harga yang sangat mahal.
Namun jika Bella tidak sempat membuatkan makanan, terpaksa mereka membeli di kantin dengan Kay yang selalu membayar makanan mereka.
Bagaimana dengan Dhea dan Fitri? Ia hanya menjadi pendukung yang menghabiskan makanan tanpa susah payah membuat atau membelinya.
Saat semuanya ingin memakan bekal dari Bella, tiba-tiba saya ada yang mendekat ke arah mereka.
“Wah.. wah.. rupanya ada anak kampung di sini” ejek Tasya dengan nada yang menghina.
“Ya ampun makanan nya kampungan sekali euu.. jijik deh” ucap Violet dengan nada tidak suka.
Kay yang mendengar ucapan tidak sopan mereka berdua membuat dia langsung berdiri.
“Apa maksud kalian menghina kami?” ucap Kay dengan aura dinginnya.
“Sebenarnya apa sih yang kalian mau?” saut Dhea dengan penuh emosi.
“Apa yang kami mau?” ucap Mala dengan mengangkat alisnya.
“Kami hanya mau membuat anak kampung seperti kalian ini, sadar akan statusnya di sini” ucap Iris dengan menatap tajam mereka berempat.
“Sudah cukup ya.. lebih baik kalian menjauh dari kami dan jangan sekali-kali mengganggu ketenangan kami lagi oke” saut Bella dengan nada yang sedikit di bikin lebih tenang.
“Kenapa? Lu pada takut sama kami hem..” ucap Violet dengan nada sombongnya.
“Dasar anak kampung PECUNDANG” saut Mala dengan menekankan kata-katanya.
“Wah rupanya kalian ingin membuat masalah ya sama kami?” jawab Fitri dengan sangat marah.
“Masalah? Tidak salah tuh haha..” mereka berempat Tasya, Violet, Mala serta Iris seketika tertawa dengan aksi Fitri yang sok pemberani.
Bella yang terlihat sedikit tenang di antara ketiga sahabatnya itu seketika berubah menjadi dingin dengan raut wajah yang tidak bisa di artikan.
Sedangkan Kay dan Dhea sudah tidak bisa di tahan lagi emosi nya.
“Jaga ucapan lu J*L*NG” ucap Kay dengan aura tajam nya.
“Tenang Kay, sabar dulu” saut Bella berusaha menahan emosi.
“Tapi Bel.. mereka semua sudah keterlaluan” ucap Fitri dengan wajah kesalnya.
“Kalau gua bilang duduk berarti duduk paham!!” ucap Bella dengan wajah tanpa ekspresi membuat Dhea, Fitri serta Kay merasa sedikit takut.
Karena mereka tahu jika Bella sudah menunjukkan wajah tanpa ekspresi itu berarti dia sedang menahan amarahnya sekuat tenaga.
“Kenapa kalian diam? Takut haha..” ucap Tasya dengan nada ejekan.
__ADS_1
“Uluhuluh.. atut ya kacian haha..” saut Violet dengan nada seperti anak manja.
“STOP THIS NONSENSE GUYS” satu ucapan lantang keluar dari mulut Bella menandakan emosinya sudah tidak bisa di tahan lagi.
Kay, Dhea dan Fitri yang melihat Bella sudah mengeluarkan kata-kata inggrisnya itu seketika menjadi sangat takut.
Karena mereka hafal dengan sikap Bella ketika sudah mulai emosi dia akan melontarkan kata-katanya dengan berbahasa inggris.
“Cihh.. jangan mentang-mentang Ibu lu orang Eropa, jadi lu sok banget pakai bahasa inggris” ucap Tasya dengan menatap Bella.
“Paling juga dia hanya bisa bilang stop stop doang Tas haha..” ucap Mala dengan nada mengejek.
“Eh.. kalian bertiga kenapa diam? Takut ya induknya buka suara haha..” saut Iris.
Sedangkan Kai, Dhea dan Fitri hanya bisa berdiam diri. Ia tidak mau buka suara di saat keadaan Bella seperti ini.
“Dasar Genk anak Kampung” ucap Iris dengan menatap sinis.
“Kecuali Bella ya.. kan dia anak sok inggris” saut Mala
“Jangan lupa dengan si kutu buku Kay, dia juga bisa masuk kampus elit seperti ini karena beasiswanya haha...” ucap Violet dengan terus mengejek.
“Sedangkan mereka berdua, hanya seorang anak yatim piatu yang beruntung masuk di kampus ini” imbuh Tasya sambil menunjuk Dhea dan Fitri.
Duarrr...
Bagaikan di sambar petir yang sangat kencang.
Kini Dhea dan Fitri sudah mulai mengeluarkan air matanya karena ini sudah kelewat batas wajar mereka.
Sedangkan Bella yang melihat sahabatnya itu menangis langsung mengepalkan tangannya dengan muka yang sangat dingin tanpa ekspresi sama sekali.
“SHUT UP YOU ALL” ucap Bella penuh kemarahan.
“Jaga ucapan dan tarik semua kata-kata kalian sekarang juga” Bella menatap tajam ke arah mereka berempat.
“Kalian tidak akan tahu bagaimana rasanya jika tidak memiliki orang tua” ucap Bella menekankan kata-katanya.
“IT’S HURT SO MUCH IN THIS” Bella menunjuk hatinya dengan perasaan amarah serta kesedihannya.
“Lebih baik kalian pergi dari sini, jika kalian tidak mau berurusan dengan gua. Paham!!” suara lantang Bella membuat mereka berempat terkejut.
Mereka pikir Bella akan takut dengan mereka tapi semua salah. Bella malah membuat mereka sendiri yang ketakutan dengan gertakan-gertakan yang telah diucapkan.
Kemudian mereka berempat langsung lari terbirit-birit meninggalkan Bella yang lagi emosi.
Kay terus berusaha menenangkan Dhea dan Fitri yang masih bersedih lalu Bella ikut menenangkan mereka.
Sampai akhirnya candaan serta lelucon dari Kay membuat mereka tertawa meninggalkan kesedihannya.
Kemudian mereka berempat berpelukan layaknya teletubbies.
Setelah kesedihan berlarut, mereka berempat melanjutkan memakan masakan Bella yang tadi tidak sempat di makan.
Setelah selesai beristirahat, dan bel pun berbunyi. Lalu mereka segera pergi kembali ke dalam kelas untuk mengikuti pelajaran terakhir.
__ADS_1
Penambahan Tokoh :
1. Tasya Fujima seorang gadis sexsy yang berusia 21 tahun.
Sifat yang dimiliki Tasya yaitu iri, penggoda, dan drama queen.
2. Mala Pansy seorang gadis sexsy yang berusia 20 tahun.
Sifat yang dimiliki Mala yaitu kecentilan serta mulut pedas.
3. Iris Saffron seorang gadis sexsy yang berusia 20 tahun.
Sifat yang dimiliki Iris yaitu sombong serta keganjenan.
4. Violet Azalea seorang gadis sexsy yang berusia 20 tahun.
Sifat yang dimiliki Violet yaitu genit serta penggoda.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung....
Terima Kasih sudah mau membaca novel pertamaku ini.
Jangan lupa like, komen, dan subscribe semua..
See you again bye-bye .. 🤗
Warning!!!
Dilarang bom like tanpa membaca terlebih dahulu.
...----------------...
...Bagaimana kesal kan!! sama aku juga 😆...
...Lebih baik kita cari kesenengan dulu yuk ke novel sebelah 😜...
...Biyar gak makin emosi nantinya ☺️...
...Yok buruan cuss ke novel ini 🤗🤗...
...Terimakasih.. Semoga kalian menyukainya 🤩...
Judul : Kembali Cantik Si Gadis Cacat
Napen : Emy
Alice pernah mengalami kecelakaan, hingga membuat sebagian wajahnya terluka.
Semenjak saat itu, dia harus menerima cacian dan hinaan dari semya orang. Bahkan sang kekasih pun akhirnya memutuskan hubungan secara sepihak karena wajah buruknya.
Namun diam-diam ada pria yang selalu membantu Alice. Bagaimanakah percintaan Alice selanjutnya? Apakah pria itu akan menampakkan diri dan membantu Alice mengubah takdirnya?
__ADS_1