Jodohku Di Depan Mata

Jodohku Di Depan Mata
Kisah Pilu Kakak & Adik


__ADS_3

Sampai semuanya telah selesai makan kini mereka kembali ke kamar tetapi tidak dengan Nyonya Jeslyn.


Dia akan membersihkan meja makan terlebih dahulu kemudian menyusul mereka ke dalam kamar.


Tak lama kemudian Nyonya Jeslyn memasuki kamar dan melihat sang adik sudah tertidur pulas di atas kasur dengan beberapa bantal untuk membatasi ruang gerak nya.


Tuan Abraham dan sang kakak telah asyik menonton tv dan duduk di sofa.


Nyonya Jeslyn yang melihat itu langsung duduk di samping sang kakak.


“Sayang boleh aku bertanya padamu” ucap Nyonya Jeslyn sambil mengelus kepala sang kakak.


“Boleh Nyonya, mau nanya apa?” jawab sang kakak sambil menengok menatap Nyonya Jeslyn.


Tuan Abraham hanya bisa melihat dan menyimak pertanyaan apa yang akan dilontarkan istrinya tersebut.


“Kenapa kamu dan adikmu bisa ada di tempat tadi? Dan kemana keluarga kalian kok kalian bisa ada disana hanya berdua saja” pertanyaan Nyonya Jeslyn membuat sang kakak langsung menunduk.


“Hai sayang tataplah dia dan bicarakan kepada kami semuanya apa yang terjadi sama kalian disana hem..” ucap Tuan Abraham dengan sangat lembut.


Sang kakak menatap mereka berdua dan menjelaskan semuanya apa yang terjadi kepada mereka berdua dengan air mata yang tumlah di pipi mungil sang kakak.


“Hiks.. a-apa salah jika kami lahir dalam rahim ibu? Kalo memang kami tidak diinginkan kenapa kami harus dilahir kan Tuan Nyonya kenapa..” tangis sang kakak pecah di pelukan Nyonya Jeslyn


“Dan ketika kami ingin merasakan kasih sayang kenapa mereka memarahi kami dan bilang kalau kami anak pembawa sial bahkan ayah kami pun pergi meninggalkan kami saat ibu baru melahirkan adik” sambung sang kakak dengan tangisan.


“Dari situ Ibu mulai memperlakukan kami dengan sangat kasar bahkan aku harus mencari uang untuk makan dan membeli susu buat sdik” sang kakak terus mengeluarkan apa yang selama ini ia pendam di dalam hati nya.


“Lalu dimana nenek paman bibi atau keluarga kalian yang lain” jawab Tuan Abraham.


“Kami tidak tahu karna ibu dan ayah tidak pernah membawa kami kemana-mana bahkan ibu bekerja dari sore sampai pagi di club malam tapi aku tidak tahu kerjaan apa itu dan ayah setiap pulang selalu marah-marah dan membawa perempuan ke rumah kalo ibu kerja, bahkan suka ada minuman yang aku tidak tahu minuman apa itu tapi saat ayah meminum itu pasti jalan ayah tidak bisa benar dan mengoceh seperti orang gila” ucap sang kakak dengan meluapkan semuanya.

__ADS_1


“Lalu kemarin pertama kali ibu mengajak kami jalan jauh, aku kira ibu sudah bisa menyayangin kami sebagai anaknya tapi saat kami sampai di tempat itu, ibu bilang ingin membeli minum lalu pergi bahkan sampai tidak kembali lagi, kemudian kami ketemu dengan malaikat seperti Tuan dan Nyonya” kini sang makak merasa lebih tenang setelah mengucapkan semuanya yang di rasakan.


Tuan Abraham dan Nyonya Jeslyn yang terdiam mendengarkan cerita dari sang kakak pun ngerasa sangat marah dan emosi namun mereka berhasil menahan semuanya di depan sang kakak.


“Sudah tidak boleh nangis lagi ya sayang, sekarang kamu panggil kami Papa dan Mama. Bisa kan..” ucap Tuan Abraham membuat istrinya dan sang kakak pun terkejut dan menatap Tuan Abraham.


“Sekarang kami adalah orang tua kalian, kami akan menganggap kalian putra kami sendiri dan aku akan mengurus semuanya sebelum pulang dari sini dan Aku kan memikirkan nama yang bagus buat kalian” ucap Tuan Abraham malah membuat mereka merasa bingung.


“Mas, ma-maksud mas ngomong begitu apa ya aku tidak mengerti sama sekali” jawab Nyonya Jeslyn dengan wajah bingung dan terkejut nya.


“Sudah malam ayo kita tidur dulu, besok kita lanjutkan pembicaraannya” ucap Tuan Abraham dan diangguki oleh istrinya.


Kini mereka semua membersihkan diri lalu naik ke atas kasur dan beristirahat.


Sang kakak, adik dan Nyonya Jeslyn tidur di atas kasur yang hanya muat oleh 3 orang itu.


“Mas mau tidur dimana? Di sini sudah tidak muat gimana ya” ucap Nyonya Jeslyn dengan bingung.


“Sudah jangan banyak pikiran sayang, ayo tidur” ucap Tuan Abraham diselingi dengan kecupan kepada sang istri dan kedua anak tersebut.


Kemudian mereka memasuki ke alam bawah sadarnya.


Namun di tengah malam Nyonya Jeslyn bermimpi dan terbangun dari tidurnya kemudian duduk serta meminum air putih yang ada di atas meja kecil.


“Aduh kenapa ya kok aku bisa mimpi seperti itu” ucap Nyonya Jeslyn ketika memikirkan tentang mimpi tersebut.


Di dalam alam bawah sadarnya Nyonya Jeslyn bermimpi tentang kedua anak tersebut yang memanggil mereka dengan sebutan Papa dan Mama dengan sangat bahagia.


Lalu Nyonya Jeslyn kembali beristirahat dan melanjutkan tidurnya yang tadi terganggu oleh mimpi yang aneh menurutnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bersambung....


Terima Kasih sudah mau membaca novel pertamaku ini.


Jangan lupa like, komen, dan subscribe semua..


See you again bye-bye .. 🤗


Warning!!!


Dilarang bom like tanpa membaca terlebih dahulu.


...----------------...


...Kita istirahat dulu ya dari kisah pilu Sang Kakak dan Adik ini biyar tidak terlalu emosi nanti nya 😂...


...Mari kita tengok dulu yuk ke novel yang satu ini ☺️☺️ Semoga kalian menyukainya ya.....



Mala Rahma, gadis desa nelayan yang menikah dengan seorang pria amnesia. Berharap rumahtangganya bahagia, tapi harapan itu sulit terwujud.


Sang sahabat yang pernah dijodohkan dengannya, yang sangat dia percaya ternyata menjadi penyebab perceraiannya. Walaupun Mala berharap semua itu bukan ulah sahabatnya, tapi kenyataan berkata lain.


Perjuangan hidup Mala membawanya bertemu Andra. Senior yang jatuh cinta padanya sejak pandangan pertama. Saat cinta sudah tak bisa dimatikan, Andra baru tahu jika Mala sudah menikah dan memiliki seorang anak. Dan bahkan telah menjadi janda.


Bagaimana cinta Andra yang sudah terlanjur berakar?


Apakah cinta itu akan begitu saja dipadamkan ketika tengah bersemi?


Bagaimana jika sang mantan tetap terus memperjuangkan cintanya untuk kembali bersama?

__ADS_1


Ikuti kisah Mala selanjutnya.


__ADS_2